Selasa, 30 November 2010

Rumah Idaman “Bikin Ruang Keluarga Bersuasana Saung Pedesaan” plus 2 more

Rumah Idaman “Bikin Ruang Keluarga Bersuasana Saung Pedesaan” plus 2 more


Bikin Ruang Keluarga Bersuasana Saung Pedesaan

Posted: 01 Dec 2010 03:31 AM PST

KOMPAS.com - Duduk di saung, menikmati angin sepoi-sepoi. Ditemani alunan suling bambu. Dilengkapi nikmatnya singkong rebus dan teh hangat. Sungguh suasana pedesaan yang selalu dirindukan

Stop melamunnya. Daripada menghabiskan waktu dengan membayangkan suasana pedesaan yang menyenangkan, mengapa tidak kita bawa kenangan tadi ke ruang keluarga? Pada intinya, sama saja dengan penataan ruang keluarga biasa, tapi pilih furnitur dan aksesori yang memberi kesan "outdoor" yang kuat. Contohnya ruang keluarga ini.

Sebagai pengganti sofa, pemilik rumah ini menempatkan daybed . Bukan sembarang , melainkan yang terbuat dari anyaman rotan. Dengan demikian, daybed sudah menyumbangkan tampilan alami untuk ruang keluarga. Tapi tidak cukup cuma , perlu didukung pula oleh furnitur dan aksesori lain di sekelilingnya.

Sekarang perhatikan pilihan single chair -nya. Tidak berbahan alami, seperti kayu, bambu, atau rotan. Single chair  ini berbahan kain dengan rangka besi, layaknya kursi-kursi modern. Tapi coba lihat desainnya, sebenarnya single chair  ini masuk kategori furnitur outdoor . Itu sebabnya, kehadiran si kursi di ruang keluarga ini menegaskan kesan outdoor  yang ingin ditampilkan.

Berikutnya, kita lihat lantainya. Ada karpet hijau di sana. Sekilas pandang, si karpet hijau ini menyerupai sepetak rumput, ya ? Ini dia sebenarnya yang paling berhasil "menipu" mata kita. Sehingga saat melihatnya, otomatis mata dan otak kita membayangkan rumput yang segar.

Dengan berpadunya furnitur dan aksesori bernuanasa alami tadi, ditambah lagi bukaan yang lebar, tidak perlu lagi melamunkan suasana pedesaan. Sudah hadir, kok , di ruang keluarga Anda. (Anissa Q. Aini/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Lukisan Bunga Membuat Tiang Teras Lebih Menarik

Posted: 01 Dec 2010 03:23 AM PST

KOMPAS.com - Tiang bangunan dapat menjadi lebih indah hanya dengan lukisan. Lukisan tanaman menjadikan kolom terlihat unik.

Biasanya kolom bangunan teras  dicat polos. Warnanya sesuai dengan tema warna utama bangunan. Sedikit membosankan mungkin hal seperti itu. Nah, untuk membuat kolom bangunan menjadi unik, coba lukislah kolomnya. Cara melukisnya itu mirip  grafiti. Gampang banget dan hasilnya menawan.

Pada foto, kolom dicat hitam , dan lukisan bunga dicat dengan warna putih. Kolom yang hitam memperjelas penampilan bunga yang menjadi aksen  yang kuat untuk dijadikan point of interest.

Sebagai elemen percantikan, lantai di antara kolom diisi oleh koral kecil yang berwarna putih. Kesan kaku, membosankan, dan efek "mengurung ruang" yang biasa ditimbulkan kolom menjadi hilang.  Kini kesan lembut, dinamis, dan menyenangkan menghiasi lorong ruangan. (Indra Zaka Permana/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Dandani Teras Mungil Supaya Menarik

Posted: 01 Dec 2010 03:13 AM PST

KOMPAS.com - Ukurannya mungil, hanya kurang lebih 3,2 meter persegi. Meski demikian tidak menghalangi teras ini untuk tampil menarik. Karena biar kecil, teras ini bermanfaat pula untuk menyambut tamu. Mau nyontek?

Rumah dimana teras ini berada luasnya kurang dari 100 meter persegi. Jadi pemanfaatan lahan harus maksimal, termasuk di dalamnya teras.Walaupun bukan bagian dari ruang dalam, tapi teras pun punya hak didandani secantik interior. Salah satu caranya adalah dengan memilih tema dan desain furnitur yang unik.

Untuk tampil menarik, tidak harus dengan furnitur mahal dengan desain kontemporer yang "aneh". Melihat dari foto teras ini, kesan catchy  hadir dari penempatan tiga buah kursi berbeda desain. Ditambah lagi dengan wadah koran dan majalah yang desainnnya juga unik. Material kayu dengan warna alami, membuat teras ini tampil natural.

Beda desain, kok , tidak tampak acak-acakan, ya ? Kuncinya adalah tema. Teras mungil ini bertema natural, semua furnitur berwarna alami kayu. Itu sebabnya meski beraneka bentuk ada di sana, tetap tampak "menyatu". Sebaliknya, jika ingin mengaplikasikan lebih dari satu warna, tempatkan furnitur dengan desain yang senada.

Terbukti, kan , ukuran berapapun teras Anda, tetap ada cara membuatnya menarik. Tampilan cantik, fungsinya pun lebih maksimal. Menerima tamu tidak lagi mutlak di dalam rumah, di teras pun tidak mengapa. (Anissa Q. Aini/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar