Jumat, 26 November 2010

Rumah Idaman “Si Jingga Pembuat Cantik Kamar Anak” plus 2 more

Rumah Idaman “Si Jingga Pembuat Cantik Kamar Anak” plus 2 more


Si Jingga Pembuat Cantik Kamar Anak

Posted: 26 Nov 2010 09:32 AM PST

KOMPAS.com - Memanfaatkan satu warna bisa jadi solusi jitu percantikan ruang. Tirai jingga di kamar ini berikan pengaruh kuat pada suasana nyaman di seluruh ruangan

Di kamar ini, wallcover  menjadi background dari sebuah sajian visual lain di kamar. Soal warna, tema warna jingga mendominasi atmosfer ruangan. Jingga merupakan warna tirai. Jingga juga merupakan warna  daun yang terdapat pada motif wallcover. 

Dominasi warna ternyata bisa menjadi alat untuk mengubah suasana ruangan, dan sekaligus mempercantiknya. Memanfaatkan warna yang tadinya tak dominan, lalu di "pompa" oleh warna tirai jingga, menimbulkan sebuah komposisi ruangan yang lebih dinamis.  (Indra Zaka Permana/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Sofa dan Meja Pojok Berkaki Tembok

Posted: 26 Nov 2010 09:25 AM PST

KOMPAS.com - Banyak hal bisa menjadi inspirasi untuk membangun tata ruang di dalam rumah kita. Salah satunya dari kamar tidur di sebuah unit resor.

Cahaya lampu kekuningan melengkapi suasana yang telah dibangun dari sofa dan meja pojok berkaki tembok tadi. Suasana ruang duduk pada kamar tidur ini pun menjadi lebih romantis

Semboyan lees is more  atau "lebih sedikit lebih baik", yang melandasi kelahirkan arsitektur minimalis, mungkin bisa juga diterapkan pada tata ruang. Tengoklah apa yang ada di  sudut ruang pada foto.

Mungkin sih, semboyan less is more  tidak secara sengaja diterapkan di sana. Namun, coba amati yang ada di sana. Dengan "meniadakan" meja dan sofa yang konvensional, suasana ruang bisa menjadi lebih asyik.

Rata-rata ruang duduk dilengkapi dengan furnitur yang sosoknya begitu-begitu saja. Nah, di sudut ruang pada foto, keberadaan sofa dan meja itu "digantikan" dengan meja dan sofa berkaki tembok.

Coba lihat meja! Meja berada pada sudut ruang di pojok area jendela.Kakinya ya berupa tembok. Yang membuatnya jadi meja adalah alas dari papan kayu solid pada bagian atas tembok persegi.

Begitu juga halnya sofa. Sofa, kalau diamati, sofa memiliki kaki yang sama dengan meja. Kaki berupa tembok, yang dibuat menyatu dengan kaki meja. Di atas kaki ini ditempatkan busa atau jok sebagai dudukan, dan guling sebagai sandaran sofa. Simpel deh pokoknya.

Jadi, apa lagi yang membuatnya semakin menarik? Tata cahaya ruang. Cahaya lampu kekuningan melengkapi suasana yang telah dibangun dari sofa dan meja pojok berkaki tembok tadi. Suasana ruang duduk pada kamar tidur ini pun menjadi lebih romantis.  (Rasantika M. Seta/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Ruang Makan: Inspirasi Jeruk dan Lemon nan Segar

Posted: 26 Nov 2010 09:16 AM PST

KOMPAS.com - Biar mungil, diletakkan di sudut pula, area ini tetap tampil ceria dan segar. Paduan oranye dan kuning menyebabkan tampilan ruang makan ini sesegar sumber inspirasinya, jeruk dan lemon.

Ruang makan - mungkin lebih tepat disebut area sarapan - ini sederhana sekali, kan? Cuma ada sebuah meja kantilever sepanjang kurang lebih 90 cm, dan sebuah bar stool . Mirip bar? Yak, benar sekali! Inspirasi penataannya memang meja bar. Cocok untuk mereka yang masih lajang dan tinggal di unit apartemen studio.

Menilik konsep bar, Anda mungkin berpikir ide ini sudah banyak diaplikasikan, apalagi di apartemen. Tapi tunggu dulu, coba lihat paduan warna yang dilabur di sini. Segar sekali, kan ?

Saking segarnya mungkin tanpa sadar sampai meneteskan air liur. Oranye dan kuning, paduan warna menyegarkan ala jeruk dan lemon. Tak heran jika benar air liur Anda sampai menetes, karena dua warna ini, selain segar, juga diyakini mampu meningkatkan selera makan.

Itulah sebabnya dua warna tadi, ditambah merah, adalah warna-warna yang populer kita temukan di restoran dan cafe. Teori mengatakan ketiga warna ini berkorelasi erat dengan warna makanan.

Buah-buahan, kue, es krim, permen, hampir semua makanan memiliki unsur ketiga warna tadi. Jadi, saat kita berada di ruangan yang didominasi warna-warna tadi, otak secara otomatis membuat kita memikirkan makanan. Akibatnya, lapar pun menyerang.

Dari restoran kita adaptasi ke hunian. Soal mau pakai cat atau wallcover  sesuaikan saja dengan selera. Untuk ruang makan di foto ini, pilihan jatuh pada keramik. Area yang mudah kotor dan basah, seperti dapur, ruang makan, kamar mandi, dan sebagainya, memang pas pakai keramik. Pasalnya, keramik lebih mudah dibersihkan.

Siap segarkan ruang makan? Mungkin makanan favorit Anda bisa jadi inspirasi berguna. Selamat mencoba! (Anissa Q. Aini/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar