Selasa, 09 November 2010

Rumah Idaman “BSD Masterplan Terbaik, Kemang Village Future Project” plus 3 more

Rumah Idaman “BSD Masterplan Terbaik, Kemang Village Future Project” plus 3 more


BSD Masterplan Terbaik, Kemang Village Future Project

Posted: 09 Nov 2010 01:34 PM PST

BSD meraih penghargaan FIABCI Indonesia - BNI Prix dExcellence 2010. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum DPP REI 2007-2010 Teguh Satria dan Direktur Consumer and Retail BNI Darmadi, dan diterima Direktur BSD Ignesj Kemalawarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Mandiri Bumi Serpong Damai (BSD) meraih penghargaan sebagai juara pertama masterplan terbaik FIABCI Indonesia - BNI Prix d'Excellence Awards 2010.

Dalam pengumuman di Hotel Indonesia Kempinski, Selasa (9/11/10) malam, BSD juga meraih penghargaan pertama untuk kategori rumah mewah.

Sementara untuk kategori superblok, Pacific Place meraih tempat pertama dan runner-up Kemang Village.

Untuk kategori shopping center, Cihampelas Walk Extension Bandung meraih tempat pertama, sementara runner-up adaah Central Park Mall dari Agung Podomoro Group.

Untuk kategori industri dan pergudangan, kawasan industri Jababeka meraih tempat pertama, sedangkan Delta Silicon Industrial Park dari Lippo Cikarang meraih runner-up.

Untuk kategori apartemen sejahtera, pemenangn ua adalah Kalibata Residences dari PT Pradani Sukses Abadi, sedangkan runner-up The Modern Golf Apartment dari PT Modernland Realty Tbk.

Untuk kategori RSS/RSH/RST, pemenangnya adalah Sanggar Mas Lestari dari PT Tri Mitra Sanggar, sedangkan runner-up adalah Mutiara Gudang Timur dari PT Bumi Persada Damai.

Untuk kategori rumah menengah, pemenangnya dalah Citra Grand Cibubur dari PT Sinar Bahana Mulya, sedangkan runner-up adalah Citra Raya Tangerang dari PT Ciputra Residence.

Kategori rumah mewah dimenangkan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai, sedangkan runner-up Kota Baru Parahyangan dari PT Bela Putera Intiland.

Kategori office building dimenangkan Talavera Office Park, sedangkan  runner-up Rasuna Epicentrum dari PT Bakrie Swasakti Utama.

Kategori Future Project diraih oleh Kemang Village.

Beberapa kategori yang tak ada pemenangnya adalah apartemen mewah, apartemen menengah, town house, hotel, dan kategori khusus.

Penghargaan diberikan oleh Ketua Umum DPP REI Teguh Satria dan Direktur Consumer and Retail BNI Darmadi.

DAFTAR LENGKAP PEMENANG FIABCI INDONESIA - BNI PRIX D'EXCELLENCE AWARDS 2010

Apartemen Sejahtera
 
1. Kalibata Residences (PT Pradani Sukses Abadi)
2. The Modern Golf Apartment (PT Modern Land Realty Tbk)

Apartemen Menengah -- tak ada pemenang
Apartemen Mewah  -- tak ada pemenang
Town House -- tak ada pemenang

RSS/RSH.RST
1. Sanggar Mas Lestari (PT Tri Mitra Sanggar)
2. Mutiara Gading Timur (PT Bumi Persada Damai)

Rumah Menengah
1. Citra Grand Cibubur (PT Sinar Bahaya Mulya)
2. Citra Raya Tangerang (PT Ciputra Residence)

Rumah Mewah
1. Kota Mandiri Bumi Serpong Damai (PT BSD Tbk)
2. Kota Baru Parahyangan (PT Bela Putera Intiland)

Master Plan
1. Kota Mandiri Bumi Serpong Damai (PT BSD Tbk)
2. Kota Baru Parahyangan (PT Bela Putera Intiland)

Office Building
1. Talavera Office Park (PT Graha Lestari Cipta Kencana)
2. Rasuna Epicentrum (PT Bakrie Swasakti Utama)

Shopping Center
1. Cihampelas Walk Extension (PT Karya Abadi Samarga)
2. Centrak Park (PT Agung Podomoro Land)

Hotel  -- tak ada pemenang
Kategori Khusus -- tak ada pemenang

Kawasan Industri/Pergudangan
1. Kawasan Industri Jababeka (PT Graha Buana Cikarang)
2. Delta Silicon Industrial Park (PT Lippo Cikarang Tbk)

Future Project
Kemang Village (PT Almaron Perkasa)

(Sabrina Asril/R Adhi Ksp)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Wapres Akui Tata Ruang Kota Semrawut

Posted: 09 Nov 2010 12:20 PM PST

Wakil Presiden Boediono.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono mengakui tata ruang di kota-kota di Indonesia dibangun semrawut. Tidak ada rencana rasional mengenai tata ruang dan tata kota yang baik. Akhirnya yang terjadi, bukan hanya membangun untuk pembangunan, akan tetapi kesemrawutan pembangunan.

Kita punya kota akhirnya semrawut semuanya.

-- Wapres Boediono

Hal itu diungkapkan Wapres Boediono saat membuka Musyawarah Nasional ke-13 Realestate di Jakarta, Selasa (9/11/2010). Dalam acara itu hadir Menteri Perumahan Suharso Monoarfa, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto dan Ketua DPP Realestate Indonesia Teguh Satria.

"Kita punya kota akhirnya semrawut semuanya. Dan, kita juga punya kota besar dengan jumlah penduduknya yang besar, akan tetapi itu menjadi mozaik dari pembangunan yang tidak terencana, Akibatnya, persoalannya menjadi ruwet seperti di antaranya masalah lalu lintas, air minum dan banjir di Jakarta dan kota-kota besar lainnya," ujarnya.

Menurut Wapres, dengan tidak adanya tata ruang dan tata kota yang baik, sebagai contoh, orang yang tinggal di wilayah Barat kerjanya di Timur. "Yang tinggal di Timur, kerjanya di Barat. Demikian di wilayah-wilayah lainnya sehingga menimbulkan kemacetan kota," tandas Wapres.

Wapres mengakui ini kesalahan seluruh pihak termasuk pemerintah pusat dan daerah. "Karena, kita tidak punya tata ruang yang jelas dan kebijakan yang benar-benar," tambah Wapres.

Harusnya, lanjut Wapres, ada tata ruang yang rasional yang bisa dilaksanakan dengan benar dan bukan yang di atas kertas. "Ini kelemahan dari negara berkembang. Kita harus akui itu. Sekarang ini, sejumlah daerah ada yang belum punya atau punya tata ruang, akan tetapi ada yang masih proses. Ada yang selesai dan rapih, akan tetapi tidak dilaksanakan dengan benar baik oleh penguasa maupun masyarakat," kata Wapres lagi.

Sebelumnya, Teguh Satria melaporkan adanya sejumlah hambatan dalam mewujudkan pembangunan di antaranya tata ruang dan tata kora, perizinan, lahan dan pendanaan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Proyek Real Estate Terbaik Diumumkan Malam Ini

Posted: 09 Nov 2010 09:12 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Penghargaan bagi proyek-proyek real estate terbaik di Indonesia, FIABCI Indonesia-BNI Prix d'Excellence Award 2010, akan digelar malam ini. Sebanyak empat belas kategori akan diperebutkan oleh 40 proyek dari berbagai pengembang di tanah air.

Namun, ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena pada tahun ini isu lingkungan menjadi fokus penilaian dewan juri yang terdiri dari Direktur Procon Lucy Rumantir, Arsitek Senior Budi Lim, Pakar Planologi ITB Haryo Winarso, Kepala Bappeda DKI Jakarta Sarwo Handayani, dan perwakilan UN Habitat Hizrah Muchtar.

"Unsur proyek yang ramah lingkungan lingkungan salah satu unsur yang punya kredit paling tinggi dalam penilaian dewan juri kali ini," ucap Ketua Penyelenggara FIABCI Indonesia-BNI Prix d'Excellence Awards 2010, Johannes Tulung, Selasa (9/11/2010), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Ada empat belas kategori yang akan direbutkan 40 proyek yang mengikuti kompetisi ini. Keempat belas kategori dibagi ke dalam dua kelompok yakni residental dan non residental.

Dalam kelompok Residental dibagi lagi menjadi veritkal dan horizontal. Untuk kategori di sektor residental vertikal yakni Apartemen Sejahtera (Rusunami), Apartemen Susun Menengah, Apartemen Mewah, Town House. Sementara residental horizontal terdiri dari kategori Rumah Sejahtera Tapak, Rumah Menengah, dan Rumah Mewah.

Adapun, di kelompok non residental, kategori-kategori yang diperebutkan yakni master plan, superblock, shopping center, hotel dan resort, perkantoran, specialized category, dan kawasan industri/pergudangan.

"Kategori yang terbanyak kali ini adalah master plan termasuk kota baru ini diikuti enam proyek terdapat Lippo Karawaci, BSD, dan Kota Baru Parahyangan," ucap Johannes.

Siapakah yang akan menjadi proyek real estate terbaik setanah air? Hal itu baru akan diketahui pada puncak acara Gala Dinner FIABCI Indonesia Prix d'Excellence Awards 2010 hari ini, Selasa (9/11/2010) pukul 19.00 dalam kelanjutan acara Munas REI di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. (Sabrina Asril)

Unsur proyek yang ramah lingkungan lingkungan salah satu unsur yang punya kredit paling tinggi dalam penilaian dewan juri kali ini.

-- Johanes Tulung

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Menpora Dorong Daerah Bangun Athlete Village

Posted: 09 Nov 2010 08:33 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Andi Malarangeng, mendorong tiap kawasan untuk mendirikan athlete village yang terdiri dari kompleks hunian atlet serta segala macam fasilitas olahraga yang mampu memicu peningkatan prestasi. Tak hanya itu, untuk mengembalikan prestasi bangsa di bidang olahraga, Menpora juga meminta agar kesejahteraan atlit tetap diperhatikan.

"Kalau semua perumahan ada fasilitas olahraga, prestasi olahraga akan maju. Tambah lagi dengan perumahan atlet, membuat kompleks olahraga tempat menginap dan lainnya itu bisa jadi athlete village," ujar Menpora Andi Malarangeng, Selasa (9/11/2010), dalam Munas REI, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Ia mengungkapkan athlete village tersebut akan dibangun di Kompleks Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Bangunan berlantai tiga tersebut akan mengahabiskan dana sebesar Rp 200 miliar.

"Saya inginkan semua daerah punya kompleks olahraga, seperti Senayan dalam idealismenya dulu. Konsep Senayan, kompleks olahraga. Diharapkan akan ada Senayan kedua di daerah lainnya yang lengkap dengan athlete village," ucap Menpora.

Selain kompleks olahraga yang lengkap, pemerintah juga mendukung pembangunan sekolah-sekolah olaharaga yang mampu mencetak bibit-bibit emas di kemudian harinya. "Baru ada satu, Ragunan, tapi sudah jadul. Kami ingin membangun yang baru di lokasi yang baru. Kami mendorong semua provinsi bangun kawasan olahraga, termasuk athlete village," ucapnya.

Ia mengingkan di tiap provinsi setidaknya memiliki sekolah olahraga dan kawasan atlet. Hal lainnya untuk mendongkrak prestasi atlet adalah dengan memperhatikan kesejahteraan atlet.

"Tahun lalu, 100 rumah masing-masing Rp 100 juta untuk 100 atlet, tapi tiba-tiba kena pajak. Harus dinaikkan jadi Rp 125 juta karena kena pajak jadi Rp 75 juta. Harusnya sumbangan untuk atlet tak usah ada pajak. Tak ada artinya untuk penerimaan negara, tapi ada artinya bagi atlet," ucap mantan juru bicara kepresidenan ini. (Sabrina Asril)

Kalau semua perumahan ada fasilitas olahraga, prestasi olahraga akan maju. Tambah lagi dengan perumahan atlet, membuat kompleks olahraga tempat nginap dan lainnya itu bisa jadi athelete village.

-- Andi Mallarangeng

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar