Sabtu, 20 Februari 2010

Rumah Idaman “Botty House, Laris Berkat Berani Pasang Harga Murah” plus 3 more

Rumah Idaman “Botty House, Laris Berkat Berani Pasang Harga Murah” plus 3 more


Botty House, Laris Berkat Berani Pasang Harga Murah

Posted: 20 Feb 2010 02:24 PM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

Sabtu, 20/2/2010 | 22:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah hiruk pikuk pameran Furniture Indonesia 2010 , Jakarta Convention Center (JCC), ada satu booth yang memikat perhatian para pengunjung.

Usut punya usut, ternyata booth Botty House yang menawarkan berbagai perabot berbahan keramik dengan diskon fantastis inilah yang menarik perhatian para pengunjung terutama ibu rumah tangga. Desain-desain keramik yang menarik dan potongan harga hingga 70 persen menjadi daya pikatnya. 

Sudirman Sule, Sudirman Zakaria, dan Afrizal, mendirikan usaha ini sekira empat tahun lalu. Awalnya, usaha ini dibangun di Jati Bening, Bekasi yang kini menjadi Gallery dan Workshop Botty House.

Hingga kini, selain di Jatibening, Botty House bisa ditemukan di Pondok Gede, Cibubur, dan Fatmawati. Menurut Andi, sales marketing Botty House, pihaknya rajin ikut pameran furniture untuk mengenalkan produknya. Alhasil, pelanggannya menjadi tersebar. Tak jarang mereka dari kalangan perhotelan dan kafe, antara lain Hotel Horison di Bekasi dan sejumlah kafe di Plaza Senayan. 

Barang-barang yang ditawarkan memang terbilang miring. Seperti piring makan keramik yang ditawarkan mulai harga Rp 12.500. Ada juga toples yang dibanderol mulai dari harga Rp 25.000. Mangkuk sup untuk keluarga dipatok Rp 65.000, Rp 75.000, Rp 90.000-Rp 200.000 per buahnya.

Meski demikian, ada juga produk-produk yang relatif mahal seperti satu set peralatan minum Royal Heritage dalam kemasan boks besar yang ekslusif dan peralatan makan yang mencapai ratusan hingga jutaan rupiah. 

"Barang-barang ini kualitas kedua atau KW 2 jadi murah. Kalau KW 1 kan diekspor," tutur Andi, di JCC, Sabtu (20/2/10).

Jeany (32), seorang pengunjung booth Botty House mengaku puas membeli produk Botty House. "Harganya murah dibandingkan toko yang lain. Ya, 20-30 p ersen lebih murahlah. Barangnya bagus.," katanya. 

Nah, bila tidak ingin kehabisan, ada baiknya Anda menyambangi langsung pameran furniture Indonesia 2010. Perhelatan ini akan digelar hingga tanggal 28 Februari 2010 nanti.

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Intiland Segera "Right Issue"

Posted: 20 Feb 2010 11:51 AM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

Sabtu, 20/2/2010 | 19:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Intiland Development Tbk (DILD) akan menggelar aksi korporasi dan ekspansi usaha pada tahun ini. Perusahaan pengembang properti ini berencana melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu alias right issue. Restu dari pemegang saham DILD diharapkan bisa diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Maret mendatang.

Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan DILD, menolak membeberkan lebih detail mengenai rencana aksi korporasi tersebut. "Mengenai right issue, penjelasan yang bisa saya berikan sama seperti dalam surat keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI)," katanya kepada Kontan, kemarin. Dia juga enggan menyebutkan target perolehan dana dari hasil right issue tersebut.

Sebelumnya, dalam surat keterbukaan informasi kepada BEI, dua hari lalu (18/2/2010), manajemen DILD menginformasikan rencana penerbitan saham baru. Selain itu, mereka ingin meminta izin pemegang saham guna mengambil alih saham perusahaan-perusahaan properti melalui anak usahanya.

Sayang, DILD tidak mencantumkan nama anak usaha dan perusahaan yang bakal diakuisisi. Mereka hanya menegaskan bahwa rencana akuisisi tersebut termasuk transaksi material sehingga membutuhkan persetujuan para pemegang sahamnya.

Di sisi lain, DILD menganggarkan belanja modal (capex) sekitar Rp 350 miliar pada tahun ini. Setengah kebutuhan capex akan ditutup dari kas internal. Sementara sisanya berasal dari pinjaman bank.

Belanja modal itu akan digunakan untuk membiayai proyek apartemen 1Park Residence Gandaria di Jakarta Selatan. Selain itu, dialokasikan bagi pengembangan proyek Graha Famili di Surabaya dan Taman Semanan Indah di Jakarta Barat.

Tahun lalu, DILD menargetkan pendapatan sebesar Rp 350 miliar. "Target itu sudah tercapai," kata Theresia. Sedangkan sejak awal 2010 sampai kemarin, harga saham DILD sudah meroket 68,25 persen dari Rp 1.060 per saham. (Kontan/Yuwono Triatmodjo)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Bank Mandiri Lebih Gencar Masuk Bisnis Properti

Posted: 20 Feb 2010 11:45 AM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

Sabtu, 20/2/2010 | 19:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri Tbk akan gencar menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) di tahun 2010 ini. Bank Mandiri menargetkan, penyaluran KPR bisa tumbuh 25 persen dibandingkan tahun lalu. "Kami ingin lebih ekspansif menyasar bisnis properti dibandingkan tahun lalu," kata Mansyur S Nasution, EVP Coordinator Consumer Finance Bank Mandiri.

Apalagi, kata Mansyur, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5 persen - 6 persen. Hal ini akan memicu perkembangan bisnis properti. "Tahun ini, properti akan menggeliat lagi, oleh karena itu kita tidak boleh melewatkan," ujar Mansyur.

Namun, Mansyur bilang target tersebut tidak akan mudah tercapai. Pasalnya, persaingan di bisnis KPR cukup sengit. "Tapi, kami optimistis bisa mencapainya," kata Mansyur.

Strateginya, kerja keras dan fokus pada target. Selain itu, Bank Mandiri juga akan terus menjaga dan meningkatkan hubungan bisnis dengan developer-developer yang telah menjadi mitra. "Ada lebih dari 200 developernya yang telah kerja sama memberikan bunga KPR murah sekitar 10,5 persen," terang Mansyur.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan mengoptimal 21 Processing Center termasuk unit Processing Center di Jakarta dan 36 Processing Outlet untuk mengoptimal layanan KPR. Kemudian, juga mengandalkan lebih dari 1.000 Sales Persons yang tersebar di seluruh Indonesia.(Adi Wikanto/KONTAN) 

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Butuh Mebel Baru? Datang Yuk ke JCC

Posted: 20 Feb 2010 09:07 AM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

JAKARTA, KOMPAS.com — Memasuki akhir pekan ini, mungkin Anda ingin mengubah tampilan rumah dan perabotnya demi untuk membangkitkan semangat baru. Mungkin dengan berburu furnitur baru di pameran Furniture Indonesia 2010 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, bisa menjadi salah satu alternatif kunjungan Anda.

Memasuki ruang pameran ini, tampaknya Anda perlu menyiapkan uang yang cukup tebal di kantong. Berbagai jenis mebel yang ditawarkan, seperti sofa, tempat tidur, meja, dan perabot lainnya, dibanderol dengan harga yang mahal.

Tak heran jika mayoritas pengunjung pameran ini merupakan kalangan atas. Para ekspatriat yang tinggal di Indonesia juga terlihat asyik bertransaksi. "Kami ingin menambah saja perabot di apartemen biar lebih ramai," kata Bob, warga Australia, yang ditemui Kompas.com, di sela-sela pameran Furniture Indonesia 2010, Sabtu (20/2/2010).

Pasar furnitur pada pameran kali ini memang tak hanya menjangkau konsumen lokal. Para ekspatriat juga menjadi sasaran konsumen bagi produk-produk yang bergaya Victorian.

Dalam pameran ini ditawarkan ragam mebel yang beraneka. Tak hanya furnitur jenis baru, para pengusaha mebel juga cenderung mengeluarkan mebel cuci gudang dengan berbagai diskon yang ditawarkan. Misalnya, Botty House yang membuka gerai perlengkapan dapur keramiknya dengan diskon hingga 70 persen.

Pada perhelatan yang digelar mulai hari ini hingga 28 Februari 2010 nanti akan ada banyak promosi yang ditawarkan, seperti fire sale selama 4 jam pada Senin (22/2/2010) hingga Kamis (25/2/2010) mulai pukul 12.00-16.00. Ada pula voucer senilai Rp 250.000 setiap pembelanjaan mebel sebesar Rp 5 juta dari produk tertentu. 

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar