Senin, 26 Oktober 2009

Rumah Idaman “TIPS : Bila Kamar Mandi di Bawah Dapur atau di Atas Garasi” plus 3 more

Rumah Idaman “TIPS : Bila Kamar Mandi di Bawah Dapur atau di Atas Garasi” plus 3 more


TIPS : Bila Kamar Mandi di Bawah Dapur atau di Atas Garasi

Posted: 26 Oct 2009 10:08 PM PDT

KOMPAS.com - SAYA tinggal di ruko. Lantai 2 saya jadikan tempat tinggal, sedangkan lantai 1 difungsikan sebagai kantor.  Dapur tempat saya memasak letaknya ada di atas kamar mandi untuk kantor yang ada di lantai 1.  Bagaimana komposisi ini dalam Fengsui?

Penempatan dapur di atas kamar mandi/WC sering terjadi pada bangunan ruko (rumah toko) atau rukan (rumah kantor). Dalam penelitian Fengsui, ada sebagian pakar yang membolehkan, ada yang melarang susunan ruang seperti ini.

Yang membolehkan, memiliki alasan yang cukup logis. Energi buruk dari kamar mandi, sekalipun saat terjadi kebocoran atau tersumbatnya saluran kamar mandi, tidak bisa mengalir secara langsung ke bawah. Dengan demikian tidak akan terjadi pencemaran pada dapur. Tetapi pada kasus ini masih harus diperhatikan satu hal, yaitu ventilasi di kamar mandi dan juga ventilasi di dapur.

Sementara itu, sebagian pakar yang menjadikan komposisi ini sebagai pantangan berpendapat bahwa dapur harus selalu dijaga kebersihannya atau bahkan "disakralkan". Karena itu, dapur tidak boleh menduduki tempat yang kotor seperti di atas kamar mandi. Komposisi ini dianggap
tidak layak sehingga akan mengotori dan menghambat kualitas rezeki pemiliknya. Pendapat ini juga bisa dibenarkan karena tujuannya sama-sama untuk kebaikan dari kualitas hidup.

Pentingnya Ventilasi

Dalam kasus kamar mandi beserta WC, di manapun letaknya, Feng Shui selalu menekankan pentingnya ventilasi yang baik. Ventilasi yang dimaksud berupa celah untuk sirkulasi cahaya maupun udara. Tanpa ventilasi yang baik clan benar, biarpun letak kamar mandi sudah benar menurut perhitungan Fengsui, tetap akan melahirkan problem bagi kehidupan penghuni.

Kamar mandi yang tertutup rapat dan gelap tentunya akan menyimpan energi Yin yang sangat besar sehingga mengganggu nilai keselarasan. Energi Yin yang liar dan membesar ini disebut sebagai Sha qi atau hawa pembunuh. jadi, selama sirkulasi cahaya dan udara bisa berjalan dengan baik, posisi kamar mandi di bawah dapur masih bisa dibenarkan.

Untuk menghindari efek buruk yang mungkin timbul, sebaiknya posisi kompor tidak tepat berada di atas kloset atau bak penampungan air. Posisi ini akan diartikan sebagai "elemen api menduduki air", sehingga akan memadamkan rezeki kehidupan.

Bila memang tidak bisa mendesain ventilasi yang baik untuk kamar mandi di bawah dapur, lebih baik hindari desain seperti ini.

Perawatan Dan Kebersihan

Faktor perawatan dan kebersihan di dapur dan kamar mandi mutlak diperlukan secara berkesinambungan. Bisa kita bayangkan kalau saluran dapur yang rawan tersumbat ini tiba tiba buntu dan limbah cairannya menetes ke kamar mandi di bawahnya. Udara di dalam kamar mandi akan bercampur baur tidak karuan sehingga menimbulkan bau yang bisa menyesakkan nafas. Otomatis orang yang menghirupnya akan terserang sakit kepala.

Perlu diketahui bahwa ruang tertutup seperti kamar mandi yang mengandung udara Sha Qi, bila mendapat limbah akibat kebocoran saluran dapur di atasnya, akan memperbesar kualitas Sha Qi. Tentunya Sha Qi ini berisi kuman penyakit yang mematikan.

Jadi baik tidaknya letak dapur di atas kamar mandi lebih ditentukan pada baik tidaknya ventilasi sinar dan sirkulasi udara. Selain itu, kondisi ini dipengaruhi pula oleh cara kita merawat kamar mandi dan dapur yang letaknya bertindihan. Kalau kedua syarat tersebut bisa dipenuhi secara benar, maka kamar mandi di bawah dapur tetap memiliki nilai yang baik menurut Fengsui. (Tabloid Rumah)


Editor: acandra

This content has passed through fivefilters.org.

TIPS : Pengusir Tikus Aman bagi Kesehatan

Posted: 26 Oct 2009 08:34 PM PDT

KOMPAS.com — Menggunakan teknologi suara ultrasonik dan gelombang elektromagnetik, produk ini efektif untuk mengusir tikus di rumah Anda.

Misalnya, karena ingin mengunjungi sanak saudara saat Lebaran, rumah terpaksa ditinggal cukup lama. Sementara itu, tikus yang sering berkeliaran di rumah menjadi masalah utama saat kembali ke rumah. Walaupun banyak pilihan pembasmi tikus yang ditawarkan di pasaran, yang efektif sekaligus aman bagi kesehatan masih sulit ditemukan.

Commeta Warehouse & Distributor menawarkan opsi lain cara mengusir tikus yang efektif sekaligus aman bagi kesehatan. Produk ini diberi nama Tissor Electronic Pest Repeller, dan bekerja efektif pada ruang dalam seluas 100 meter persegi, atau  200 meter persegi untuk ruang luar.

Teknologi suara ultrasonik

Salah satu sistem yang ditawarkan untuk mengusir tikus adalah teknologi suara ultrasonik. Teknologi suara ultrasonik adalah teknologi dengan memanfaatkan bunyi suara ultrasonik frekuensi tinggi, yaitu 35.000 Hz.

Suara dengan frekuensi tersebut hanya dapat didengar oleh hewan ordo rodentia, termasuk tikus. Suara tersebut tidak dapat didengar oleh manusia. Manusia hanya dapat mendengar suara dengan frekuensi 20.000-25.000 Hz.

Suara ultrasonik dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tikus. Cara kerjanya seperti manusia mendekatkan telinga pada sirene yang berbunyi sangat keras. Tikus akan merasa takut, tidak dapat menyesuaikan diri, dan pasti tidak merasa nyaman dengan suara ultrasonik yang ditimbulkan. Alat ini juga menggunakan generator yang dapat mengeluarkan suara ultrasonik yang lebih keras dan berubah-ubah sehingga membuat tikus semakin terganggu.

Gelombang elektromagnetik

Sistem yang kedua adalah dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik adalah tenaga yang dihasilkan dengan memanfaatkan kabel-kabel listrik yang ada di balik dinding rumah Anda. Dengan daya dukung tersebut, produk ini menjadi alat raksasa untuk mengusir tikus.

Cara kerjanya sama seperti pada saat Anda menelepon. Ketika berbicara, suara Anda akan dihantarkan melalui kabel telepon pada frekuensi tertentu. Gelombang elektromagnetik memanfaatkan kabel listrik untuk mengirimkan perubahan sinyal melalui kabel, yang dapat mengganggu sistem saraf tikus.

Menurut Hendra Binagraha, ahli teknis produk Tissor Electronic Pest Repeller, teknologi ini aman digunakan. Commeta bahkan berani menjamin bahwa teknologi ini tidak akan memengaruhi manusia, hewan peliharaan, atau alat-alat elektronik, serta tidak meningkatkan daya elektromagnetik dari kabel listrik di rumah Anda.

Alat ini dengan mudah mengubah frekuensi gelombang elektromagnetik dengan sasaran binatang seperti tikus, yang sangat peka terhadap perubahan frekuensi elektromagnetik. Sinyal akan hidup dan mati setiap beberapa detik sehingga binatang ini tidak dapat membangun daya tahannya.

Getaran elektromagnetik yang dihasilkan dapat diterima oleh tikus. Tikus akan merasa terganggu dan gelisah. Tikus akan merasakan adanya perbedaan dalam lingkungan dan membuat mereka merasa seperti berada di daerah musuh. Akibatnya, mereka akan berpindah dan menghindar jauh dari sumber gelombang.

Aman bagi kesehatan

Tissor Electronic Repeller tidak menggunakan bahan-bahan kimia, tanpa asap, dan tanpa bau. Dengan demikian, produk ini aman bagi kesehatan manusia, hewan peliharaan, dan alat-alat elektronik.

Selain aman bagi kesehatan, produk ini juga ekonomis karena hanya mengonsumsi daya sebesar 3 watt dan dapat digunakan dalam waktu lama, lebih dari 4 tahun.

Cara kerja
Minggu Pertama : Tikus akan merasa gelisah dan tidak nyaman karena adanya perubahan suara dan gelombang medan magnet
Minggu Kedua: Suara ultrasonik yang dihasilkan akan terdengar lebih keras dan berubah-ubah. Pada minggu ini, tikus akan terlihat berkeliaran di sekitar rumah mencari tempat untuk berlindung dan membuat lubang untuk keluar.
Minggu Ketiga: Selain suara ultrasonik yang lebih keras dan berubah-ubah, gelombang elektronik juga menghasilkan gelombang yang lebih cepat dan berubah-ubah. Pada minggu ini, tikus akan lebih mempercepat mencari celah dan membuat lubang untuk menjauh dan meninggalkan rumah.
Minggu keempat dan seterusnya: Tikus sudah tidak terlihat berkeliaran di dalam rumah. Rumah pun terbebas dari tikus. (Tabloid Rumah/Bernadetta Tungga Aditya)


Editor: acandra

This content has passed through fivefilters.org.

TAMAN & TANAMAN : Cermat Merencanakan Taman

Posted: 26 Oct 2009 07:52 PM PDT

KOMPAS.com - Membuat taman tidak boleh asal. Bila tak direncanakan dengan cermat, hanya akan menciptakan semak dan mengotori pemandangan.

Sebuah taman diciptakan dengan tujuan untuk menghadirkan keindahan. Indah tidaknya sebuah taman ditentukan dari pemilihan material softscape dan hardscape, komposisi warna dan bentuk, serta keharmonisan desain secara keseluruhan.

Beberapa proses perencanaan sering diabaikan karena terlihat sepele, padahal sebenarnya sangat menentukan keindahan taman nantinya. Beberapa hal berikut harus dicermati, agar taman yang tercipta benar-benar sesuai dengan harapan kita.

Dua hal pokok yang harus disiapkan adalah persiapan desain atau konsep taman dan persipan teknis. Persiapan desain adalah pembuatan rancang gambar taman sesuai dengan konsep desain taman yang diinginkan.

Pembuatan pola lahan, persiapan instalasi listrik dan air, peletakannya, dan penentuan titik tanam adalah beberapa hal yang harus terangkum dalam konsep desain yang dibuat.

Desain ini akan menjadi pedoman untuk melakukan perencanaan-perencanaan berikutnya. Untuk membuat desain ini, harus memperhatikan beberapa pekerjaan teknis yang akan dilakukan untuk membuat taman. Berikut uraiannya.

Menyiapkan Lahan

Kegiatan ini meliputi pekerjaan penggalian dan pembalikan tanah, pengurukan, penggemburan, dan pemberian pupuk atau penambahan unsur hara dalam tanah. Selain untuk mempersipakan lahan tanam yang siap ditanami dan memiliki kontur yang sesuai harapan kita, proses ini juga membebaskan lahan dari gulma yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman nantinya.

Proses ini sering dilewatkan karena sering kita tidak sabar untuk segera atau langsung menanam sehingga hasilnya sering mengecewakan: tanaman mati dan tidak tumbuh baik karena terganggu gulma.

Membuat Konstruksi Taman

Dalam proses ini perencanaan dan pembuatan jalan setapak dilakukan. Elemen ini penting untuk jalur sirkulasi di taman sehingga segala aktivitas di taman yang dilakukan kemudian hari tidak mengganggu keberlangsungan tumbuhnya tanaman dan elemen lainnya. Sesuai dengan luasnya taman, desain dan material jalan setapak bisa dibuat dalam berbagai pilihan.

Menentukan Elemen Keras Taman (Hardscape)

Yang termasuk dalam elemen keras taman adalah aneka pot, bebatuan, lampu, dan aksesori lain yang akan dipakai sebagai pelengkap taman, baik yang berperan fungsional maupun estetis.

Elemen Lunak Taman (Softscape)

Aneka jenis tanaman, pilihannya direncanakan di proses ini. Hal yang dipertimbangkan menyangkut masalah jenis tanaman (perdu, semak, dan pelindung). Tentang wama (bunga maupun daun) jugs menjadi hal yang harus diperhatikan karena menentukan kesemarakan taman yang tercipta dan harmonisasi wama yang ada.

Karakter setiap tanaman menyangkut: kecepatan tumbuh, bentuk tajuk, ketahanannya dalam merespon cuaca (baik panas matahari maupun hujan/air), menentukan pilihan jenis tanaman yang akan digunakan.

Penanaman dan Peletakar Hardscape

Melakukan penanaman tanaman dimulai dari jenis tanaman pelindung (yang tinggi) dan seterusnya adalah tanaman yang lebih rendah sampai ke tanaman penutup tanah. Penyebaran batu koral, kerikil, step stone, dan pemasangan lampu taman dan aksesori lain dilakukan setelah penanaman.

Penyebaran batu koral didahului dengan peletakan ijuk di permukakan yang akan diberi batu koral untuk menjaga sirkulasi air agar dapat tetap meresap ke dalam tanah dar taman tak tergenang.

Pembersihan Lahan

Kegiatan pembersihan sampai sisa hasil pengerjaan taman. Setelah taman bersih dari sampah sisa, baru dilakukan penyiraman secukupnya. Dan selanjutnya dilakukan perawatan rutin seperti pemangkasan dan penyiraman yang teratur. (Tabloid Rumah/Johanna Erly Widyarti)


Editor: acandra

This content has passed through fivefilters.org.

PERUMAHAN : Yuk, Tengok Perumahan Seputar Bintaro

Posted: 26 Oct 2009 07:43 PM PDT

KOMPAS.com - Kalau sudah kepincut fasilitas Bintaro Jaya tapi dana tak mencukupi, cobalah tengok perumahan di sekitarnya. Harga sedikit lebih murah, kita bisa nebeng fasilitas di Bintaro Jaya.

Selatan Jakarta selalu punya pesona yang tak pemah luruh sebagai tempat hunian. Lingkungannya asri dan bersahabat, demikian alasan yang biasa diberikan para penghuni rumah di wilayah tersebut.

Salah satu primadona perumahan di sini adalah Bintaro Jaya. Perumahan ini menjadi semakin memiliki daya tarik dengan adanya tol yang menjahit Bintaro dengan Pondok Indah tahun 2005. Mereka yang akan membeli rumah di selatan Jakarta umumnya menyempatkan diri untuk menengok perumahan ini.

Bintaro Jaya dikenal dengan fasilitasnya yang lengkap, sehingga seandainya seorang penghuni tidak keluar dari kawasan itu pun tidak masalah. Di sana sudah ada sekolah, rumah sakit, mall, bankbank, supermarket, hypermarket, departement store, dan pusat onderdil. Bahkan mencari bengkel, penjahit baju, toko roti, restoran yang bersedia mengantar makanan ke rumah, sampai tukang pijat sekalipun sangat mudah.

Tapi, semua juga tahu, bahwa Bintaro Jaya adalah perumahan elite sehingga harga rumahnya pun "elite" alias mahal. Memang, masih ada juga rumah yang dijual dengan harga Rp 200 jutaan. Tapi biasanya tanahnya kecil, di bawah 100 m2.

Bila tanah sudah mencapai 100 m2, harga pun mencapai Rp 600 jutaan. Sedangkan untuk tanah yang mencapai 200 m2, harganya melambung jauh mencapai Rp 1,5 milyar atau bahkan Rp 2 milyar.

Belok Sedikit

Bila sudah terlanjur jatuh hati dengan lengkapnya fasilitas yang disediakan Bintaro Jaya tapi kocek tak bisa diajak kompromi, pilihannya adalah mencari perumahan di luar Bintaro Jaya, tapi .masih di dalam kelurahan Bintaro atau minimal dekat dengan Bintaro Jaya. Biasanya harga rumahnya sedikit lebih murah, tapi kita tetap bisa menikmati segala kenyamanan yang diberikan Bintaro Jaya.

Tapi Anda jangan dulu cepat-cepat membayangkan bisa mendapatkan rumah di bawah Rp 200 juta. Ada, tapi sangat jarang. Harga tanah per meter perseginya memang lebih murah dibandingkan yang sudah masuk dalam kompleks Bintaro Jaya, tapi umumnya perumahan perumahan ini menjual dalam satuan yang lebih luas.

Pilihan perumahannya cukup beragam, ada yang berbentuk klaster, ada juga yang berbentuk town house. Kebanyakan lahannya tidak terlalu luas dengan jumlah unit yang juga tidak terlalu banyak. Kelasnya pun bervariasi, mulai dari yang harganya Rp 180 jutaan sampai Rp 1,5 miyar. Yang menari di daerah ini mulai bermunculan perumahan-perumahan milik pribadi. Biasanya mereka sudah memiliki tanah sejak dulu dan dimanfaatkan untuk usaha. Melihat prospek bisnis properti yang menjanjikan, mereka pun membangun perumahan "mini" di atastanahnya.

Perumahan milik pribadi seperti ini biasanya tidak bekerja sama dengan bank, walaupun kita tetap bisa menggunakan fasilitas KPR dari bank manapun. Mereka juga biasanya menuntut DP 30 persen karena dana ini akan digunakan untuk pembangunan rumah.

Suharto, pemilik Bintaro Home Residence adalah salah sat contohnya. Tanahnya yang semula digunakan untuk usaha bengkel, sekarang dialihkan menjadi perumahan mungil dengan rencana hanya 15 rumah. "Di JI. Rajawali, Merpati, dan Kepodang, juga ada tanah pribadi yang dibikin jadi perumahan," kata Suharto.

Jurangmangu

Ada dua daerah yang bisa dikatakan dekat dengan Bintaro Jaya, yaitu Jurangmangu dan Kampung Sawah. Jurangmangu adalah desa di kecamatan Pondok Aren. Tidak banyak perumahan yang ada di areal ini. Kami hanya  menemukan dua perumahan yaitu Mega Persada Residence dan Bintaro Home Residence. Karena jaraknya sangat dekat dengan Bintaro Jaya-ada jalan pintas melalui STAN menuju Bintaro Plaza-Suharto tak ragu memasang harga Rp 750 juta untuk rumah dua lantai seluas 160 m2 di atas tanah 108 m2.

Mega Persada Residence, yang sudah dipasarkan lebih dulu, dari 60 unit yang tersedia tinggal 3 unit yang belum terjual. Sedangkan Bintaro Home Residence baru mulai dipasarkan pertengahan Agustus 2009 lalu.

Kampung Sawah

Pilihan di Kampung Sawah lebih banyak; ada di JI. Merpati, JI. Cendrawasih, dan JI. Ki Hajar Dewantoro. Kampung Sawah terletak di dekat sektor 9, bisa diakses melalui Bintaro Jaya, Ciputat, atau Kampung Utan.

Di Kampung Sawah ini antara lain terdapat town house Tamarind yang berada di JI. Cendrawasih. Hanya terdiri dari 26 unit, rumah di town house ini dirancang oleh arsitek ternama yaitu Yori Antar.

Melihat desain arsitektur rumahnya, cukup beralasan bila satu unit rumah di sini paling murah dijual seharga Rp 820 jutaan dengan luas tanah 117 m2 dan luas bangunan 126 m2. Ini sudah termasuk bonus lampu, taman, 2 pompa air, kompor, cooker hood, dan instalasi AC. Kalau tidak jadi beli,

"Seluruh DP dikembalikan, cuma dipotong Rp 50 ribu," jelas Wiko, marketing Tamarind.

Masih di JI. Cendrawasih ada dua pilihan perumahan kelas menengah yaitu Griya Bintaro Estate dan Firdaus Residence. Hanya saja kedua perumahan ini tidak benar-benar berada di JI. Cendrawasih, melainkan masuk ke jalan yang lebih kecil.

Pilihan lainnya adalah Bintaro Hill di JI. Merpati. Perumahan ini berjarak 1,5 km dari stasiun Sudimara dan dekat pintu tol Pondok Ranji. Harga unit yang paling murah adalah Rp 275 jutaan untuk luas tanah 82 m2 dan luas bangunan 45 m2. Sekalipun menjual tipe-tipe Cecil, menurut Samsuri, marketing Bintaro Hill, di perumahan berbentuk klaster ini akan dibangun sport club dua lantai yang dilengkapi kolam renang.

Tidak jauh dari Bintaro Hill ada Bintaro Village yang satu pengembang dengan Andora Bintaro di JI. Raya Sarua. Bintaro Village menawarkan rumah dengan harga cukup murah di kawasan ini, yaitu di bawah Rp 200 juta. Tapi ini berlaku untuk rumah dengan rangka atap dari kayu. Sementara rumah-rumah  lainnya umumnya menggunakan rangka atap dari baja.

Masih di JI. Merpati ada pilihan perumahan berkonsep kebun, yaitu Grand Bintaro Garden Residence. Lahan seluas 2.000 m2 dengan 44 unit rumah ini dulunya adalah milik mantan Menteri Keuangan Ali Wardhana. Tadinya areal ini dipadati pepohonan buah. Sekarang pohonnya sudah ada yang ditebang,

"Tapi beberapa dibiarkan untuk memberi lingkungan yang nyaman bagi penghuni perumahan ini," ujar Nonik, marketing Grand Bintaro Garden Residence.

Tidak jauh dari Grand Bintaro Garden ini terdapat tempat wisata Tanah Tingal dan sekolah alam milik artis Dick Doank.

Di arah yang berbeda, yaitu di JI. Ki Hajar Dewantoro, terdapat satu pilihan yaitu Klaster Palm dengan luas 1,2 Ha dan akan dibangun sebanyak 87 unit rumah. Palm yang mematok harga Rp 200 jutaan untuk unit terkecilnya (luas tanah 72 m2 dan luas bangunan 41 m2) ini sebenarnya sudah masuk dalam kelurahan Ciputat, tapi lokasinya masih tidak terlalu jauh dari Bintaro Jaya.

Tol Dan Stasiun

Karena lokasinya masih dekat Bintaro Jaya, perumahan-perumahan ini bisa diakses melalui Bintaro Jaya atau jalan alternatifnya adalah Kampung Utan, Ciputat. Untuk akses cepat, perumahan-perumahan ini juga bisa dijangkau melalui tol atau bisa juga menggunakan kereta. Bintaro Hill dan Bintaro Village, misalnya, berjarak kurang lebih 1,5 km dari stasiun Sudimara dan mengklaim bisa mencapai pintu tol Pondok Ranji dalam 5 menit.

Selain bisa menikmati fasilitas perumahan Bintaro Jaya, perumahan-perumahan di kawasan ini juga bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di Pondok Indah atau BSD City melalui tol. 11. Merpati sendiri, walau tidak terlalu lebar, dilalui angkot menuju Ciputat dan BSD City yang beroperasi sampai malam hari. (Tabloid Rumah/Made Mardiani Kardha)


Editor: acandra

This content has passed through fivefilters.org.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar