Kamis, 11 November 2010

Rumah Idaman “Inilah Pengurus DPP REI 2010-2013” plus 3 more

Rumah Idaman “Inilah Pengurus DPP REI 2010-2013” plus 3 more


Inilah Pengurus DPP REI 2010-2013

Posted: 11 Nov 2010 03:05 PM PST

Inilah Pengurus DPP REI 2010-2013

Ketua Umum           : Setyo Maharso
Wakil Ketua Umum : Djoko Slamet Utomo
Wakil Ketua Umum : Harry Raharta
Wakil Ketua Umum : Ganny Soedarsono
Wakil Ketua Umum : Muhammad Nawir
Wakil Ketua Umum : Preadi Ekarto
Wakil Ketua Umum : J. Sudiyanto
Wakil Ketua Umum : Andi Idris Manggabarani   
Wakil Ketua Umum : Adrianto P Adhi
Wakil Ketua Umum : Handi Prananta
Wakil Ketua Umum : Reddy Hartadi
Wakil Ketua Umum : Handaka Santosa
Wakil Ketua Umum : Yuke E Susiloputro
Wakil Ketua Umum : Artur MD Batubara
Wakil Ketua Umum : Teguh Kinarto

Sekretaris Jenderal : Eddy Hussy
Wakil Sekjen           : Harso Waluyo Wiyono
Wakil Sekjen           : Taufik Mustofa
Wakil Sekjen           : Rusmin Lawin
Wakil Sekjen           : Raymond Arfandi
Wakil Sekjen           : Mulia Parmadi
Wakil Sekjen           : Ahmad Mipon
Wakil Sekjen           : Yoke Prayogo
Wakil Sekjen           : Dadang Juhro
Wakil Sekjen           : Bally Saputra
Wakil Sekjen           : Ary Prasetyautama
Wakil Sekjen           : Aries Senjaya
Wakil Sekjen           : Adri Istambuk
Wakil Sekjen           : Theresia Rustandi

Bendahara Umum            : Tulus Santoso
Wakil Bendahara Umum  : Utama Gondokusumo
Wakil Bendahara Umum  : Hyanto Wihadhi
Wakil Bendahara Umum  : Indrawati Setiawan
Wakil Bendahara Umum  : Uwat
Wakil Bendahara Umum  : Hargo Mandiraharjo
Wakil Bendahara Umum  : Ariful Y Hidayat
Wakil Bendahara Umum  : Winarno Hadi

Koordinator Regional
Koordinator Regional I     : M Tajhuddin Noor
Wakil Krd Regional I        : John Satri
Koordinator Regional II    : Anwar Hadimi
Wakil Krd Regional II       : Rudiansyah
Koordinator Regional III   : Ni Ketut Wolini
Wakil Krd Regional III      : Supratman

(Sabrina Asril/Adhi Ksp)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Menpera: Subsidi Kredit Konstruksi Dikaji

Posted: 11 Nov 2010 12:50 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pemerintah sedang mengkaji kemungkinan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dimanfaatkan untuk bantuan kredit konstruksi rumah bersubsidi. Hal itu guna menekan biaya produksi rumah untuk masyarakat berpenghasilan menengah bawah.

Demikian dikemukakan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, di Jakarta, Kamis (11/11).

Saat ini, suku bunga kredit konstruksi berkisar 14 persen. Ongkos itu dibebankan ke harga rumah. Dengan subsidi suku bunga kredir konstruksi dari FLPP, maka harga rumah diharapkan bisa ditekan setidaknya 3 persen.

"Kalau suku bunga kredit konstruksi rumah subsidi mendapat keringanan, maka harga jual rumah ke konsumen bersubsidi bisa ditekan," ujarnya. (Brigita Maria Lukita G)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Pesan untuk Maharso: Kepastian Hukum dan Biaya Ekonomi Tinggi

Posted: 11 Nov 2010 12:45 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum DPP REI, Teguh Satria mengaku gembira atas terpilihnya Setyo Maharso sebagai Ketua Umum DPP REI pengganti dirinya. Ia juga menitipkan beberapa hal yang harus ditangani dengan baik oleh ketua umum baru.

"Ada dua poin yang pertama saya sampaikan itu yang paling penting (untuk ditangani) yakni terkait dengan kepastian hukum dan high cost economy," ujar Teguh, Kamis (11/11/2010), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Ia mengaku dua hal tersebut memang sulit untuk segera dituntaskan karena akan selalu ada setiap saat, akan tetapi paling tidak dapat bisa dieliminir.

Selain dua hal tersebut, ada empat hal lainnya yang menjadi pekerjaan rumah bagi Ketua Umum DPP REI baru. Empat hal tersebut yakni pembiayaan tabungan dan iuran wajib perumahan, program seribu menara rusunami, tata ruang bawah tanah dan udara, dan kepemilikan properti untuk orang asing.

"Di samping masalah bisnis, ada juga masalah organisasi. Ada beberapa yang saya sampaikan, untuk profesional perlu badan Diklat yang ditingkatkan. Media komunikasi, majalah Real Estate, juga perlu dipertahankan," ucap Teguh. (Sabrina Asril)

Ada dua poin yang pertama saya sampaikan itu yang paling penting (untuk ditangani) yakni terkait dengan kepastian hukum dan high cost economy.

-- Teguh Satria

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Maharso: Antara Pusat dan Daerah Harus Setara

Posted: 11 Nov 2010 11:54 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP REI, Setyo Maharso, berjanji akan menyelaraskan kepengurusan REI di pusat maupun di daerah dengan cara pembelajaran bagi para pengembang di daerah. Ia juga mengaku akan berupaya merubah paradigma yang menganggap pengembang sebagai pencari kerja, bukan investor.

"Selama ini kami, terutama di daerah, dianggap sebagai pencari pekerjaan. Padahal kami membangun lima atau sepuluh rumah harusnya itu juga dianggap sebagai investor yang menciptakan lapangan pekerjaan. Pemda harus merubah cara pikirnya," ujar Maharso, Kamis (11/11/2010), kepada para wartawan usai terpilih dalam Munas REI ke-13, di Hotel Kempinski, Jakarta.

Menurutnya, pemerintah daerah harus menyadai bahwa kalau para pengembang menciptakan proyek maka akan menciptakan lapangan pekerjaan dan akan menghidupkan perekonomian di daerah, sehingga pendapatan pun akan meningkat.

Selain itu, ia juga akan meningkatkan kesetaraan kepengurusan REI di pusat maupun di daerah dengan membuat suatu pembelajaran bagi para pengembang. "Saya menginginkan kesetaraan. Saya akan membangun hal yang setara antara pengusaha pusat dan daerah agar lebih baik melalui pembelajaran pengembang," ucap Maharso.

Adapun, Maharso terpilih sebagai Ketua Umum DPP REI periode 2010-2013 setelah mengalahkan dua calon lainnya yakni Alwi Bagir Mulachela dan Muhammad Nawir. Ia juga sekaligus menjadi ketua tim formatur kepengurusan DPP REI ke depan yang hasilnya akan diumumkan malam ini. (Sabrina Asril)

Selama ini kami, terutama di daerah, dianggap sebagai pencari pekerjaan. Padahal kami membangun lima atau sepuluh rumah harusnya itu juga dianggap sebagai investor yang menciptakan lapangan pekerjaan. Pemda harus merubah cara pikirnya.

-- Setyo Maharso

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar