Jumat, 06 November 2009

Rumah Idaman PERUMAHAN : Membangun Rumah Dengan Prinsip Syariah

Rumah Idaman PERUMAHAN : Membangun Rumah Dengan Prinsip Syariah


PERUMAHAN : Membangun Rumah Dengan Prinsip Syariah

Posted: 06 Nov 2009 05:58 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com -  Mau cari tempat tinggal atau rumah yang isinya satu komunitas sekarang tak perlu repot-repot lagi. The Orchid Realty, Developer Syariah yang berlokasi di Depok, Jawa Barat, siap untuk menampung hal tersebut.

Sejak berdiri tahun 2006 hingga tahun ini, The Orchid Realty yang memiliki lahan seluas 10 hektar, telah membangun sekitar 300 unit rumah dengan sembilan cluster. Yaitu The Orchid Recidence,The Orchid Regency,The Orchid Cyber Orchid, The Orchid Green Village, The Orchid Green Village 1 dan 2, The Orchid Griya Rahmani 1,2,3. Harga yang ditawarkan setiap rumah bervariasi, antara  Rp 100.000 dan Rp 600.000.000, sehingga mereka berekonomi rendah sampai dengan orang berekonomi mapan dapat memiliki rumah di sini.

"Kompleks perumahan yang kita bangun memang tak mengusung nuansa islami, tetapi kompleks perumahan tersebut benar-benar dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip Syariah. Mulai dari akad kredit, akad investasi, hingga fasilitas-fasilitas fisik yang tersedia menggunakan Bank Syariah . Artinya di sini kita mencoba membangun sebuah peradaban dalam satu komunitas, dengan menggunakan prinsip Syariah. Bisa dibilang The Orchid Realty merupakan The First Islamic Property Indonesia," kata Nasrullah kepada Kompas.com, di sela-sela acara Seminar Membangun Peradaban Islam dalam Membangun Properti Berbasis Syariah, di Jakarta, Jumat malam.

Dalam proses pengembangannya, The Orchid Residence bekerja sama dengan lima bank berbasis syariah yaitu BNI Syariah, BII Syariah, Bank Muamallat, BRI Syariah dan BTN Syariah.

Kendati kompleks perumahan tidak mengandung nuansa Islami, namun dalam hal penerapan pola kehidupan dalam kompleks tersebut lebih mengedepankan Prinsip Islami yang diterapkan dengan membangun hunian yang mengedepankan sosialisasi beragama dalam hidup bertetangga, yang didalamnya tercatat berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian dan tempat pendidikan Alquran (TPA). The Orchid Realty juga tidak membangun kamar mandi yang pintunya menghadap kiblat.
 
Melihat sepak terjang Orchid yang demikian pesat, Orchid meneguhkan motivasi bisnisnya sebagai bagian dari entitas bisnis muslim "Jihad Ekonomi Umat Islam".

Dalam presentasinya, Nasrullah mengungkapkan kerisauannya atas problematika umat, di mana 98 persen dana perbankan Indonesia dikelola bank konvensional dengan prinsip ribawi. Padahal riba-lah yang telah menghancurkan banyak negara dengan berbagai krisis ekonomi dan inflasi yang ditimbulkannya. Sementara perbankan Syariah hanya diminati 2 persen masyarakat Indonesia. "Angka ini masih terlalu kecil," tutur Nasrullah.


C13-09

Editor: ksp

This content has passed through fivefilters.org.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar