Senin, 16 Januari 2012

Rumah Idaman “Mari, Resapi Tahun Naga Air Dalam Hidup Anda!” plus 2 more

Rumah Idaman “Mari, Resapi Tahun Naga Air Dalam Hidup Anda!” plus 2 more


Mari, Resapi Tahun Naga Air Dalam Hidup Anda!

Posted: 04 Jan 2012 11:16 AM PST

KOMPAS.com - Tahun 2012, tepatnya setelah 4 Februari 2012, pukul 18:18, energi yang menguasai bumi akan berubah menjadi energi Naga Air. Bayi yang lahir setelah tanggal tersebut baru akan memiliki shio Naga, bukan setelah tahun baru Imlek 23 Januari 2012.

Naga, merupakan elemen Tanah Yang. Dengan demikian, tahun 2012 disebut dengan Air di atas Tanah. Dalam ilmu metafisika China, elemen Tanah dan Air memiliki hubungan saling melemahkan (tidak harmonis). Dari kedua elemen ini dapat diterjemahkan situasi umum yang terjadi di tahun Naga Air.

Hubungan antara Tanah dan Air sama-sama disharmoni dengan dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2010 dan 2011 (Logam Kayu). Artinya, tahun 2012 masih saja diwarnai dengan konflik/perselisihan. Hanya saja, tidak adanya unsur Logam (senjata) menjadikan konflik yang terjadi di 2012 tidak setajam tahun 2010/2011.

Tanah Yang dan Air Yang merupakan simbol dari kekuatan air dan kekuatan tanah. Dengan demikian, kedua elemen tersebut akan unjuk kekuasaan di tahun 2012. Probabilitas terjadinya bencana alam akan membesar, terutama gempa bumi, banjir, dan tsunami. Kiranya, semua pihak dapat lebih waspada.

Prospek Bisnis

Bisnis yang mendapat dukungan dari langit, pada semester pertama adalah bisnis yang berunsur Tanah (properti, asuransi, perbankan, pertambangan). Sedangkan pada semester kedua, adalah bisnis yang berelemen Kayu (meubel kayu, percetakan, pabrik kertas, toko buku, tanaman hias, perkebunan).

Bisnis yang berelemen Air (transportasi, pariwisata, distribusi, telekomunikasi, air mineral, cat, dan lainnya) akan menghadapi tahun yang sulit dan banyak tantangan. Sementara bisnis berlemen Logam (mesin-mesin, komputer, toko besi/baja, otomotif) akan muncul terobosan-terobosan yang mengagumkan, namun belum mampu mendapatkan pendapatan/keuntungan memuaskan. Sedangkan bisnis yang masuk dalam elemen Api (pasar uang, saham, bahan kimia, restoran, entertain) memiliki prospek kurang baik.

Kesehatan

Di tahun Naga Air, penyakit yang perlu diwaspadai adalah penyakit yang menyerang organ Air, yaitu ginjal, kandung kemih, tiroid, telinga, dan organ reproduksi. Hadirnya elemen Tanah kuat (Naga), meningkatkan kasus penyakit kanker. Untuk itu, Anda disarankan berjaga-jaga dengan mengkonsumsi makanan sehat, plus makanan suplemen (antioksidan).

Feng Shui Bintang Terbang

Tahun 2012 akan menempatkan bintang 6 di titik pusat. Bintang 6 ini melambangkan sosok seorang ayah, organ pernafasan, dan masalah hukum. Dengan demikian, di tahun ini akan banyak sekali masalah yang mencolok di seputar hukum, dan endemik penyakit pernafasan (flu burung, misalnya).

Bintang 5 (bintang terburuk, penyebab malapetaka, kebangkrutan) akan berada di sektor Tenggara. Untuk pintu rumah, kamar tidur, yang berada di sektor Tenggara ini, sebaiknya berhati-hati. Gantungkan lonceng dari logam, untuk melemahkan dampak buruk dari bintang 5 ini.

Bintang 2, meski tidak seburuk bintang 5, berada di sektor Utara. Bintang ini dapat dinetralkan dengan menempatkan benda logam di sektor ini (boleh untaian 6 koin logam). Sementara bintang bagus 8 akan hadir di sektor Barat. Pintu yang berada di sektor Barat (menghadap Barat juga), akan mendapatkan keberuntungan finansial yang baik bagi penghuninya.

Grand Duke (Tai Sui) di tahun 2012 berada di Tenggara. Anda disarankan untuk tidak melakukan renovasi yang besar di sektor ini.

Selamat tahun baru!

Penulis adalah praktisi feng shui www.fengshuikita.com

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tiga "Langganan" Penyebab Kebocoran Atap

Posted: 04 Jan 2012 09:16 AM PST

KOMPAS.com - Kebocoran pada atap adalah masalah klasik dengan penyebab yang "itu-itu" juga. Air masuk dari talang horisontal, atap terlalu landai, atau air masuk dari talang.

Agar kebocoran atap tak membuat pusing, Anda harus mencari sumber masalahnya dan segera diatasi. Simak tips berikut ini sebagai panduan Anda melakukannya:

Air masuk dari talang horisontal

Pada dasarnya ini terjadi karena bibir talang bagian luar lebih tinggi daripada ujung genting paling bawah. Kondisi demikian dapat menyebabkan air yang mengalir pada talang tidak meluber ke bawah, melainkan terdorong masuk kembali dan menyebabkan kebocoran pada atap rumah.

Untuk mengatasinya, ulangi pemasangan talang dan pastikan bibir talang bagian luar lebih rendah daripada ujung genting. Selain itu, pastikan pipa vertikal yang berfungsi mengalirkan air ke bawah tidak membentang lebih dari tiga meter.

Atap terlalu landai

Atap rumah yang terlalu landai membuat air hujan mengalir lebih lambat. Pada atap berbahan genting, overlap atau lebar tumpukan tiap gentingnya sangat kecil (2-5 sentimeter) sehingga potensi air untuk memasuki rumah lebih besar. Apalagi, jika ada angin kencang yang meniup air masuk ke dalam rumah.

Untuk menanggulangi kebocoran akibat atap terlalu landai, cara pertama bisa dilakukan adalah mengganti material atap dengan bentuk lembaran seperti metal, bitumen, atau fiber semen.

Material lembaran umumnya dipasang dengan overlap atau lebar tumpukan yang lebih besar hingga mencapai 20 sentimeter. Oleh karena itu, potensi masuknya air hujan melalui cerah antara lembaran menjadi lebih kecil.

Namun demikian, material lembaran seperti fiber semen cenderung lebih berisik saat terkena hujan. Karena itu diperlukan penambahan bahan peredam seperti rockwool atau glasswool.

Cara kedua, Anda bisa mengganti kemiringan atap. Cara ini membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya lebih banyak. Kemiringan atap yang ideal adalah antara 30-40 derajat agar air dapat mengalir dengan lancar. Jika terlalu curam, genting justru akan mudah melorot.

Satu hal penting, ketika melakukan pembongkaran atap, sebaiknya Anda menambahkan insulasi berupa lembaran alumunium foil yang dibentangkan dan dijepit di antara kayu kasau dan reng. Insulasi ini berfungsi untuk mencegah air hujan tidak langsung menetes ke plafon. Selain itu, insulasi juga berfungsi menurunkan suhu dalam ruang.

Air masuk dari talang

Masalah ini biasanya disebabkan oleh overlap atau lebar tumpukan antara bibir talang dengan genting terlalu kecil, sehingga air yang menetes dari genting tidak sepenuhnya jatuh ke talang, tapi masuk ke rumah. Untuk mengatasinya, ganti talang dengan talang baru yang dapat menjangkau selebar mungkin.

Dengan overlap yang lebih besar, air hujan akan sepenuhnya jatuh ke talang dan tidak menetes ke dalam rumah. Selain itu, talang berbahan seng atau metal memiliki kemungkinan karat dan bolong yang dapat mengurangi kualitasnya.

Setalah mengganti talang, lapisi dengan cat galvanis yang mengurangi sifat korosif talang. Talang yang dilapisi cat galvanis akan terbebas dari karat hingga lima tahun. (Aghnia Sofyan)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Ragam Gaya Retro yang Inspiratif

Posted: 03 Jan 2012 02:04 PM PST

KOMPAS.com - Gaya retro memang fleksibel menyesuaikan diri serta mudah dipadupadan dengan beragam aksesoris. Apa saja gaya-gaya retro yang pernah populer?

Arsitek dan desainer interior Keiza Amorani dalam bukunya "Ide-Ide Segar Menata Rumah" terbitan Gramedia Pustaka Utama merangkumkan gaya retro yang populer sejak tahun 1930-an sampai 1970-an.

Retro: Art Deco

Seni dekoratif yang kaya detail dan ornamen ini adalah gerakan modernisasi estetis yang dipelopori oleh Le Corbusier. Arsitek asal Perancis ini piawai memadukan gaya dekoratif ala Perancis yang kala itu sedang naik daun dengan teknologi keluaran Jerman. Maka, tercetuslah gerakan baru bernama Art Deco.

Gerakan ini mulai populer pada 1930 dan berlanjut hingga tahun 1940. Setelah itu, Art Deco mulai hilang tertelan gerakan-gerakan baru dalam dunia seni, lalu kembali pada 1970-an dalam bentuk lebih simpel, seperti furnitur berbentuk formal-lingkaran, kotak dan segitiga dengan garis yang tegas, simpel tanpa lekuk rumit, berkaki pendek dan membesar ke arah horisontal.

Umumnya, bahan yang digunakan adalah bahan kayu solid dengan aksentuasi besi, kuningan, atau logam. Warna dinding hijau mint, krem, kuning gading, beige, dan abu-abu muda.

Retro: Fifties

Pertumbuhan ekonomi di benua Eropa pada awal tahun 1950 membawa perubahan dalam dunia. Teknologi berkembang pesat menyebabkan seni tak lagi dikerjakan secara manual, namun mulai dibantu dengan piranti mesin.

Era modernisasi kedua pada abad ke 20 ini menyebabkan munculnya perubahan bentuk, warna, dan garis desain. Material yang digunakan untuk furnitur juga lebih modern.

Masa ini dikenal sebagai permulaan era kontemporer dalam dunia desain. Semangat kebebasan, liberasi, dan permainan bentuk menjadi ciri khas dalam desain tahun 1950-an ini. Aplikasi gaya ini seperti furnitur berbahan fiber, formika, vinil, busa karet, melamin, atau plastik. Warna fuchsia, merah, kuning, jingga, menjadi warna aksentuasi primer, baik untuk dinding, furnitur maupun upholstery.

Retro: Pop art

Rasanya, tak salah jika Andy Warhol dinobatkan sebagai simbol gerakan pop art di era 1960-an. Desainnya yang unik, tajam, dan kaya warna membuat masa ini menjadi masa paling berbeda dibandingkan masa-masa desain retro lainnya. Pada era ini perkembangan desain arsitektur interior tak dapat dipisahkan dari dunia fashion. Apa yang menjadi tren dalam fashion, akan memberi dampak langsung pada dunia arsitektur interior.

Satu hal paling dominan adalah Paco Rabanne. Ia mendesain busana untuk Jane Fonda dengan gaya space age. Gaya busana ini lantas menjadi tren di mana-mana. Model dan bentuk furnitur pun kemudian terlihat seperti benda-benda angkasa yang dibungkus penutup warna warni.

Tradisi pop art kemudian dilanjutkan dengan era Op Art dimana semuanya tampak makin futuristik dan optikal.

Retro: seventies

Setelah melalui tahun-tahun sarat warna dengan bentuk unik, memasuki awal 1970 gaya desain kembali "membumi". Pada dasarnya, kiblat tahun ini adalah kembali pada zaman keemasan Art Deco.

Sisi dekoratif tampak masih dominan, tetapi tidak serumit masa sebelumnya dan cenderung bernuansa gelap. Penggunaan warna-warna tanah membuat nuansa ruang pada tahun ini cenderung natural dan hangat. Tak heran, desain ala '70-an ini masih banyak digemari hingga kini. Gaya desain ini disebut sebagai cikal bakal lahirnya desain modern minimalis, dimana karakteristiknya sederhana membuat rumah tampak lebih lapang.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar