Selasa, 19 Juli 2011

Rumah Idaman “Tenang... Anda pun Bisa Punya "Cottage" Pribadi!” plus 2 more

Rumah Idaman “Tenang... Anda pun Bisa Punya "Cottage" Pribadi!” plus 2 more


Tenang... Anda pun Bisa Punya "Cottage" Pribadi!

Posted: 19 Jul 2011 11:34 AM PDT

KOMPAS.com - Banyak penginapan-penginapan mewah menawarkan bungalo atau cottage bernuansa etnik untuk memanjakan para tamu (baca: penyewa). Tenang saja, Anda juga bisa memiliki cottage sendiri di rumah. Pasti, Anda serasa punya hotel sendiri!

Kini, dengan lahan di rumah yang tidak cukup luas, Anda bisa mendesain cottage bernuansa etnik di lahan mini di belakang rumah Anda. Tentu saja, selain sebagai tempat bersantai keluarga, fungsinya pun bisa digunakan sebagai penginapan bagi tamu yang ingin menginap. Ikuti langkahnya:

Lahan

Anda tak perlu repot membeli sebidang tanah luas, tapi cukup manfaatkan lahan di belakang rumah, setidaknya ukuran enam atau tujuh meter persegi. Tujuh meter untuk bangunan cottage, semeter lebihnya sebagai desain halaman cottage mini Anda.

Bangunan 

Untuk bentuk dan desain, sebaiknya Anda memilih bahan bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu. Selain untuk menciptakan nuansa etnis, kayu dan bambu mudah divariasikan. Harganya pun cukup terjangkau.

Pilihan Furnitur

Gunakan furnitur dan aksesoris unik buatan tangan. Ini akan menambah kesan eksotis pada cottage mini Anda. Untuk menyambut tamu, pasanglah sebuah pintu kayu bergaya Maroko, misalnya.

Selain itu, untuk interior dan eksterior seperti teras, Anda bisa menggunakan permadani sehingga nuansa eksotis itu semakin terasa pada seluruh bagian cottage.

Desain eksterior

Untuk eksterior, Anda bisa memanfaatkan tanaman bambu China dan pinus untuk merindangkan bangunan. Di selasar halaman, misalnya, Anda dapat membuat atap dari bahan fiberglass transparan dan menanami tanaman merambat yang didesain menjalar ke atap fiber tadi untuk mepertegas eksotisme cottage mungil Anda ini.

Perlu diingat, agar pemasangan pintu ukiran dan desain interior sesuai dengan keinginan Anda, sebaiknya gunakan jasa seorang desainer interior agar desain cottage tidak asal jadi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Kedamaian Meditasi Bersama Ikan-ikan Koi...

Posted: 19 Jul 2011 10:52 AM PDT

KOMPAS.com - Sebagai kegiatan untuk melepas penat, meditasi di depan kolam ikan rasanya lebih nyaman, apalagi kolam khusus ikan koi. Duduklah dengan posisi bersila, pandangilah kolam ikan dengan warna-warni koi di dalamnya dan biarkan ikan-ikan cantik itu membantu Anda menenangkan vinnana atau pikiran Anda.

Mengapa koi? Koi adalah ikan yang dipercaya memancarkan energi positif sehingga cocok menemani Anda bermeditasi. Dalam filosofi China, yin dilambangkan sebagai wanita, dan yang sebagai pria.

Selain tangguh dan kuat, dalam tradisi China dan Jepang ikan tersebut mendeskripsikan kekuatan yang berlawanan namun saling membangun. Kedua bagian berbeda itu menjadi satu, sehingga sangat cocok untuk membantu menyeimbangkan kondisi tubuh yang sedikit terganggu akibat kelelahan bekerja seharian.

"Meditasi memberi Anda alat untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Saya telah membuktikannya, pikiran menjadi tenang hanya dengan bernapas secara teratur. Dan itu membantu 'diri' saya kembali," kata Emily Brydon, Canadian Alpine Ski Team, di valueyogamat.com.

Emily mengatakan, bukankah terkadang, demi memperoleh kondisi tubuh dan pikiran prima, seseorang kerap tak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya? Kini, melalui media kolam ikan koi, Anda hanya perlu merogoh kocek sekali saja untuk membuat kolam ikan seperti yang anda inginkan untuk membantu bermeditasi.

Namun, bila telah memiliki kolam tersebut, tetapi belum juga memenuhi kriteria nyaman untuk meditasi, Anda tidak perlu khawatir. Lakukan sedikit perombakan dengan membuat tempat duduk di pinggiran kolam seukuran 1 meter persegi. Usahakan tempat duduk tersebut lebih tinggi agar memudahkan Anda memandangi ikan-ikan koi kesayangan Anda itu dengan posisi duduk bersila.

"Kita tidak bermeditasi untuk melihat surga, tapi untuk mengakhiri penderitaan. Jika Anda punya waktu untuk sadar, berarti Anda punya waktu untuk bermeditasi," kata Ajahn Chah, seorang master yoga asal Thailand.

Maka, kini mulailah bermeditasi dengan memanfaatkan media kolam ikan koi yang ada di rumah Anda. Tidak mahal, tapi menyehatkan!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Awas, Wangi Cat Memanipulasi Timbal!

Posted: 19 Jul 2011 07:50 AM PDT

KOMPAS.com - Cat dinding interior harum mewangi? Ada baiknya lebih berhati-hati saat membeli, karena ini biasanya untuk memanipulasi bau kandungan timbal di dalamnya.

"Timbal atau VOC yang terkandung di dalamnya tinggi. Biasanya kandungan logam berat ini ada pada zat pewarna cat," ujar Manajer Riset dan Pengembangan PT Mowilex Indonesia Rina Sagitawati usai acara relaunching cat tembok interior New Cendana di Jakarta, pekan lalu.

Ia mengatakan, sebagian VOC atau volatile organic compound yang terkandung dalam pewarna cat terus mengudara dan tak henti menguapkan gasnya meski berkadar rendah selama bertahun-tahun setelah pengecatan. Untuk itu, Rina menyarankan selalu memilih cat dengan low VOC atau bahkan tidak mengandungnya sama sekali.

"Tak sadar saat membuka kaleng cat atau saat mengecat biasanya kita mencium bau harum, padahal itu kandungan bahan berbahaya bernama VOC seperti solvent atau timbal, dan merkuri. Solvent inilah yang berfungsi agar cat gampang diaduk, mudah dipakai dan lekas kering," ujarnya.

Begitu kandungan solvent menguap dan menyebar ke seluruh ruangan, akibatnya akan mencemari lingkungan dan kesehatan, terutama terhirup secara berlebihan. Efek buruk berupa gangguan ringan yang ditimbulkannya akan menyebabkan iritasi mata, kulit perih, dan gangguan pernapasan sehingga berbahaya bagi yang alergi. Pada jangka panjang, uap berbahaya ini dapat menimbulkan kanker, kerusakan hati dan gangguan sistem pernapasan dan lain-lainnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar