Rabu, 02 November 2011

Rumah Idaman “Menyulap Kamar, Mengundang Kantuk Cepat Hadir” plus 2 more

Rumah Idaman “Menyulap Kamar, Mengundang Kantuk Cepat Hadir” plus 2 more


Menyulap Kamar, Mengundang Kantuk Cepat Hadir

Posted: 03 Nov 2011 04:57 AM PDT

KOMPAS.com - Pungkaskan semua masalah di kamar tidur. Maksudnya, bisa seharian sudah beraktivitas tanpa jeda, malam harinya kita harus berusaha tidur senyenyak mungkin agar semua lelah pergi. Esok harinya, niscaya, badan kita segar kembali.

Kamar yang nyaman tentu membantu tidur kita lebih berkualitas. Namun, kenyamanan itu tidak identik dengan kamar mewah. Kita cukup mendesain kamar tidur agar terasa teduh dan membuat kantuk lebih cepat hadir.

Kita bisa mulai memoles dari bagian dinding pada bagian belakang bed head untuk memberikan point of interest. Kita bisa menerapkan warna atau bahan yang berbeda agar kamar tampil dengan nuansa tersendiri. Bila menggunakan pelapis dinding, akan lebih baik jika warna dapat dikombinasikan agar lebih menawan.

Gunakan kombinasi yang tersedia di toko-toko wall cover. Kombinasikan warna maupun corak senada, sehingga tidak sulit untuk dipadukan dengan furnitur lainnya.

Demi penghematan, kita dapat menggunakan kombinasi material wall cover dengan cat dinding. Untuk bagian pemisah dapat diberikan border, baik dari kayu maupun material wall cover itu sendiri.

Khusus untuk menata kamar baru, kita bisa mencoba kombinasi contoh bahan, mulai dari wall cover dengan perabot, bahan lantai, hingga langit-langit. Penting untuk menjaga kesatuan dan keserasian ruang secara keseluruhan. Kalau kita suka dengan gaya minimalis, sesuaikan dengan motif yang tidak ramai.

Suka dengan gaya klasik? Anda bisa memilih motif-motif dengan detail yang cukup rumit. Corak yang ada cukup beragam hingga pop-art dan corak kartun untuk anak-anak.

Untuk lantai, kita bisa memadukan dua jenis bahan, misalnya keramik dengan parket atau keramik dengan karpet. Pilih satu bahan sebagai aksen atau gunakan bahan yang satu dengan menunjukkan hierarki yang lebih tinggi dibanding area lainnya. Bahan yang akan menjadi aksen sebaiknya hanya muncul pada bagian tertentu saja dari lantai.

Jangan lupa, sesuaikan warnanya agar tetap menarik dipandang. Aksen dapat juga dimunculkan dengan mengombinasi warna utama dengan warna lain, baik dalam dimensi yang sama maupun dalam dimensi lebih kecil atau lebih besar, dapat berupa potongan di sudut maupun dalam kreasi lainnya.

Besar kecilnya tekstur yang ditampilkan dari bahan penutup lantai akan memperkuat aksen. Dimensi dari tekstur batu-batuan kecil di atas hamparan pasir adalah contoh yang dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari. (TYS)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Jangan Sepelekan Lima Aspek Keseimbangan Hunian

Posted: 03 Nov 2011 04:39 AM PDT

KOMPAS.com - Setidaknya ada lima aspek penting dalam menata hunian untuk menciptakan hunian yang dinamis. Lima aspek tersebut ialah ergonomis, kesehatan, keamanan, ramah lingkungan, serta keindahan.

Aspek Ergonomis

Saat menata rumah, apapun yang diciptakan itu harus nyaman bagi tubuh manusia. Penggunaan lampu, misalnya. Anda sebaiknya memakai lampu yang cahayanya tidak mengakibatkan mata menjadi silau. Atau, pilih lampu LED (light-emitting diode) yang hemat energi.

Contoh lainnya adalah pemilihan sofa sebagai tempat duduk. Pilihlah sofa dengan porsi dudukan yang benar. Jangan tergoda membeli furnitur dengan harga miring, tapi tak nyaman untuk tubuh.

Aspek Kesehatan

Furnitur yang dipilih untuk mengisi rumah tentu harus memperhatikan aspek-aspek kesehatan, karena hal itu akan berpengaruh terhadap tubuh dan kesehatan penghuninya. Patut Anda perhatikan adalah materialnya, yaitu harus aman, tidak mengandung racun, tidak berbau, dan menghasilkan debu.

Aspek Keamanan

Keamanan di dalam rumah wajib diperhatikan apalagi bila Anda memiliki anak-anak yang dalam masa pertumbuhan. Hindari penggunaan furnitur dengan ujung yang tajam, periksa dan beri pengamanan untuk terminal listrik atau colokan kabel, tempatkan area bermain pada ruang yang aman.

Aspek Ramah Lingkungan

Rumah ramah lingkungan bisa diwujudkan lewat materialnya. Material ramah akan membuat bangunan lebih hijau. Kemudian, ikuti dengan menciptakan penghawaan dan pencahayaan yang cukup.

Selain itu, letakkan tanaman dalam ruang untuk mengurangi polusi yang mungkin timbul. Usahakan pula rumah tidak lembab dan tidak pengap.

Aspek Keindahan

Selain nyaman, rumah juga perlu ditambah sisi keindahannya supaya membuat penghuni menjadi betah berlama-lama di dalamnya. Misalnya, mengolah dinding rumah tak hanya dengan penggunaan cat, melainkan juga dipadukan dengan wallpaper atau ambalan. Kemudian, Anda juga bisa melengkapi rumah dengan taman dan kolam ikan sebagai penyegar lain agar tidak membosankan. 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tak Susah Merawat Sofa Keluarga

Posted: 02 Nov 2011 02:13 PM PDT

KOMPAS.com - Sofa menjadi perabot yang nyaris selalu ada di ruang keluarga. Selain untuk duduk santai, fungsinya bisa berubah menjadi kasur bila kondisi terpaksa. Oleh sebab itu, ukuran sebuah sofa relatif besar dan empuk.

Namun, untuk rumah pribadi, sebagian orang enggan bereksperimen dengan warna, termasuk untuk sofa. Umumnya orang lebih senang memilih sofa berwarna gelap, seperti cokelat tua. Alasannya, takut terlihat cepat kotor.

Akibatnya, sofa berwarna putih atau krem jarang dipilih. Padahal, sofa berwarna putih bisa menghadirkan kesan mewah pada ruang keluarga.

Lalu, bagaimana jika kotor?

Ya, tinggal dibersihkan saja. Tentu ada kiat-kiat yang disarankan untuk merawat atau membersihkan sofa kesayangan Anda seperti berikut ini:

Sinar matahari

Agar warna tak lekas pudar, Anda dianjurkan untuk tidak menempatkan sofa di lokasi yang terpapar sinar matahari langsung.

Deterjan

Untuk membersihkannya, gunakan deterjen khusus sesuai bahan yang membalut sofa, misalnya kulit asli atau sintetis. Sebaiknya, pakai deterjen berjenis whipped. Bila terdapat noda, segera bersihkan. Caranya, campurkan deterjen dengan air dan aduk hingga berbusa. Lalu, gunakan kain untuk mengoleskan busa deterjen pada noda dan usapkan dengan gerakan melingkar.

Kain basah

Selanjutnya, pakai kain lain yang dibasahi air dan gunakan untuk menyerap busa dan noda yang sudah terangkat. Kemudian, keringkan sofa dengan kipas angin.

Penyedot debu

Untuk membersihkan sofa kain secara rutin, Anda bisa menggunakan penyedot debu. Bila sofa memang perlu dibersihkan secara komplit, kita bisa memanfaatkan jasa pembersih sofa profesional. Namun, saat sofa hendak dibersihkan di tempat lain, jangan memindahkannya dengan diseret atau digeser karena dapat merusak kaki-kakinya. Sebaiknya kita minta bantuan anggota keluarga untuk mengangkat sofa secara bersamaan pada keempat sisi.

Sembarang benda

Sebaiknya Anda pun jangan meletakkan benda-benda yang bisa mengotori sofa, misalnya koran atau majalah, sebab tinta cetaknya bisa saja terlepas dan menempel di atas sofa. Bila sofa berwarna putih, noda dari tinta lebih terlihat jelas.

Perilaku kita di dalam rumah sebaiknya juga terjaga. Kadang kita tak sadar, telapak kaki kita terdapat debu atau kotoran. Oleh karena itu, bila datang dari luar rumah sebaiknya mencuci kaki dulu dan keringkan. Selain itu, lantai perlu dipel secara rutin agar tak ada debu yang menumpuk. (TYS)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar