Kamis, 15 Desember 2011

Rumah Idaman “Pentingnya Rangka Baja Ringan” plus 2 more

Rumah Idaman “Pentingnya Rangka Baja Ringan” plus 2 more


Pentingnya Rangka Baja Ringan

Posted: 16 Dec 2011 05:37 AM PST

GORONTALO, KOMPAS.com - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Gorontalo, akan mensosialisasikan penggunaan rangka baja ringan untuk pembangunan atap perumahan di daerah itu. Sosialisasi dilakukan karena masyarakat berhak mendapatkan keterbukaan informasi atas bahan material, proses produksi, kekuatan, fabrikasi, metode konstruksi serta harga yang layak.

Penggunaan rangka baja ringan ternyata lebih efisien dibanding rangka baja konvensional dan kayu.

-- Bonni MM Ointu

"Penggunaan rangka baja ringan ternyata lebih efisien dibanding rangka baja konvensional dan kayu," ungkap Bonni MM Ointu, Ketua PII Wilayah Gorontalo, Jumat (16/12/2011). 

"Supaya terjadi pemahaman menyeluruh tentang pentingnya penyediaan infrastruktur yang efisien agar tujuan pembangunan dapat tercapai," jelasnya.

Dia mengatakan, infrastruktur merupakan salah satu prasyarat pembangunan karena merupakan bagian dari lingkungan buatan (man-made environment) yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan keberlanjutan kehidupan manusia. Jalan, pelabuhan, sarana sanitasi, komunikasi, transportasi, atau pemukiman memiliki peranan penting bagi masyarakat untuk mengembangkan diri.

Pembangunan infrastruktur, selain bisa menggerakkan investasi sehingga mendorong perekonomian masyarakat, juga menjadi instrumen menciptakan lapangan kerja.

"Namun, karena saat ini biaya pembangunan infrastruktur cukup tinggi, maka semua pihak harus mencari cara agar bisa efisien dan efektif. Maka, baja ringan menjadi salah satu solusinya," katanya.

Selain itu, jika penggunaan rangka baja ringan sudah memasyarakat, hal itu dapat mengurangi ekspansi penebangan pohon sehingga tidak mengganggu ekosistem hutan.

"Kami berani menyosialisasikan produk ini karena sudah melalui proses pengujian dan sertifikasi kelayakan sehingga aman digunakan secara luas," katanya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Agar Nyaman, Teras pun Butuh Taman

Posted: 16 Dec 2011 04:40 AM PST

KOMPAS.com - Walau sedikit berbeda, teras juga membutuhkan elemen-elemen pengisi ruang. Elemen teras dibutuhkan untuk menjadikan teras sebagai tempat yang nyaman.

Seperti halnya interior, teras juga memiliki lantai. Bahan dasarnya bisa sangat fleksibel, baik itu menggunakan kayu, keramik, atau batu-batu alam dengan tekstur kasar. Tekstur kasar tentu dibutuhkan untuk mencegah slip saat teras basah oleh hujan.

Selain lantai, teras juga membutuhkan dinding. Nah, soal dinding ini agak beda dengan dinding interior. Dinding teras relatif lebih sedikit, bahkan mungkin hanya sebatas dinding yang berhubungan dengan ruang dalam.

Untuk area yang menghadap ke ruang luar atau taman, sebaiknya tidak perlu ditempatkan dinding, terlebih yang masif. Penambahan railing kayu (langkan), dinding rendah dari semen (birai) atau balusterade sebagai pembatas dengan area taman harus selaras dengan ruang teras keseluruhan. Namun, harus diperhatikan, keberadaan langkan akan menambah cantik atau malah menyesakkan ruangan.

Keberadaan atap juga menjadi penting. Atap merupakan penaung teras dari terpaan panas matahari dan siraman air hujan. Dengan adanya atap, duduk diteras dapat dilakukan kapan saja, baik saat terik matahari maupun ketika hujan datang.

Untuk mempercantik teras, Anda dapat melakukan beberapa langkah sederhana. Misalnya, memodifikasi tampilan penyangga atap. Penyangga atap berupa kolom misalnya, dapat dilapis dengan batu alam, atau dikombinasikan dengan cat, sehingga tercipta penampilan teras yang indah.

Last but not least adalah unsur taman. Harus dipahami, teras adalah a view with a room (tempat untuk menikmati pemandangan). Taman mungil yang sesak dengan tempat jemur pakaian boleh saja dipilih sebagai view teras Anda.

Namun, jika ada pemandangan yang lebih baik, pilihlah teras dengan lingkungan yang asri. Anda dapat menempatkan tanaman semaksimal mungkin agar teras tampil asri dan teduh. Peneduh itu bisa berupa pohon besar ditempel jenis epifit, tanaman semak, perdu, rambat, juga tanaman air. (Ramadhini)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

2012, Perumnas Siapkan 30 Persen Properti Komersial

Posted: 16 Dec 2011 04:06 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Perumnas menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp 1 triliun untuk membangun sekitar 15.000-20.000 unit properti terdiri dari perumahan, apartemen, perkantoran, pusat perbelanjaan pada 2012. Dari sekitar 20.000 unit properti itu sebesar 30 persen di antaranya untuk properti komersial seperti apartemen, mal, dan perkantoran.

"Ini bagian dari ekspansi perseroan pada 2012," kata Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/12/2012) kemarin.

Menurut Himawan, properti yang akan dibangun berlokasi antara lain di bagian Timur Jakarta, Parung Panjang, Cilegon, dan sejumlah lokasi di Surabaya, dan Gresik. Ia menjelaskan, untuk merealisasikan pembangunan tersebut dibutuhkan belanja modal berkisar Rp 500 miliar - Rp 600 miliar.

"Namun, anggaran bisa bertambah menjadi sekitar Rp 1 triliun, terutama jika Perumnas ditugasi pemerintah mengelola aset sejumlah BUMN. Investasi akan sangat tergantung pada situasinya," kata Himawan.

Menurutnya, sumber pendanaan belanja modal selain dari internal kas perusahaan juga diperoleh dari pasar modal dengan menerbitkan surat utang jangka pendek (medium terms note/MTN).

"Kita sudah mendapat MTN hingga sekitar Rp 500 miliar yang penggunaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan mendorong Perumnas menjadi BUMN Properti.

"Perumnas sesungguhnya sudah merupakan perusahaan properti, tapi nantinya selain menyediakan rumah untuk rakyat juga diarahkan untuk mengelola aset-aset non produktif sejumlah BUMN," ujar Dahlan.

Menanggapi hal itu, Himawan mengatakan pihaknya sangat siap juga ditugasi pemerintah untuk menangani aset dalam jumlah yang lebih besar. Meski begitu ia mengutarakan untuk menjadi BUMN Properti dalam skala besar, Perumnas harus terlebih dahulu mengubah badan hukum menjadi Perseroan Terbatas (PT).

"Badan hukum PT Perumnas diharapkan sudah terealisasi pada pertengahan Januari 2012," ujar Himawan.

Saat ini, Perumnas diketahui sedang mengembangkan Kota Mandiri Maja yang berlokasi di Lebak, Banten, yang ditargetkan akan dimulai 2012. Saat yang sama Perumnas juga dapat menuntaskan penyediaan proyek rumah susun hak milik (rusunami) 10.000 tower pada tahun ini.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar