Senin, 18 Juli 2011

Rumah Idaman “"Ground Cover", Makin Rimbun Makin Cantik Doong...” plus 2 more

Rumah Idaman “"Ground Cover", Makin Rimbun Makin Cantik Doong...” plus 2 more


"Ground Cover", Makin Rimbun Makin Cantik Doong...

Posted: 19 Jul 2011 04:56 AM PDT

KOMPAS.com - Karena ingin yang praktis, lahan kosong di depan rumah biasanya ditutup lapisan semen. Padahal, cara tersebut justru menyebabkan terjadinya panas berlebih dan tingginya ancaman kecelakaan ringan.

Ironisnya, justru inilah kecenderungan lingkungan perumahan sekarang. Padahal, akan lebih bermanfaat jika sebagai ganti semen, digunakan beragam tanaman penutup tanah (ground cover). Selain mata disejukkan karena halaman rumah menjadi hijau, area tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang bermain anak atau pun pesta kebun.

Namun, tidak semua tanaman dapat disebut ground cover, walaupun sama-sama menutupi tanah. Ada syarat ketinggian tertentu.

"Ketinggiannya sekitar 4-5cm," jelas Arief Zul Akbar, Asisten Manager Marketing PT Istana Alam Dewi Tara.

Jenis tanaman ini tergolong bandel. Setelah tertanam dengan baik, setidaknya setelah 5 hari, Anda cukup menyiraminya 1 kali setiap hari. Untuk menjaga bentuk, tanaman dipangkas setiap 2 bulan sekali dan setelah 3 pemangkasan, tanaman kempali dipupuk.

Beberapa pilihan tamanan ground cover yang tetap diminati adalah rumput gajah mini (Pennisetum purpureum schamach), ubi hias (Ipomea batatas 'Marguerite'), dan kacang hias (Arachis pintoi).

Namun, kini rumput gajah mini variegata tengah menjadi primadona. Perawakannya serupa rumput gajah mini, hanya saja daunnya berbelang-belang. Berbagai jenis tanaman ini biasanya dijual per meter persegi (m2).

"Untuk tiap meter persegi, harganya berkisar antara Rp 12.000- Rp 20.000," ujar Arief. (Bernadetta Tungga Aditya)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Pakai Cuka dan Baking Soda, Noda Bandel Rontok!

Posted: 19 Jul 2011 04:27 AM PDT

KOMPAS.com - Cuka dan baking soda, bisa jadi penyelamat ketika tiba saatnya Anda membersihkan kamar mandi. Pakai bahan makanan ini, kotoran bandel pun dijamin rontok.

Membersihkan kamar mandi bukan perkara mudah. Apalagi, kalau acara bersih-bersih ini sudah berhadapan dengan noda membandel. Bisa jadi, Anda harus menghabiskan waktu berjam-jam membersihkannya.

Memang, untuk membersihkan kotoran ini kita dapat saja menggunakan zat pembersih kamar mandi. Beberapa zat pembersih itu mungkin handal untuk merontokkan kotoran. Namun, selain itu, zat pembersih ini juga berefek negatif, antara lain bersifat korosif, dapat melukai tubuh, dan gas yang ditimbulkannya juga berbahaya bagi pernafasan.

Beruntungnya, pembersih dari bahan makanan ternyata juga dapat dipergunakan demi hasil setara dan efek negatif lebih minim. Untuk itu, cukup siapkan cuka dan baking soda, karena dalam urusan membersihkan kamar mandi pun keduanya sangat bermanfaat. Berbagai piranti di kamar mandi, dapat dibersihkan oleh keduanya.

Kloset

Hal pertama perlu dilakukan adalah membuat campuran cuka dan air. Masukkan campuran tersebut ke dalam botol spray. Semprotkan ke seluruh permukaan kloset.

Diamkan beberapa saat, kemudian lap dengan kain atau spons lembut. Sebagai sentuhan akhir, siram bagian dalam kloset dengan cairan anti bakteri. Anda juga bisa mengganti cairan anti bakteri ini dengan cairan pemutih pakaian, yang sudah dilarutkan dengan air.

Showerhead

Campurkan cuka dan air dan masukkan larutannya ke dalam kantong plastik. Kemudian, masukkan showerhead ke dalam kantong plastik tadi, lalu ikat ujungnya dengan karet gelang.

Diamkan selama kurang lebih satu jam. Kemudian buang air campuran cuka. Biarkan air mengalir dari shower selama beberapa detik untuk membilas.

Langkah terakhir, keringkan permukaan shower dengan kain lap lembut. Cara ini dapat membersihkan showerhead dari kerak dan kotoran yang menempel. Cara ini juga juga dapat menghilangkan kotoran yang menyumbat lubang keluarnya air pada shower .

Bathtub

Membersihkan bathtub secara teratur memang bertujuan agar bak mandi ini tidak berubah warna. Tapi, bagaimana jika ada noda membandel dan sulit dibersihkan?

Seperti beberapa tips sebelumnya, Anda bisa mengggunakan cuka dan baking soda. Untuk kegiatan membersihkan biasa, gunakan campuran cuka dan air yang disemprotkan ke permukaan bathtub. Untuk menghilangkan noda membandel, taburkan baking soda bubuk di atas noda.

Diamkan beberapa saat, kemudian campur dengan cuka, gosok dengan spons atau sikat halus. Terakhir, segera bilas bathtub dengan air dan keringkan memakai kain lap.

(Anissa Q. Aini)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

The Rainforest, Wajah Baru di "Sunset Road" Denpasar

Posted: 19 Jul 2011 03:48 AM PDT

BALI, KOMPAS.com - Kebutuhan hotel berbintang empat di Bali masih tinggi, yang bukan hanya untuk menjawab kebutuhan wisatawan akan layanan hotel kelas dunia, namun juga menjawab kebutuhan akan efisiensi waktu dan kenyamanan lokasi. Lokasi strategis tetap menjadi faktor penting bagi wisatawan, baik wisatawan bisnis maupun leisure.

Sunset road adalah salah satu area paling sibuk di Denpasar dan menjadi pintu akses menuju area-area penting di Bali.

-- Eddy Sutrisno

Demikian diungkapkan Eddy Sutrisno, President dan CEO PT Edsuko Cipta Prima, perusahaan pemilik hotel The Rainforest yang akan mulai dibangun pada Juli 2011 ini di kawasan sunset road Denpasar, Bali. Ia mengatakan, The Rainforest ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2012.

"Sunset road adalah salah satu area paling sibuk di Denpasar dan menjadi pintu akses menuju area-area penting di Bali. Untuk itu, kami pilih lokasi ini karena sesuai kebutuhan target pasar kami," kata Eddy kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (19/7/2011). 

Terletak di pertengahan prime area yang menghubungkan Seminyak-Nusa Dua dan Kuta-Sanur serta sekitarnya, The Rainforest dibangun di atas area seluas 3.835 meter persegi meliputi 161 room, 145 deluxe room dan 16 suite long-stay guest room. Seperti halnya hotel berbintang di Bali, hotel ini juga memiliki fasilitas lengkap, antara lain all-day dining restaurant, lobby lounge bar, coffee shop indoor maupun outdoor, fitness center, kolam renang dengan pool bar dan pool deck, dan lain-lainnya.

"Sesuai dengan namanya, kami akan tampil dengan disain interior dan eksterior bernuansa green design modern dengan sentuhan tropis sebagai aksen konsep hotel ini," ujar Eddy.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar