Rabu, 26 Januari 2011

Rumah Idaman “Pengembang Properti Asing Kembangkan Bisnis di Indonesia” plus 2 more

Rumah Idaman “Pengembang Properti Asing Kembangkan Bisnis di Indonesia” plus 2 more


Pengembang Properti Asing Kembangkan Bisnis di Indonesia

Posted: 26 Jan 2011 11:54 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Membaiknya perekonomian di Indonesia, tidak hanya menarik pertumbuhan permintaan konsumen dan investor dalam negeri. Namun, pengembang asing juga ikut meramaikan pasar properti di Indonesia. Tahun ini, para pengembang properti asing itu semakin gencar melirik pasar di Indonesia.

Sejumlah pengembang dari negara-negara Asia seperti Singapura, Korea, Hongkong dan Jepang mulai melakukan studi dan penjajakan bisnis untuk mengembangkan proyek-proyek baru.

-- Todd Lauchlan

"Tingginya minat investor luar negeri untuk mengembangkan proyek mereka di sini makin terlihat sejak tahun lalu," ujar Country Head Jones Lang LaSalle, Todd Lauchlan. Sejumlah pengembang dari negara-negara Asia seperti Singapura, Korea, Hongkong dan Jepang mulai melakukan studi dan penjajakan bisnis untuk mengembangkan proyek-proyek baru.

Menurut Todd, para pengembang asing itu kebanyakan melakukan mitra dengan investor lokal. "Ini tentunya makin memberikan dampak positif bagi pertumbuhan pasar properti di dalam negeri," kata Todd.

Presiden Direktur Jones Lang LaSalle, Djodi Trisusanto menuturkan, meski banyak pengembang asing yang mulai melirik, namun masih ada ganjalan. Yakni, peraturan tentang kepemilikan asing di properti. "Ini kan belum beres, mestinya pemerintah itu harus memperhatikan hal ini. Karena mereka itu minat terhadap Indonesia," jelas Djodi.

Djodi bilang, rendahnya harga properti di Indonesia membuat banyak pengembang asing melirik investasi di Indonesia. "Harga properti kita itu masih lebih rendah ketimbang dengan Malaysia. Tapi kan asing juga memikirkan faktor lain seperti kenyamanan," kata Djodi. (Fitri Nur Arifenie/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Kota Satelit Jadi Sasaran Pasar Residensial Baru

Posted: 26 Jan 2011 11:46 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Kota-kota satelit seperti Bogor, Serpong, Cibubur, Sentul, dan Bekasi menjadi proyek pasar residential baru yang mulai dilirik mulai tahun 2010 dan akan berkembang di tahun 2011.

Pengembang juga mulai melakukan ekspansi dengan meluncurkan klaster dan produk baru di kuartal pertama tahun 2011 ini. Proyek perumahan di kota satelit mulai tumbuh, tentunya ini mengurangi beban Jakarta sebagai pusat kota bisnis.

-- Dwi Novita Yeni

Penyerapan pasar perumahan di tahun 2010, menurut Dwi Novita Yeni, Vice President Research and Consultancy Coldwell Banker Indonesia, tumbuh positif mencapai 23,2 persen dengan jumlah penjualan mencapai 6.671 unit yang ditopang oleh tingkat suku bunga KPR di posisi rendah.

Berdasarkan segmen pasar, pertumbuhan penjualan tertinggi dicatat oleh segmen menengah ke atas dengan harga dari Rp 500 Juta. "Tingginya pertumbuhan segmen menengah atas disebabkan segmen pasar ini relatif stabil terhadap perubahan suku bunga dan memiliki daya beli yang lebih tinggi dibandingkan segmen lainnya," ujar Novi.

Sementara, berdasrkan proporsi, Novi mengatakan penjualan rumah di tahun 2010 masih didominasi segmen menengah bawah dengan kontribusi sebesar 50,6 persen, dan diikuti peningkatan harga jual yang tumbuh sebesar 12,8 persen.

Menurut Novi, tahun 2011 ini, pasar perumahan akan terus mengalami peningkatan dalam dua tahun mendatang. "Pengembang juga mulai melakukan ekspansi dengan meluncurkan klaster dan produk baru di kuartal pertama tahun 2011 ini. Proyek perumahan di kota satelit mulai tumbuh, tentunya ini mengurangi beban Jakarta sebagai pusat kota bisnis," jelas Novi. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

2011, Pasar Perkantoran Melebar ke Jakarta Barat

Posted: 26 Jan 2011 10:34 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com Pasar perkantoran di Jakarta akan semakin diminati. Hal ini dilihat dari sumber permintaan yang berasal dari ekspansi usaha dan berdirinya perusahaan-perusahaan baru.

Proyek baru pasar perkantoran di luar CBD untuk 2011 akan berkembang di Jakarta Selatan, tapi juga ke Jakarta Barat, seperti Jalan S Parman, Puri, dan Kebon Jeruk.

-- Tommy Bastaman

Penyerapan bersih ruang perkantoran sewa di Jakarta mencapai 208.000 meter persegi selama 2010, naik dari penyerapan tahun 2009 yang hanya 159.600 meter persegi. Penyerapan ini meningkatkan tingkat hunian 3,3 persen, dari 86,4 persen (2009) menjadi 89,7 persen (2010).

Menurut Tommy Bastamy, Senior Vice President Research and Consultancy Coldwell Banker Indonesia, kepada wartawan dalam rilis kinerja pasar 2010 di kantor Coldwell Banker Indonesia, Jakarta, Selasa (26/1/2011), untuk tahun 2010 pasar perkantoran sewa masih didominasi kawasan CBD. Penyerapannya mencapai 80 persen dari total penyerapan.

"Penyerapan di kawasan non-CBD terkonsentrasi pada proyek-proyek perkantoran di Jakarta Selatan," ujar Tommy.

Sementara untuk perkantoran strata title, di tengah terbatasnya ketersediaan ruang perkantoran yang belum terjual, permintaan tumbuh dengan total penyerapan 61.800 meter persegi. "Transaksi ruang perkantoran strata title tahun 2010 didominasi proyek yang masih dalam tahap konstruksi dan proyek yang baru selesai dikembangkan," ia menjelaskan.

Untuk tahun 2011 kinerja pasar perkantoran diperkirakan terus meningkat, sejalan dengan membaiknya kondisi makroekonomi serta meningkatnya realisasi investasi asing dan domestik. "Proyek baru pasar perkantoran di luar CBD untuk 2011 akan berkembang di Jakarta Selatan, tapi juga ke Jakarta Barat, seperti Jalan S Parman, Puri, dan Kebon Jeruk," kata Tommy. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar