Senin, 17 Mei 2010

Rumah Idaman “Pemprov Babel Bangun Rumah untuk PNS” plus 3 more

Rumah Idaman “Pemprov Babel Bangun Rumah untuk PNS” plus 3 more


Pemprov Babel Bangun Rumah untuk PNS

Posted: 17 May 2010 01:35 PM PDT

Senin, 17/5/2010 | 20:35 WIB

PANGKALPINANG, KOMPAS.com  - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung pada Juni 2010 akan merealisasikan pembangunan 229 unit rumah bagi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah provinsi itu.

"Rumah bagi pegawai negeri sipil (PNS) itu dibangun di atas tanah seluas 4,8 hektare di kawasan Air Itam Pangkalpinang. Tahap pertama dibangun sebanyak 229 unit," kata Kepala Biro Pembangunan Pemprov Babel, Imron Rozi di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan, rumah PNS tersebut dibangun dengan tipe 30/120 dengan harga per unit Rp55 juta dengan uang muka Rp5,5 juta.  "PNS yang berminat rumah tersebut membayar secara kredit, ini bagian dari perhatian terhadap kesejahteraan PNS agar mereka bisa bekerja dengan tenang," ujarnya.

Ia mengatakan, lokasi pembangunan rumah PNS tersebut tidak jauh dari kompleks perkantoran Gubernur Babel sehingga cukup strategis.  "Lokasi tersebut cukup strategis, PNS tidak menempuh waktu lama menuju kantor tempat bekerja sehingga," ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan rumah PNS tersebut sedikit mengalami keterlambatan karena belum keluarnya surat penyerahan tanah dari Pemprov Babel kepada PNS yang akan menerima tanah dan rumah tersebut.

"Sehingga berpengaruh terhadap proses pembangunannya, namun dalam waktu dekat surat tersebut segera keluar dan Juni 2010 pembangunan rumah PNS mulai jalan," ujarnya. (ANT)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Perbaiki Rumah Rusak, NZ Sediakan 702 Juta Dollar AS

Posted: 17 May 2010 01:29 PM PDT

Senin, 17/5/2010 | 20:29 WIB

WELLINGTON, KOMPAS.com - Pemerintah Selandia Baru berkomitmen menyediakan dana senilai 1 miliar NZD atau setara US$ 702 juta untuk membantu memperbaiki rumah-rumah yang rusak di negara tersebut.

Menteri Pembangunan Selandia Baru Maurice Williamson, dalam pernyataan tertulis Senin (17/5) mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sebesar 25 persen dari biaya perbaikan rumah untuk membantu para pemilik rumah memperbaiki tempat tinggalnya. Dana tersebut dialokasikan hingga lima tahun mendatang.

Dengan bantuan tersebut, para pemilik rumah tinggal membiayai sisa kebutuhan biaya renovasi. Jika mereka meminjam duit dari bank untuk biaya renovasi tersebut, pemerintah juga bakal menjamin pinjaman tersebut.

Pemerintah Selandia Baru mencatat ada sekitar 89.000 rumah yang dibangun antara tahun 1992 hingga tahun 2008 sudah rusak karena rancangan yang buruk dan penggunaan bahan bangunan yang serampangan. Alhasil, rumah-rumah tersebut hampir ambruk.

Data PriceWaterhouse Coopers menunjukkan, kalau diasumsikan ada sekitar 42.000 rumah yang rusak parah, biaya perbaikan yang dibutuhkan mencapai NZD 11,3 miliar.

Sayangnya, pemerintah tidak memiliki kekuatan hukum untuk menuntut kontraktor yang bersalah dalam pembangunan rumah-rumah tersebut. "Para pemilik rumah yang mengalami kerusakan sudah terjebak dalam perselisihan yang kompleks dan memakan biaya besar, dan hanya ada sedikit peluang bagi mereka untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak," kata Williamson.

Paket bantuan pemerintah untuk perbaikan rumah ini akan dimasukkan dalam anggaran belanja negara pada 20 Mei mendatang. Williamson bilang, ada sekitar 16.500 pemilik rumah yang menerima tawaran pemerintah ini. (KONTAN/Hari Widowati/Bloomberg)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Ciputra Bangun Rumah Sakit di Citra Raya

Posted: 17 May 2010 12:09 PM PDT

Senin, 17/5/2010 | 19:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akan membangun rumah sakit di wilayah Tangerang. rumah sakit yang diberi nama RS Citra Raya itu menelan investasi Rp 100 miliar. Dana investasi proyek tersebut akan diambil dari kas internal perusahaan sebesar Rp 50 miliar. Sedangkan sisanya akan dari pinjamanan perbankan.

"Sudah ada beberapa bank Indonesia yang menawarkan pinjaman tapi belum kami putuskan," kata Direktur CTRA Tulus Santosa, dalam paparan publik di Jakarta, Senin (17/5). Terlebih, menurut Tulus, kas internal perusahannya masih mencukupi untuk proyek ini. "Kas internal kita mencapai Rp 2 triliun," ungkapnya.

Selain itu belanja modal CTRA di tahun ini mencapai Rp 1,5 triliun dengan rincian Rp 800 miliar untuk Ciputra Property, Rp 500 miliar untuk Ciputra Surya dan sisanya untuk Ciputra Development. CTRA akan mulai menjalankan proyek tersebut di semeter kedua 2010 dan akan diperkirakan akan selesai semester 2011 mendatang. Proyek ini sendiri akan memakan luas area sebesar 1,2 hektare dengan kapasitas kamar mencapai 120 kamar. (Anna Suci Perwitasari/KONTAN)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Bakrieland akan Akuisisi Sentul City

Posted: 17 May 2010 09:26 AM PDT

Senin, 17/5/2010 | 16:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) berniat menambah luasan lahannya pada tahun ini. Salah satu caranya, perusahaan Grup Bakrie pemilik proyek Rasuna Epicentrum ini akan mengakuisisi perusahaan properti lainnya.

Menurut sumber KONTAN, ELTY akan membeli saham PT Sentul City Tbk (BKSL). "Total saham yang akan dibeli sebesar 14 persen hingga 20 persen," katanya, pekan lalu.

Menurut si sumber, ELTY masih dalam proses penjajakan. BKSL dibidik lantaran perusahaan ini masih memiliki lahan kosong seluas 1.900 hektare (ha).

Selain membeli saham BKSL, ELTY berencana mengakuisisi lahan di kawasan Bogor, Sukabumi dan Rasuna. Untuk melancarkan aksinya ini, menurut sumber tadi, ELTY akan menerbitkan saham baru atau rights issue senilai lebih dari Rp 1 triliun.

Untuk memuluskan ambisinya itu, ELTY akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni mendatang.


Untuk kembangkan Jonggol
Sejauh ini, Presiden Direktur ELTY Hiramsyah S. Thaib masih enggan untuk memastikan proses akuisisi BKSL. Namun ia mengakui bahwa perusahaannya sedang berusaha untuk menambah lahan. "Salah satunya dengan membeli lahan dan mengakuisisi perusahaan," ujarnya, saat dihubungi KONTAN, Minggu (16/5).

Seribu sayang, Sekretaris Perusahaan BKSL Nesia Tanujaya pun menolak mengomentari isu akuisisi itu. "Saya sedang cuti, lebih baik hubungi direksi lain," elaknya, kemarin. (Abdul Wahid Fauzi/Anna Suci Perwitasari/Yuwono Triatmodjo/KONTAN)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar