Rabu, 22 Desember 2010

Rumah Idaman “Apartemen di Alam Sutera Dijual Rp 292 Juta-Rp 579 Juta” plus 2 more

Rumah Idaman “Apartemen di Alam Sutera Dijual Rp 292 Juta-Rp 579 Juta” plus 2 more


Apartemen di Alam Sutera Dijual Rp 292 Juta-Rp 579 Juta

Posted: 22 Dec 2010 12:38 PM PST

SERPONG, KOMPAS.com — PT Alam Sutera Realty Tbk membangun dua menara apartemen Silkwood Residences di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Tinggi dua menara itu masing-masing 21 lantai dan dibangun secara bertahap.

"Menara pertama dinamakan Maple Tower, sedangkan menara kedua Oak Tower," ungkap Senior Corporate Communications Manager PT Alam Sutera Realty Tbk Liza Djohan, Rabu (22/12/2010). Kedua menara itu total memiliki 918 unit dan dijual dengan harga antara Rp 291 juta dan Rp 579 juta per unit.

Direktur Finansial PT Alam Sutera Realty Tbk Joseph Tjong mengatakan, pembangunan apartemen dilakukan karena kebutuhan terhadap hunian tersebut mulai terasa di wilayah Tangerang. "Desakan kebutuhan rumah, terutama bagi mereka yang masih sendiri dan pasangan muda, semakin meningkat sehingga apartemen menjadi salah satu tempat tinggal yang efektif," kata Joseph.

Pembangunan apartemen itu juga, lanjut Joseph, seiring dengan rencana proyek pembangunan Universitas Bina Nusantara di Alam Sutera.

Silkwood Residences merupakan satu dari dua proyek yang akan dibangun Alam Sutera dalam waktu dekat ini. Proyek satunya adalah gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower.

"Proyek ini diharapkan sudah bisa dioperasionalkan pada tahun 2012," kata Joseph Tjong dalam acara Ground Breaking Ceremony di lahan kawasan yang akan dibangun, Rabu. Pada saat itu juga dipasang tiang pancang sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan apartemen. Sementara itu, pancangan tiang untuk proyek pembangunan gedung perkantoran dilakukan pada tanggal 16 Desember lalu.

Investor Relation PT Alam Sutera Realty Tbk Nathan Tanugraha mengatakan, dari investasi senilai Rp 450 miliar tersebut, sekitar Rp 150 miliar disiapkan untuk gedung perkantoran dan Rp 300 miliar lainnya untuk pembangunan Silkwood Residences Apartment. (Pingkan Elita Dundu)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Pasar Properti Jakarta Akan Tumbuh Stabil Tahun 2011

Posted: 22 Dec 2010 10:58 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia menaikkan prediksinya untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2011 sebesar 6,5 persen dari prediksi awal sebesar 6 persen bersamaan dengan terus menguatnya daya beli konsumen.

Bank Indonesia memperkirakan bahwa pada tahun 2011 ekonomi akan terus bertumbuh mengikuti tren pertumbuhan yang membaik di kuartal tiga sebesar 5,8 persen dan perkiraan kuartal empat 2010 sebesar 6,1 persen," kata Dharmesti Sindhunata, Associate Director - Marketing and Communications and WorkPlace Resources, Cushman & Wakefield Indonesia dalam siaran persnya, Rabu (22/12/10).Penguatan nilai Rupiah sebesar 14,6 persen juga terjadi pada tahun 2010 seiring dengan banyaknya dana asing yang memanfaatkan penguatan ekonomi Indonesia. Tingkat inflasi 2011 diperkirakan akan mencapai 4-6 persen, sama dengan yang dicapai pada tahun 2010 Bunga SBI 1-bulan diperkirakan akan tetap stabil pada level 6,5 persen pada paruh tahun kedua 2010 sementara kredit investasi memperlihatkan sedikit penurunan dari 13,5 persen pada akhir 2009 ke level 13,4 persen pada akhir 2010.

 

Pada pasar kondominium yang cukup kompetitif saat ini, komitmen pengembang untuk menyelesaikan proyeknya secara tepat waktu dengan kualitas proyek yang sudah dijanjikan, akan menjadi sangat penting, bagi suksesnya kinerja penjualan. Dengan menurunnya suku bunga kredit kepemilikan apartemen, keinginan dari pembeli diharapkan akan terus tumbuh dpada tahun 2011.

Proyek-proyek kondominium yang menawarkan konsep unik, fasilitas yang lengkat dan berada dilokasi yang strategis diperkirakan akan dapat menawarkan harga yang lebih tinggi.Permintaan membaik akan tetapi masih sangat kompetitif.

Menjelang akhir tahun 2010, permintaan pasar apartemen sewa meningkat, yang diharapkan dapat berlanjut pada peningkatan transaksi sewa dan tingkat hunian di awal tahun 2011. Tingkat hunian fisik unit-unit kondominium sewa yang telah selesai dibangun pada tahun 2010 juga diperkirakan akan meningkat pada paruh kedua tahun 2011.

Umumnya dibutuhkan waktu minimal 6 bulan untuk proses serah terima, fit-out dan pemasaran unit untuk disewakan. Penyewa-penyewa lokal diperkirakan mendorong peningkatan permintaan, terutama untuk kondominium sewa yang terletak berdekatan dengan tempat kerja atau kampus.

Tahun 2010 menyerap permintaan atas tanah industri yang terbesar dalam 5 tahun terakhir dan juga tercatat penambahan pasokan lebih dari 700 ha, yang berasal dari kawasan industri eksisting di Bekasi dan Karawang. Daerah-daerah ini merupakan masih kawasan industri yang paling diminati oleh pelaku industri

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2010 tidak ada sektor industri tertentu yang mendominasi permintaan pasar, namun terdapat beberapa sektor industri yang cukup aktif seperti industri otomotif and baja.

Didukung situasi politik yang cukup stabil dan kondisi perekonomian yang positif, di tahun 2010 beberapa pelaku industri asing, terutama dari Jepang, kembali aktif di pasar. Pelaku industri asing ini diperkirakan akan menjadi sumber permintaan utama dalam jangka waktu pendek hingga menengah.

Peningkatan permintaan dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mendorong kenaikan harga tanah sekitar 10 persen (rupiah) dan 15 persen (dolar AS) menjadi sekitar Rp700.000 atau $80 per meter persegi.

Disebabkan ketidaksiapan pasokan baru untuk segera dibangun dan keterbatasan pasokan dengan kualitas baik, harga tanah diperkirakan terus membaik pada tahun 2011. Walaupun pasar diperkirakan akan tetap menguat tahun depan, tingkat permintaan pasar diperkirakan tidak mencapai tingkat permintaan sebelum krisis moneter di tahun 1997, namun akan berlanjut ke arah positif

Namun harga sewa diperkirakan akan lebih bersaing didorong oleh tingginya pasokan dari unit kondiminium yang masuk ke pasar sewa. Yang juga diikuti dengan penawaran sewa jangka waktu pendek, seperti sewa mingguan atau harian, yang ditawarkan oleh apartemen servis dan apartemen sewa untuk menyaingi jangka waktu sewa fleksibel yang ditawarkan pemilik unit kondominium sewa.

Walaupun demikian, beberapa apartemen sewa terutama yang dikelola operator bermutu telah menyesuaikan harga sewa seiring dengan kenaikan biaya operasi yang disebabkan kenaikan tarif listrik di bulan Juli 2010 Pada tahun 2010, pasokan kumulatif apartemen sewa meningkat sekitar 7 persen dari tahun sebelumnya menjadi sekitar 39.300 unit.

Penambahan pasokan ini terutama berasal dari kondominium sewa yang berjumlah sekitar 2.500 unit, namun apartemen sewa dan apartemen servis mengalami penurunan pasokan sebesar 52 unit pada tahun 2010 disebabkan konversi unit-unit sewa di Menara Budi dan Residence at Puri Casablanca menjadi unit-unit strata-title. Pasokan baru apartemen sewa di tahun 2011 diperkirakan akan berasal dari apartemen servis atau unit condotel

Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di tahun depan juga diperkirakan berdampak positif terhadap kedatangan para pekerja asing. Permintaan dari perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan pertambangan, dan telekomunikasi diperkirakan akan tetap aktif demikian juga dengan perusahaan yang terkait dengan bidang perbankan dan keuangan

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Alam Sutera Targetkan Pendapatan 2011 Capai Rp 1,5 Triliun

Posted: 22 Dec 2010 06:41 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah target marketing sales PT Alam Sutera Tbk (ASRI) melampaui target tahun ini, perusahaan properti tersebut semakin yakin menapaki tahun depan. Buktinya, ASRI berani menargetkan pendapatannya dua kali lipat dibandingkan target tahun ini.

"Tahun depan kami targetkan pendapatan mencapai Rp 1,5 triliun," ungkap Direktur Keuangan ASRI Joseph S Tjong di Serpong, Rabu (22/12/2010). Padahal tahun ini saja pendapatan ASRI hanya sekitar Rp 800 miliar.

Joseph pun menuturkan, laba bersih ASRI tahun depan akan mencapai Rp 525 miliar. Angka ini merupakan 35 persen dari total pendapatan ASRI tahun depan. Sementara itu, tahun ini ASRI hanya menargetkan laba bersih sekitar Rp 300 miliar. (Anna Suci Perwitasari/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar