Selasa, 29 November 2011

Rumah Idaman “Begini Harusnya Dekorasi Kamar Kos Wanita Karir....” plus 2 more

Rumah Idaman “Begini Harusnya Dekorasi Kamar Kos Wanita Karir....” plus 2 more


Begini Harusnya Dekorasi Kamar Kos Wanita Karir....

Posted: 30 Nov 2011 05:24 AM PST

KOMPAS.com - Jakarta tak hentinya didatangi banyak orang untuk bermacam tujuan semakin membuka peluang usaha kos-kosan. Mereka memanfaatkan jasa kos, termasuk para wanita karir yang masih melajang.

Berbeda dengan kamar kos ala mahasiswa cowok, menurut desainer interior Yosephine, kamar kos untuk para wanita karir yang masih melajang bisa didesain lebih dewasa.

"Sebaiknya jangan dibuat lesehan, karena kesannya kurang dewasa untuk wanita karir lajang dengan usia kira-kira 25-30 tahun," ujarnya.

Kesan dewasa bisa dimunculkan dengan menerapkan warna-warna hangat, seperti warna merah hati, oranye terakota atau warna agak tua, warna anigre yang diberi campuran coklat.

"Warna-warna ini memberi kesan matang dari pemilik kamar," kata Yosephine.

Untuk furnitur, Anda bisa mempilih furnitur beraksen seperti meja console atau cermin untuk meja rias. Furnitur bisa dipilih yang berkesan elegan, misalnya lewat warna darkbrown dengan aksen emas atau bronze mirror.

"Furnitur sebaiknya jangan dipilih yang built in," ujarnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Memasang "Step Nosing" pada Anak Tangga

Posted: 30 Nov 2011 04:54 AM PST

shutterstock

Beberapa toko menjual berbagai macam step nosing berbahan karet, alumunium atau kertas yang lebih mudah disesuaikan dengan jenis dan warna pijakan anak tangga, apapun jenisnya, termasuk granit, marmer, bahkan parket.

Google

Untuk memasanganya, tentu butuh kehati-hatian karena fungsi step nosing sebagai pengaman anak-anak tangga.

Google

Step nosing berbahan keramik dipasang terakhir pada ujung siku anak tangga setelah seluruh anak tangga tertutup keramik dengan menggunakan perekat keramik.

KOMPAS.com - Material step nosing (hidung tangga) bermacam-macam, mulai yang terbuat dari material sama dengan material penutup pijakan tangga, misalnya keramik, granit atau marmer, kemudian permukaannya digerinda membentuk tekstur atau guratan kasar. Saat ini, pemain industri penutup lantai juga sudah menyediakan step nosing dalam berbagai warna dengan tekstur dan membentuk pola tertentu untuk menambah keindahan tangga.

Sementara itu, jika menggunakan parket, baik kayu maupun laminated, biasanya produsen parket telah menyediakan step nosing dengan warna yang sesuai. Hanya, bahan parket tidak dapat dibuat kasar, melainkan ujungnya dibuat tumpul.

Selain itu, saat ini juga tersedia step nosing dari bahan karet, alumunium, vinil, atau kertas. Beberapa toko juga menjual berbagai macam step nosing berbahan karet, alumunium atau kertas yang lebih mudah disesuaikan dengan jenis dan warna pijakan anak tangga, apapun jenisnya, termasuk granit, marmer, bahkan parket.

Untuk memasanganya, tentu butuh kehati-hatian karena fungsi step nosing sebagai pengaman anak-anak tangga. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

Step nosing berbahan keramik dipasang terakhir pada ujung siku anak tangga setelah seluruh anak tangga tertutup keramik dengan menggunakan perekat keramik. Sementara itu, step nosing berbahan karet, vinil, atau alumunium ditempelkan setelah seluruh bahan penutup anak tangga terpasang.

Caranya sederhana, hanya disekrup atau ditempel lem khusus di atas permukaan penutup lantai dengan kuat. Sebab, apabila karetnya mengelupas atau sekrupnya keluar dari permukaan akan membahayakan pengguna tangga. (Puspita Dewi)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Lebih Asyik dengan Dapur Putih

Posted: 30 Nov 2011 04:07 AM PST

shutterstock

Dapur berwarna putih memang sedap dipandang. Tampilannya selalu mencerminkan kebersihan, dan tampak memancarkan kesegaran saat memasak.

shutterstock

Finishing yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan dapur putih juga beragam mulai finishing duco, lalu duco dengan tambahan bahan polyurethane, dan yang lazim digunakan adalah HPL (High Pressure Laminated).

KOMPAS.com - Sekarang dapur sudah jadi bagian utama di rumah. Tampilan yang selalu bersih menjadi tuntutan bagi ruangan ini.

Dapur berwarna putih memang sedap dipandang. Tampilannya selalu mencerminkan kebersihan, dan tampak memancarkan kesegaran saat memasak.

Tak heran, warna putih kini semakin banyak dipilih untuk warna utama dapur, selain dinding. Putih memang warna yang netral, bisa dipadu-padankan dengan mudah dengan aksesori dan appliances dapur. Warna putih pun akan tambah terlihat cantik dengan teknik pencahayaan yang baik.

Finishing yang bisa Anda gunakan untuk menghasilkan dapur putih juga beragam mulai finishing duco, lalu duco dengan tambahan bahan polyurethane, dan yang lazim digunakan adalah HPL (High Pressure Laminated). Bahan-bahan ini tahan terhadap noda makanan dan minyak yang seringkali terjadi akibat proses memasak.

Namun, Anda harus tetap merawatnya secara rutin untuk menghilangkan lapisan minyak akibat uap dari aktivitas memasak. Lapisan minyak inilah yang seringkali memudarkan kecerahan warna putih dapur Anda. (Indra Zaka Permana)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar