Kamis, 23 September 2010

Rumah Idaman “Peran dan Tanggung Jawab Manajemen dan Pemilik Dipisah” plus 3 more

Rumah Idaman “Peran dan Tanggung Jawab Manajemen dan Pemilik Dipisah” plus 3 more


Peran dan Tanggung Jawab Manajemen dan Pemilik Dipisah

Posted: 23 Sep 2010 12:24 PM PDT

CEO Lippo Group James T Riady, pendiri/Chairman Lippo Grup Mochtar Riady, dan Presiden Lippo Grup yang baru, Theo L Sambuaga (dari kiri ke kanan) pada acara perayaan 60 tahun Lippo Grup di Hotel Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (22/9). Selain memperkenalkan Presiden Lippo Grup yang baru kepada publik, pada acara tersebut diserahkan donasi sebesar Rp 500 juta kepada Yayasan Kanker Indonesia sebagai wujud fokus utama Lippo Grup yang saat ini diarahkan kepada bidang kesehatan dan pendidikan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Pendiri Lippo Grup Mochtar Riady mengungkapkan, di lingkungan usaha Lippo, peran dan tanggung jawab antara manajemen dan pemilik dipisahkan secara jelas.

Hal ini dimaksudkan agar perusahaan bisa berkembang semakin besar sehingga bisa semakin luas dimiliki oleh masyarakat dan bukan didominasi oleh keluarga.

Dalam kaitan itu, pemilihan kalangan profesional di lingkungan usaha Lippo, termasuk penunjukan Theo L Sambuaga sebagai Presiden Lippo Grup, antara lain supaya perusahaan ini bisa semakin maju serta berkembang dan dimiliki masyarakat. Mochtar Riady mengatakan hal itu pada jumpa wartawan di Jakarta, Rabu (22/9/2010), dalam rangka syukuran 60 tahun kiprah Lippo Grup membangun negeri.

Acara itu sekaligus memperkenalkan Theo L Sambuaga yang selama ini dikenal publik sebagai politisi dan Wakil Ketua Partai Golkar. Selain Theo Sambuaga, pada acara itu juga hadir CEO Lippo Grup James Riady dan Vice Chairman Lippo Grup Roy Tirtadji.

Menurut Mochtar, pada masa datang, Lippo Grup harus bisa memberikan profit agar grup tersebut juga bisa memberikan pajak yang lebih besar kepada negara.

"Kepuasan saya adalah telah ikut membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, perusahaan yang sudah dibangun lama seperti Lippo Grup harus bisa dipelihara dengan baik dan berkesinambungan," ujar Mochtar Riady, yang dalam usia 81 tahun masih berbicara dengan suara yang tegas dan jelas.

Menurut Mochtar, perusahaan yang baik bukanlah perusahaan lebih banyak dikuasai oleh keluarga, melainkan semakin banyak dipunyai oleh masyarakat.

Menurut dia, dalam menjalankan usahanya selama ini, Lippo Grup selalu menjual visi dan masa depan kepada para calon investor.

"Jadi, bukan dengan cara menjual barang yang ada. Ini namanya baru tingkatan salesman nomor tiga. Lippo Grup harus mampu menjadi firstclass salesman. Kita harus mampu untuk meyakinkan investor agar mau membeli visi dan masa depan yang kita tawarkan," ujarnya.

Menjawab pertanyaan pers, Theo Sambuaga menjelaskan, tugas dia sebagai Presiden Lippo Grup adalah menyinergikan kegiatan usaha di setiap unit usaha kelompok usaha Lippo.

Meski demikian, tutur Theo, dia masih akan tetap menjalankan tugasnya sebagai Wakil Ketua Partai Golkar. Ditanya kemungkinan adanya konflik kepentingan, Theo Sambuaga berkilah bahwa selama 15 tahun terakhir ini, dia juga sudah berkecimpung di dunia swasta. (Tjahja Gunawan Diredja)

Kepuasan saya adalah telah ikut membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, perusahaan yang sudah dibangun lama seperti Lippo Grup harus bisa dipelihara dengan baik dan berkesinambungan.

-- Mochtar Riady

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Starbucks Coffee Naikkan Harga Jual Minuman Kopi

Posted: 23 Sep 2010 11:30 AM PDT

Starbucks Coffee di Bandara Internasional Schiphol Amterdam, Belanda. Foto diambil pekan pertama September 2010

SEATTLE, KOMPAS.com -  Melonjaknya harga kopi di pasaran dunia, membuat gerai kopi terbesar di dunia, Starbucks menaikkan harga jualnya. Meski begitu, Starbucks mengungkapkan, kenaikan hanya pada minuman kopi berukuran jumbo. Adapun harga minuman kopi regular dan espresso, tidak akan mereka naikkan.

Dalam pengumuman Rabu kemarin, Starbucks juga berencana menaikkan harga jual paket kopi mereka, termasuk biji kopi yang mereka jual di gerainya.

Selain Starbucks, beberapa gerai kopi lainnya juga telah menaikkan harga jual minuman mereka. Starbucks sendiri menyatakan, pihaknya telah berupaya menahan agar tidak terjadi kenaikan harga jual minuman mereka, namun kenaikan gila-gilaan harga kopi membuat mereka terpaksa menaikkan harga jual ke konsumen. (AP/Agung Ardyatmo/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

KPR BNI Tembus Rp 10,3 Triliun Sampai Agustus

Posted: 23 Sep 2010 11:18 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredit kepemilikan rumah (KPR) PT Bank Negara Indonesia Tbk tumbuh cukup signifikan. Direktur Konsumer BNI Darmadi Sutanto mengatakan, per akhir Agustus 2010, KPR BNI tembus Rp 10,3 triliun. "Padahal awal tahun 2010 lalu baru sekitar Rp 8 triliun," kata Darmadi.

Artinya, BNI telah menyalurkan KPR baru sekitar Rp 2,3 triliun. Darmadi menambahkan, KPR masih menjadi penyumbang terbesar porsi kredit konsumer. "Porsinya sekitar 40-50 persen," ujarnya.

Hingga akhir tahun nanti, Darmadi optimistis kredit konsumer BNI bisa menembus angka Rp 22 triliun. Nilai ini, kata Darmadi, tumbuh sekitar 20 persen - 25 persen dari target kredit konsumer BNI awal tahun 2010 yang masih sekitar Rp 17,5 triliun. (Andri Indradie/KONTAN)

Hingga akhir tahun nanti, saya optimistis kredit konsumer BNI bisa menembus angka Rp 22 triliun. Nilai ini tumbuh sekitar 20 persen - 25 persen dari target kredit konsumer BNI awal tahun 2010 yang masih Rp 17,5 triliun.

-- Darmadi Sutanto

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Sampai September, 14 Waralaba Asing Masuk Indonesia

Posted: 23 Sep 2010 10:45 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Pewaralaba milik asing semakin agresif menyasar di Indonesia. Hingga September 2010, 14 pewaralaba asing sudah mendapatkan izin mengembangkan bisnisnya di Indonesia melalui sistem waralaba.

"Tahun ini sudah 12 dan dua waralaba baru yang mendaftar di bulan September," kata Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Perusahaan, Kementerian Perdagangan, Dede Hidayat di Jakarta, Kamis (23/9).

Dua perusahaan yang sudah mendapatkan izin untuk mengembangkan bisnis waralabanya di antaranya Gakken Educational Co Ltd yang bermarkas di Jepang dan DKH Retail Limited yang berasal dari Inggris. Dede mengatakan, kedua perusahaan tersebut sudah bisa mencari dan beraktivitas untuk menawarkan kerjasama bisnisnya di Indonesia.

Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2009 lalu jumlah waralaba asing yang mendaftar sebanyak 20 perusahaan yang terkahir adalah 7-Eleven yang mendapatkan izin waralabanya bulan November 2009 lalu.

Dua perusahaan yang sudah mendapatkan izin untuk mengembangkan bisnis waralabanya di antaranya Gakken Educational Co Ltd yang bermarkas di Jepang dan DKH Retail Limited yang berasal dari Inggris.

-- Dede Hidayat

Jika dihitung sejak tahun 2008, maka sebanyak 38 waralaba asing sudah mencengkramkan bisnisnya di Indonesia. Kebanyakan bisnis waralaba asing tersebut bergerak di sektor makanan dan minuman. (Asnil Bambani Amri/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar