Sabtu, 20 November 2010

Rumah Idaman “Mendengar Suara Alam yang Sakit” plus 2 more

Rumah Idaman “Mendengar Suara Alam yang Sakit” plus 2 more


Mendengar Suara Alam yang Sakit

Posted: 21 Nov 2010 05:07 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Bertubi-tubi bencana alam datang ke negeri ini. Puluhan ribu korban jiwa menjadi saksi bisu betapa ganasnya alam kita saat ini. Namun, kita mungkin lupa keganasan alam ini tidak timbul serta merta. Ia bangkit karena sudah terlalu lama disakiti oleh kita, sebagai manusia, itu sendiri.

Pesan inilah yang ingin disampaikan seorang pelukis dan pematung asal Bandung, Sunaryo, lewat karya instalasi yang bertajuk "Titik Bumi" yang dipamerkan dalam pameran desain interior "Design.ID", Minggu (21/11/2010), di Jakarta Convention Center.

Di dalam sebuah ruangan tertutup berwarna hitam, pengunjung Design ID dibuat penasaran akan isi dari kotak hitam tersebut, apalagi di luarnya terdapat sebuah pohon besar berwarna cokelat dengan daun-daun yang berguguran di setiap sisinya.

Seorang staf pameran karya ini, Sherly, pun menjelaskan maksud sang kreator akan kehadiran pohon mencolok mata itu. "Sekarang bumi sedang sakit jadi banyak bencana. Konsep pohon ini awalnya hijau sekarang cokelat layu dan di atasnya ada beton-beton yang ditanam. Ini menunjukkan pohon sekarang banyak yang ditebang dan dialihfungsikan untuk bangunan-bangunan, pohon yang dulu rimbun, kini hanya sampa yang ada hanya sampah dedaunan yang berserakan," ucap Sherly.

Di bagian dalam kotak hitam, Sunaryo pertama menampilkan sebuah karya yang bertemakan kebakaran hutan yang dihiasi sisa pohon yang terbengkalai, dan cat tembok warna hitam dan merah menandakan betapa parahnya bumi ini tengah disakiti. Di bagian selanjutnya, karya instalasi Sunaryo berusaha membangkitkan emosi pengunjung dengan suasana yang lebih cerah.

"Di sini juga kami pasang kipas dan es supaya hawa dingin bisa langsung dirasakan pengunjung sambil melihat video alam yang asri," ucap Sherly. Dari sini, Sunaryo ingin menyampaikan kepada pengunjung bahwa keasrian alam inilah yang harus dijaga manusia.

Di bagian lainnya, Sunaryo kembali mengajak pengunjung untuk melihat realita yang ada saat ini. Kliping-kliping berita pengrusakan hutan dan bencana alam, mendominasi sebuah dinding. Di samping dinding tersebut, terdapat karya Sunaryo lagi tentang mata air terakhir yang bisa dinikmati manusia. Terdapat sebuah keran yang meneteskan satu titik air. Keran tersebut dikeliling batang-batang pohon yang tersisa sehabis ditebang.

"Masyarkat harus sadar kalau lama-lama pohon kita habis dan hutan jadi gundul, air pun akan semakin langka," ujar Sherly.

Sunaryo merupakan seniman kelahiran Banyumas, 15 Mei 1943. Ia menempuh studi di Fine Arts Department, Institut Teknologi Bandung tahun 1969 lalu mengambil gelar Bachelor of Arts -Marble Technology di Italia tahun 1975. Hingga tahun 2008, ia sempat menjadi dosen Fine & Arts di ITB.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Aplikasi Video Mapping dalam Ruangan

Posted: 21 Nov 2010 04:49 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi dan desain interior adalah sebuah satu kesatuan yang saling mendukung salah satunya dalam meningkatkan ambience suatu ruangan agar lebih hidup. Saat ini, teknologi video mapping sudah mulai gencar digunakan untuk peningkatan ambience ruangan.

Video mapping dinilai bisa menghidupkan sebuah karya desain statis sehingga menjadi lebih hidup karena dipadupadankan dengan gambar bergerak yang ditembakkan dari video. Penggunaan video mapping juga diyakini bisa menambahkan space ruangan sehingga terkesan lebih luas

"Video mapping bisa digunakan ambience tapi ke depannya kita bisa pakai teknologi video mapping untuk menciptakan space ruangan," ucap Wakil Sekjen Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Rina Renville, di JCC, Jakarta, Minggu (21/11/2010).

Ia menjelaskan video mapping merupakan ruang lingkup baru antara seni dan grafis. Selain menciptakan ambience, video mapping memberikan space ruangan sambil menciptakan sebuah pesan. "Aplikasinya memang untuk bangunan commercial seperti hotel, bar, resto. Dengan video mapping, orang akan merasakan hal berbeda terasa lebih hidup, ini untuk melengkapi keindahan desain interior yang statis," ucap Rina.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Hari Terakhir Design ID, Pameran Desain Interior Termutakhir

Posted: 21 Nov 2010 04:38 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia International Interior Design Forum 2010 atau yang disebut dengan "Design.ID" memasuki hari terakhir, Minggu (21/11/2010). Bagi Anda yang belum mendatangi event terbesar karya desainer interior Tanah Air jangan khawatir karena pameran ini masih akan dibuka hingga malam nanti, sekitar pukul 21.00 WIB.

Apa yang bisa Anda temukan di sini? Banyak karya interior menarik yang bisa memanjakan mata Anda dalam pameran yang dilaksanakan di Jakarta Conventiom Center, Senayan, Jakarta, ini. Di area Planary Hall, Anda akan menemukan beragam karya interior unik, mulai dari aspek pencahayaan, furnitur, sampai aplikasi teknologi mutakhir yang diwujudkan untuk memperkuat ambience suatu ruangan.

Sebut saja salah satu karyanya, yakni "Genjer Gesture". Genjer gesture merupakan sebuah lampu berbentuk orang-orang yang tampak menari meliuk-liuk. Bentuk ini dihadirkan ke dalam bentuk lampu.

Di taman labyrinth yang terletak di dalam Planary Hall, banyak juga yang bisa Anda lihat, yakni karya mahasiswa desain interior Tanah Air. Karyanya seperti meja yang bagian dasarnya terbuat dari gelas kertas yang biasa didapat dari coffee shop yang diletakkan bertumpuk-tumpuk. Ada juga bentuk rangkaian lampu yang digantungkan dengan menggunakan tali untuk mempercantik macam ruangan di rumah Anda.

Tidak hanya karya desain yang unik dan terlihat kontemporer, Anda juga masih bisa melihat-lihat desain interior lainnya yang cocok diterapkan bagi residential. Tidak hanya menampilkan karya, pengunjunjung juga bisa mengikuti rangkaian workshop hari ini yang mengangkat tema "Genius Air Conditioner with Eco Friendly Technology" pukul 10.00-12.00, "Fengshui dan Interior" pukul 13.00-15.00, "50 Indonesian Architects and Emergings" pukul 15.00-17.00, dan "The Young Designer" pukul 17.00-18.00.

"Tujuan utama kami adalah menjadi pusat desain interior Tanah Air, kami ingin menunjukkan kalau karya desainer Tanah Air tidak kalah dengan desainer luar, masyarakat perlu diberikan pengetahuan bahwa desainer interior tak hanya sekadar menata gorden, tetapi lebih dari itu," ucap Rina Renville, Minggu (21/11/2010) di Jakarta Convention Center.

Jadi, tunggu apa lagi, yuk cari inspirasi untuk mempercantik rumah di Design.ID 2010!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar