Kamis, 19 Agustus 2010

Rumah Idaman “Matahari Buka 4 Hypermarket dan 1 Foodmart Hingga Akhir 2010” plus 3 more

Rumah Idaman “Matahari Buka 4 Hypermarket dan 1 Foodmart Hingga Akhir 2010” plus 3 more


Matahari Buka 4 Hypermarket dan 1 Foodmart Hingga Akhir 2010

Posted: 19 Aug 2010 12:10 PM PDT

Jajaran Direksi PT Matahari Putra Prima, dari kiri ke kanan: Hendra Sidin (Direktur Keuangan), Lina Latif (Corporate Secretary) Benjamin Mailool (Presiden Direktur), Danny Kojongian (Direktur Corporate Communication)

JAKARTA, KOMPAS.com - Industri ritel modern yang prospektif membikin persaingan kian ketat. Meski saat para pemain sudah gencar berekspansi, jumlah gerai ritel modern belum sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 237 juta jiwa.

"Potensinya besar sekali, wajar Giant yang tadinya tidak ekspansif sekarang sudah mulai bergairah," kata Danny Konjongian, Direktur Komunikasi PT Matahari Putra Prima, mengomentari pendirian Giant pada awal minggu ini.

Sampai saat ini, Matahari mengoperasikan 49 gerai Hypermart dan 26 gerai Foodmart. Dari gerai ini, ada empat Hypermarket yang baru beroperasi tahun 2010.

Sampai Agustus 2010 ini, Matahari mengoperasikan 49 gerai Hypermart dan 26 gerai Foodmart. Dari gerai ini, ada empat Hypermarket yang baru beroperasi tahun 2010.

-- Danny Konjongian

Danny mengatakan, di sisa tahun ini Matahari akan membuka empat gerai hipermarket dan satu supermarket. Untuk investasi tanah saja, Matahari akan menggelontorkan duit sekitar Rp 18 miliar untuk gerai berukuran 6.000 m2.

Bila tersedia lahan, bukan tidak mungkin Matahari akan membuka Hypermart dengan luas seperti Giant BSD yang sebesar 7.900 m2. Dengan ekspansi di atas, sepanjang semester I-2010 lalu pendapatan Hypermart dan Foodmart mencapai Rp 3,5 triliun.

Hingga akhir tahun, Matahari menargetkan penpadatan kedua ritel modernnya sebesar Rp 8,5 triliun, atau tumbuh 30,7 persen. (Gloria Haraito/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Persaingan Ritel Ketat, Giant Buka Gerai ke-37 di BSD

Posted: 19 Aug 2010 12:00 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -  Persaingan yang ketat membuat pemain ritel modern mengebut ekspansi. Agar tak ketinggalan, awal pekan ini Giant membuka gerai baru di Bumi Serpong Damai (BSD). Gerai baru ini menjadi gerai Giant yang ke-37.

"Gerai ini memiliki luas 7.900 meter persegi (m2), atau terluas yang kami miliki," ujar Menurut Sugiyanto Wibawa, Direktur Operasional PT Hero Supermarket Tbk,

Sugianto mengklaim, gerai ini ramah lingkungan karena satu-satunya gerai hipermarket di dunia yang menggunakan lampu hemat energi, light emitting diode (LED). Pembukaan gerai yang bertepatan di bulan Ramadhan juga bertujuan menyambut momen puasa dan Idul Fitri yang diyakini akan meningkatkan pengunjung.

Sugiyanto meyakini, prospek ritel modern di semester II-2010 lebih cerah dibandingkan dengan semester I-2010 mengingat ada Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Ketiga hal ini diyakini akan mendorong permintaan makanan dan minuman yang menjadi produk utama di Giant.

Sampai saat ini, Hero telah memiliki 37 hipermarket Giant, 48 gerai Supermarket Hero, 66 gerai supermarket Giant, 199 gerai toko kecantikan dan kesehatan Guardian, dan 123 gerai minimarket dan kenyamanan Starmart.

Gerai ini memiliki luas 7.900 meter persegi atau terluas yang kami miliki. Gerai ini ramah lingkungan karena satu-satunya gerai hipermarket di dunia yang menggunakan lampu hemat energi.

-- Sugiyanto Wibawa

Dari total gerai tersebut, ada 13 gerai yang baru beroperasi tahun ini. Pembukaan gerai baru ini menyebabkan total pendapatan Hero sepanjang paruh pertama tahun ini mencapai 3,5 triliun atau tumbuh 15,7 persen. Sementara laba bersihnya mencapai Rp 77,6 miliar atau tumbuh 32,5 persen.

Di sisi tahun ini, Hero kembali akan membuka satu gerai hipermarket di Citra Surya dan lebih dari enam gerai supermarket di Jawa. Sugiyanto menggambarkan, untuk satu gerai hipermarket yang tanah serta bangunannya dimiliki oleh Hero, setidaknya butuh investasi sekitar Rp 200 miliar. Sementara untuk minimarket yang tempatnya terletak di mal, butuh investasi tak sampai Rp 10 miliar. (Gloria Haraito/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Industri Hipermarket Tumbuh Pesat Tahun 2010

Posted: 19 Aug 2010 11:48 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta menyatakan, industri hipermarket tumbuh pesat tahun ini. Aprindo memprediksi, total belanja ritel modern tahun ini bakal mencapai Rp 100 triliun.

Sebanyak Rp 65 triliun merupakan belanja makanan, dan sisanya nonmakanan. Dari jumlah belanja makanan ini, hipermarket mengambil porsi 35 persen, minimarket 35 persen, dan supermarket 30 persen. "Pertumbuhan hipermarket ini sejalan dengan pertumbuhan kota," ujar Tutum.

Tak beda jauh, The Nielsen Company juga memprediksi belanja ritel modern tahun ini akan mencapai Rp 115 triliun. Hanya saja Yongky Susilo, Direktur Layanan Ritel Nielsen mengatakan, pertumbuhan hipermarket masih ketinggalan dibandingkan dengan sektor lain seperti otomotif dan telekomunikasi. "Jadi tugas manufaktur dan ritel untuk lebih kreati dan inovatif dalam memasarkan produk agar dapat meraup dompet konsumen lebih banyak," tukas Yongky.

Pada Januari-Mei 2010, total pendapatan ritel modern mencapai Rp 44,6 triliun atau tumbuh 9 persen. Pertumbuhan ini digerakkan oleh pemain besar yang mencetak pertumbuhan 18 persen. Pendapatan kuartal tiga dan empat diprediksi akan terdongkrak dengan adanya Lebaran. Sehingga, total tahun ini ritel bisa tumbuh 12 persen sampai 15 persen. (Gloria Haraito/KONTAN)

Januari-Mei 2010, total pendapatan ritel modern Rp 44,6 triliun atau tumbuh 9 persen. Pertumbuhan ini digerakkan pemain besar yang mencetak pertumbuhan 18 persen. Pendapatan kuartal III dan IV akan terdongkrak oleh Lebaran.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

BUMD DKI Ikut Lelang Jalan Tol Semanan-Bekasi Raya

Posted: 19 Aug 2010 10:51 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Konsorsium BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan ikut pelelangan proyek pembangunan dan pengelolaan jalan tol di ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya pada akhir 2010. Konsorsium BUMD terdiri atas PT Jakarta Propertindo dan Pembangunan Jaya Group.

"Konsorsium BUMD itu menggalang dana sendiri dan bukan dari Pemprov DKI. Namun, konsorsium BUMD mendapat keuntungan sebagai pemrakarsa proyek, yang biasanya mendapat penilaian lebih," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Kamis (19/8).

Ruas jalan tol Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya akan dilelang sebagai satu paket pembangunan dan pengelolaan. Kedua ruas jalan tol itu memiliki panjang 28,88 kilometer dan perkiraan investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 17,13 triliun.

Untuk memudahkan proses konstruksi, pembangunan kedua ruas jalan tol itu akan dibagi dalam beberapa seksi . Seksi pertama yang akan dibangun pada awal 2011 adalah Semanan-Pedongkelan sepanjang 7,5 kilometer. Pembangunan jalan tol di seksi itu diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 5 triliun. (Emilius Caesar Alexey)

Ruas jalan tol Semanan-Sunter dan Sunter-Bekasi Raya akan dilelang sebagai satu paket pembangunan dan pengelolaan. Kedua ruas jalan tol itu memiliki panjang 28,88 kilometer dan perkiraan investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 17,13 triliun.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar