Kamis, 09 Desember 2010

Rumah Idaman “Sentral Senayan III, Gedung Perkantoran Baru di Senayan” plus 2 more

Rumah Idaman “Sentral Senayan III, Gedung Perkantoran Baru di Senayan” plus 2 more


Sentral Senayan III, Gedung Perkantoran Baru di Senayan

Posted: 09 Dec 2010 10:19 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Senayan, Jakarta Pusat kini memiliki satu lagi gedung pencakar langit yakni Sentral Senayan III di Jalan Asia Afrika. Gedung untuk perkantoran tersebut berlantai 28 dan berdiri di samping Plaza Senayan. Total luas lantai di gedung itu 49.860 meter persegi.

"Gedung ini didesain Kajima Corporation, Jepang dan konstruksi oleh Kajima Indonesia. Bangunan ini hasil komitment PT Senayan Trikarya Sempana selaku pengembang Senayan Square, pemerintah Indonesia, dan Kajima Overseas Asia," kata Presiden Direktur PT Senayan Trikarya Sempana Shuichi Ohishi, dalam acara peresmian gedung tersebut, Kamis (9/12).

Seperti gedung-gedung karya Kajima lainnya, bangunan pencakar langit itu telah memenuhi standar antigempa bumi dan getaran lainnya. Kawasan Senayan Square akan dilengkapi dengan dua apartemen yakni Menara C dan D yang bakal selesai Juli 2012. Sementara pembangunan hotel bintang lima ditargetkan selesai tahun 2013. (Ida Setyorini)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Orang Asing Berpeluang Miliki Hak Pakai dan Hak Sewa Properti

Posted: 09 Dec 2010 08:17 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Orang asing berpeluang memiliki hak pakai dan hak sewa properti di Indonesia. Ini tercantum dalam RUU Perumahan dan Permukiman yang kini dibahas di DPR.

Kini, menurut Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin M Said, di Jakarta, Rabu (8/12), yang belum disepakati adalah jangka waktu kepemilikan properti oleh asing.

Pekan ini Tim Perumus RUU Perumahan dan Permukiman Komisi V DPR akan berkonsultasi dengan pimpinan partai politik untuk membahas beberapa isu strategis yang akan diatur dalam RUU, yang dijadwalkan disahkan 17 Desember.

"Ketentuan yang strategis terkait jangka waktu kepemilikan properti oleh asing dirumuskan pekan depan," ujar Muhidin.

Dalam pembahasan di DPR berkembang usulan, jangka waktu kepemilikan asing atas properti 70 tahun hingga 99 tahun. Jangka waktu itu disesuaikan dengan UU Pokok Agraria.

Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa menjelaskan, kepemilikan tanah properti bagi orang asing diusulkan berstatus tanah milik negara sehingga tidak bisa diperjualbelikan.

"Tanah hunian properti untuk warga asing wajib diserahkan menjadi tanah negara," ujar Suharso.

Minat asing memiliki properti di Indonesia relatif besar. Riset Konsultan Properti Jones Lang LaSalle Indonesia menunjukkan, potensi pasar properti bagi konsumen asing diperkirakan mencapai 83.000 orang. Jumlah itu tidak termasuk potensi turis asing yang rutin berwisata ke Indonesia dan berminat memiliki hunian di daerah wisata.

Belum disahkannya UU Perumahan dan Permukiman membuat pembahasan revisi Peraturan Pemerintah No 41/1996 tentang Pemilikan Rumah Tinggal atau Hak Hunian bagi Orang Asing yang Berkedudukan di Indonesia terhenti.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat Suhartoyo menjelaskan, revisi PP akan mengatur hal lebih teknis, seperti luas maksimum hunian bagi warga asing, harga minimal, dan ketentuan pajaknya. (BM Lukita)

 

 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Aston Operasikan 13 Hotel pada Tahun 2011

Posted: 09 Dec 2010 07:35 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Aston International akan membuka 13 hotel baru di Indonesia, Malaysia, dan Filipina pada tahun 2011.

Hotel-hotel baru tersebut meliputi berbagai macam properti, yaitu bintang lima Grand Aston Yogyakarta yang akan dibuka di kuartal ketiga tahun 2011. Ada pula beberapa hotel bintang 4 Aston yang akan dibuka di Bangka, Solo, Purwokerto, Palembang, Banjarmasin, dan Makassar, serta beberapa hotel dengan pelayanan tertentu, Favehotel, termasuk Favehotel pertama di luar Indonesia, yaitu di Langkawi, pulau resor yang berada di Malaysia. Aston juga membuka hotel bintang 3 Quest dengan 400 kamar di Cebu, Filipina.

Sambil terus mengembangkan merek-merek dagang utamanya, yaitu Grand Aston, Aston, Aston City, Quest, dan Fave, grup ini juga mengembangkan merek baru untuk resor butik mewah yang dikenal dengan Royal Kamuela. Merek ini pada tahun depan juga akan membuka dua propertinya yang berada di daerah tujuan wisata terkenal di Bali, yaitu Ubud dan Nusa Dua.

Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Aston International Norbert Vas berkata, "Kami akan terus mengembangkan berbagai macam brand hotel Aston. Namun, strategi jangka menengah kami untuk Aston adalah mengonsolidasi posisinya menjadi terkemuka di Indonesia dan mulai mengekspor brand Grand Aston, Aston, dan Aston City ke luar negeri. Sementara itu, brand hotel terbaru kami, Quest dan Favehotel, menunjukkan suatu awal yang menggembirakan. Kedua brand ini memiliki konsep yang sangat baik sehingga banyak tamu yang menyambut hangat dan memuji kedua brand hotel tersebut."

"Oleh karena itu, saat ini tim pengembang kami sedang mempercepat pembangunan hotel-hotel di bawah brand Quest dan Favehotel. Dengan demikian, kami yakin bahwa Aston International akan mengoperasionalkan lebih kurang 50 hotel di bawah brand Aston, Quest, Fave, dan Royal Kamuel menjelang akhir 2012 serta memperkirakan perkembangannya yang pesat di seluruh Asia Tenggara," paparnya.

Aston memasuki pasar Indonesia pada akhir tahun 1990-an dan saat ini menjadi perusahaan pengelola keramah-tamahan terdepan di Indonesia yang menawarkan jaringan hotel, kondotel, resor, serviced apartments, dan vila.

Aston International saat ini mengelola hotel bintang 5 Grand Aston, bintang 4 Aston, dan bintang 3 Aston City Hotel dan Quest, serta bintang 2 untuk Favehotel. Selain itu, Aston International juga menawarkan resor vila mewah dengan brand Royal Kamuela dan Kamuela serta beberapa pilihan properti eklektik yang memiliki standar berbeda dan unik. 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar