Selasa, 25 Mei 2010

Rumah Idaman “Teknologi FIABCI Beri Peluang Bisnis Properti” plus 3 more

Rumah Idaman “Teknologi FIABCI Beri Peluang Bisnis Properti” plus 3 more


Teknologi FIABCI Beri Peluang Bisnis Properti

Posted: 26 May 2010 03:01 AM PDT

Rabu, 26/5/2010 | 10:01 WIB

NUSA DUA, BALI, KOMPAS.com - Ketua DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia, Darmadi Darmawangsa menyambut baik rencana FIABCI membangun teknologi website yang bisa menyatukan seluruh anggota FIABCI di seluruh dunia dan memberi manfaat lebih.

"Ini tools yang sangat mutakhir. Melalui teknologi ini, dalam waktu singkat, kita bisa tahu anggota FIABCI yang berminat dalam bidang apa. Dengan cepat berkenalan dan akrab satu sama lain karena kita satu asosiasi," kata Darmadi di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali hari Rabu (26/5/10).

Menurut Darmadi, pemanfaatan teknologi ini sangat tepat karena untuk mengupayakan 3.000 anggota saling bertemu langsung, tidak mudah. "Melalui teknologi FIABCI, kita dapat terhubung dengan orang-orang dengan interest yang sama. Misalnya, saya butuh orang yang kerja di bidang residensial, bisa langsung muncul daftar anggota FIABCI yang minatnya dalam bidang residensial," ungkap Darmadi.

Forum FIABCI Rabu pagi ini menampilkan Terrance Barkan, Sekjen FIABCI yang membahas soal teknologi dalam FIABCI. Anggota FIABCI dapat mengakses website www.fiabci.org. Website ini gratis untuk anggota FABCI. Untuk FIABCI Asia Pasifik, harga keanggotaan Rp 1,5 juta per tahun. Dan yang menarik, jika anggota aktif di website dan banyak memposting artikel di website, anggota ini bisa dikenal.

Perkenalan pertama sesama anggota lewat internet, seperti kita berkenalan melalui facebook. Meski tidak saling kenal sebelumnya, anggota FIABCI bisa saling akrab di dunia maya dan bisa berlanjut dalam bidang bisnis. Yang menarik, banyak anggota usia 60-70 tahun, masih mau update soal teknologi.

Kesan Darmadi, FIABCI Indonesia punya kapabilitas untuk mobilisasi. Indonesia sebenarnya punya suara. Corong untuk teriak keluar. Momentumnya bagus untuk menarik lebih banyak anggota. "Ini tools untuk menarik asing tahu tentang Indonesia lebih jauh," katanya.

Teknologi FIABCI ini bermanfaat bagi asosiasi real estate broker. "Saya senang karena tba-tiba kita punya link 3.000 anggota di seluruh duna. Ke depannya, akan seperti ini. FIABCI Networking untuk perluas pasar," kata Darmadi.

AREBI beranggotakan 250 kantor broker di Indonesia. "Kami jemput bola mencari peluang kerja sama dalam Kongres FIABCI ini," katanya. (KSP)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Menpera, Mendagri, Ketua BKPM Bicara dalam Forum Investasi Perumahan

Posted: 26 May 2010 01:51 AM PDT

Rabu, 26/5/2010 | 08:51 WIB

NUSA DUA, BALI, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan Ketua BKPM Gita I Wijawan, dan Kepala BPN Joyo Winoto hari Rabu (25/5/10) siang ini akan berbicara dalam forum di Kongres FIABCI di Nusa Dua, Bali.

Para pejabat itu dijadwalkan akan berbicara dalam Forum Investasi Perumahan dan Permukiman di Hotel Westin Nusa Dua, Bali.

"Forum ini akan diikuti oleh 500 perwakilan para kepala daerah, gubernur, bupati, walikota dari seluruh Indonesia," kata Ketua Bidang Media dan Promosi Kongres FIABCI, Theresia Rustandi, Rabu pagi.

Yang dibahas dalam forum ini adalah Efisiensi Perizinan untuk Percepatan Pembangunan Perumahan dan Permukiman (Mendagri Gamawan Fauzi). Lalu soal Kebijakan Dana Alokasi Khusus Pembangunan Perumahan (Menpera Suharso Monoarfa).

Kepala BPN Sr Joyo Winoto akan berbicara masalah Regulasi Pertanahan yang Mendukung Investasi Perumahan dan Permukiman, sedangkan Ketua BKPM Gita Wirjawan akan membahas Kontribusi Investasi Industri Properti dalam Pembangunan Nasional.

Christianto Wibisono dari Global Nexus Institute akan mambahas Peran Strategis Indonesia bersama G-20  dalam Menentukan Perekonomian Dunia di Masa Datang, sedangkan Budiarsa Sastrawinata akan bicara soal Pembangunan Kota Baru.

Wakil Presiden Boediono akan memberikan pengarahan sore harinya, sementara petang hari sebelumnya Ny Herawati Boediono akan membuka Pameran Properti dan Hasil Industri Kreatif.

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Ari Feldman dan Ciputra Bicara dalam Sesi FIABCI University

Posted: 26 May 2010 01:32 AM PDT

Rabu, 26/5/2010 | 08:32 WIB

NUSA DUA, BALI, KOMPAS.com - Kongres ke-61 FIABCI hari Rabu (26/5/10) ini menggelar sejumlah agenda.

Rabu pagi ini, FIABCI mendiskusikan jaringan teknologi yang akan membawa organisasi profesi ini ke abad internet. Sekjen FIABCI Terrance Balkan membawakan topik "Networking Technology Driving The Future 2010".

Ketua Bidang Media dan Promosi Kongres ke-61 FIABCI, Theresia Rustandi menjelaskan, pukul 10.40-12.40, FIABCI University menggelar sesi internasional yang bertajuk "National and International Real Estate Practice Skill with International Buyers, Users, and Investors". Dalam sesi ini, Director of Academic Affairs Ari Feldman.

Setelah makan siang, agenda FIABCI dilanjutkan, masih pada sesi FIABCI University. Pada sesi petang hari, Ir Ciputra, mantan Presiden FIABCI dunia dan pemilik Grup Ciputra akan membawakan topik "Indonesia Real Estate Oppurtunity, Potential, Situation, and Challenge (Entrepreneurship)"

Sore harinya, agenda dilanjutkan dengan Transnational Refferal Certification (TRC) yang dibawakan Thijs Stoffer dan Peter Bolton King dari Tim TRC.

Semua acara ini diadakan di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali.

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Grup Rajawali Akuisisi Marriott Gold Coast Australia

Posted: 25 May 2010 11:37 PM PDT

Rabu, 26/5/2010 | 06:37 WIB

NUSA DUA, BALI, KOMPAS.com - Grup Rajawali mengakuisisi Hotel Marriott Gold Coast di Australia.

Direktur Eagle High Properties PTE Ltd Ferry Ma'ruf mengungkapkan hal ini kepada Kompas.com di sela-sela kunjungan jurnalis ke St Regis Bali Resort, Selasa.

"Kami mengakuisisi Hotel Marriott di Gold Coast, Australia," kata Ferry, yang berkantor di Kuala Lumpur, Malaysia. The Surfers Paradise Marriott Resort and Spa ini berlokasi di jantung Gold Coast, Queensland, Australia. Namun Ferry tidak menyebutkan nilai akuisisi tersebut.

Dari resort yang berada di tepi pantai ini, tamu bisa menikmati Samudera Pasifik. Lokasi hotel ini strategis karena selain dekat dengan pantai, juga dekat dengan tempat belanja fashion dan pertunjukan atraksi Dream World, Movie World, Sea World, dan Wet n Wild.

Grup Rajawali sejauh ini memiliki dua hotel di Malaysia, yaitu Sheraton Imperial Kuala Lumpur dan Westin Langkawi.  Selain itu, grup ini juga memiliki sejumlah hotel lainnya, Sheraton Senggigi Lombok, Novotel Lombok, Laguna Luxury Collections, Sheraton Bandung, dan Sheraton Lampung.

St Regis Bali Resort yang berlokasi di kawasan Nusa Dua seluas 8,6 hektar ini merupakan resort prestisius milik Grup Rajawali yang beroperasi sejak tahun 2008 lalu. Resort yang dikelola Starwoods dengan brand St Regis, brand hotel bintang enam ini, dibangun dengan biaya 80 juta USD.

Bagaimana rencana ke depan? "Untuk sementara, di Bali sudah cukup. Kami akan lihat potensi pariwisata lainnya di Indonesia. Untuk hotel di luar negeri, kami masih lihat-lihat juga," kata Ferry. 

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar