Kamis, 16 Desember 2010

Rumah Idaman “Tahun 2011, Anggota REI Siapkan 5.000 Unit Apartemen” plus 2 more

Rumah Idaman “Tahun 2011, Anggota REI Siapkan 5.000 Unit Apartemen” plus 2 more


Tahun 2011, Anggota REI Siapkan 5.000 Unit Apartemen

Posted: 16 Dec 2010 12:04 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso memprediksi pada tahun 2011 sektor industri properti akan mengalami peningkatan. Hal ini terutama karena akan segera disahkannya RUU Perumahan dan Permukiman (Perkim) yang mengatur tentang kepemilikan asing, untuk unit vertical residences seperti apartemen.

Untuk sektor apartemen di tahun 2011 ini akan lebih bagus karena di dalam RUU Perkim sudah menyebutkan soal kepemilikan orang asing.

-- Setyo Maharso

"Untuk sektor apartemen di tahun 2011 ini akan lebih bagus karena di dalam RUU Perkim sudah menyebutkan soal kepemilikan orang asing," ucap Setyo, Kamis (16/12/2010), dalam acara Markplus Conference, di Pacific Place, Jakarta.

RUU Perkim tersebut, lanjutnya, akan segera disetujui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Desember ini. Dengan diperbolehkannya kepemilikan asing pada hunian vertikal akan menggairahkan kembali sektor industri properti.

Bahkan, untuk mengantisipasi membludaknya permintaan, para anggot REI, seperti yang diakui Setyo, menyiapkan 5.000 unit apartemen ready stock. "Kalau bisa direalisasikan di semester pertama tahun 2011 Peraturan Pemerintahnya, kami anggota REI sudah menyiapkan 5000 unit yang ready stock," ungkap Setyo.

Setyo memprediksi, untuk sektor hunian vertikal masih akan didominasi oleh apartemen kelas menengah dengan nilai Rp 200-400 juta. Sementara untuk apartemen kelas menengah ke atas, pertumbuhan di tahun 2011 diprediksi akan lebih besar dari tahun 2010 yang mencapai 12 persen. (Sabrina Asril)  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Percantik Dinding Belakang Rumah

Posted: 16 Dec 2010 08:11 AM PST

iDEA Online/ Indra Zaka Permana

Percantik Dinding Belakang Rumah. Lokasi: Kediaman Lusy Wahyudi, Kelapa Gading, Jakarta

KOMPAS.com - Jangan biarkan dinding belakang bangunan Anda tanpa olahan. Buatlah taman di sana, dan nikmati pemandangan baru yang menginspirasi Anda.

Taman selalu bikin pemandangan segar, menghilangkan penat, dan Anda bisa mendapatkan inspirasi. Sudut ruang yang biasanya tak terolah bisa jadi potensi untuk Anda maksimalkan gunanya dengan membuat taman. Taman di belakang kamar ini misalnya. Taman yang berada di depan jendela didesain dengan cukup simpel.

Desain taman yang simpel, dengan olahan  tanaman anggrek yang digantung ke plafon adalah salah satu keistimewaan dari taman ini. 

Lusy Wahyudi,  seorang ahli dan pengajar Ikebana, memang menyukai anggrek. Hampir di setiap sudut taman terdapat anggrek, termasuk di taman belakang ini. Anggrek digantung  dengan kawat yang terikat pada atap dak beton. 

Taman gantung ini memberikan sensasi ruang yang ringan, dan menghilangkan kesan kaku bangunan. Elemen softscape,  seperti tanaman, memang perlu untuk  membuat bangunan lebih terlihat ramah dan nyaman

Olahan softscape lainnya adalah penempatan koral putih di depan dinding. Koral putih ditabur di depan area taman depan dengan lebar 40-50cm. Area sebelah luar koral adalah rumput dan di bagian dalamnya adalah tanaman-tanaman hias tropis.

Koral ini menjadi pembentuk ruang taman yang jelas, sehingga taman tak terlihat lepas dari komposisi dan menjadikan taman nyaman dipandang.

Ayo, hiasi sisi belakang rumah Anda. Dijamin membuat nyaman! (Indra Zaka Permana/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Aksesori Etnik Menjadikan Ruang Tamu Unik

Posted: 16 Dec 2010 08:03 AM PST

KOMPAS.com - Anda sedang mencari ide untuk gaya tata ruang tamu? Coba ikuti tips dari Litha, seorang desainer dari Bandung.

Olahan lampu dan bantal yang dibuat dari bahan alternatif, yaitu bahan kain brokat yang biasa dijadikan bahan kain untuk kebaya. Ada juga olahan bermacam kain cantik yang dijadikan sarung bantal untuk percantikan interior rumah.

Kreatifitas tak ada henti, itulah yang ditunjukan oleh Renulitha Salamah, yang akrab dipanggil Litha dengan karya-karyanya yang dijual di showroom Arkara Design, Bandung.

Olahan lampu dan bantal yang dibuat dari bahan alternatif, yaitu bahan kain brokat yang biasa dijadikan bahan kain untuk kebaya. Ada juga olahan bermacam kain cantik yang dijadikan sarung bantal untuk percantikan interior rumah.

Kreasi Litha yang mempercantik dapur di antaranya adalah dengan menambahkan poef cantik berbalut kain batik di bagian kiri ruang tamu. Aksesori  tea set keramik menambah cantik tampilan di meja. Di bagian belakang, terdapat lukisan bali menggambarkan sepasang pria-wanita terlihat eye-catching mengisi dinding belakang ruang tamu.

Untuk percantikan sofa, Litha menambahkan bantal jingga cantik  berbalut sarung kain tenun halus terasa lembut saat disandari. Bantal kuning halus di sebelahnya juga cocok dipadupadankan dengan warna gelap dan terang. 

Litha pun berkreasi dengan kain brokat, yaitu untuk membuat lampu duduk berbahan brokat, menghasilkan pendar cantik di sore dan malam hari.  Sebagai aksen di sudut ruang tamu, meja sudut dari bahan kayu asem cocok mengisi ruang-ruang yang menambah aksen etnik.

Ruang tamu yang Anda inginkan bisa jadi ruang tamu bergaya etnik. Olahan simpel dengan menambahkan aksen batik pada poef dan unsur kain pada bantal sofa bisa jadi jurus jitu.

Cantik dan kreatif, karena ruang tamu memanfaatkan paduan bahan-bahan khas etnik dan memberdayakan lagi kain yang ada. Bahan ini menjadi lampu dan koleksi bantal yang penting untuk percantikan ruang. (Indra Zaka Permana/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar