Kamis, 29 September 2011

Rumah Idaman “Nih, Jagonya Amankan Bahaya Listrik!” plus 2 more

Rumah Idaman “Nih, Jagonya Amankan Bahaya Listrik!” plus 2 more


Nih, Jagonya Amankan Bahaya Listrik!

Posted: 29 Sep 2011 06:15 AM PDT

KOMPAS.com - Bentuknya menyerupai Mini Circuit Breaker (MCB), tapi fungsinya berbeda. Alat ini dibuat untuk menghindarkan musibah kebakaran dan sengatan listrik yang mengancam keselamatan penghuni rumah.

MCB biasanya dijadikan satu-satunya pengaman listrik di rumah. Sebenarnya, MCB hanya berfungsi sebagai pengaman arus berlebih dan korsleting (hubungan pendek).

Seperti diketahui, korsleting hanya sebagian kecil dari penyebab kebakaran. Untuk pengaman bahaya kebakaran, sistem jaringan listrik membutuhkan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB). Alat yang sering disebut dengan GPAS (Gawai Proteksi Arus Sisa) ini berfungsi sebagai pemutus arus saat jaringan instalasi listrik dalam rumah mengalami kebocoran arus.

Kebocoran arus ini sering menjadi penyebab utama kebakaran. Mekanisme ELCB menyerupai MCB, hanya saja sensitivitasnya berbeda. ELCB akan mendeteksi kebocoran arus hingga 300mA (miliAmpere) dan memutuskan arus secara langsung.

Alat pemutus arus ini juga mampu mencegah tubuh manusia tersengat listrik berlebih. Jenis ELCB yang ini mempunyai tingkat sensitivitas berbeda, yaitu 30mA. Jadi, ketika orang tersengat listrik, arus listrik akan diputus.

Orang yang tersengat pun hanya mengalami gangguan pernapasan. Gangguan jantung atau meninggal dunia seperti kasus lain dapat dihindari.

ELCB 30mA cocok ditempatkan pada jaringan kamar mandi, dapur, kolam renang, dan jaringan listrik lain yang berhubungan dengan air, serta dapat ditempatkan pada jaringan dan sambungan yang mudah dijangkau oleh anak kecil. (Mikael Fredi Indra) 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Mengolah Sudut Rumah agar Tampil Maksimal

Posted: 29 Sep 2011 05:57 AM PDT

RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS.com

Area sudut juga tampil maksimal dengan meletakkan meja ditambah benda-benda seni seperti patung-patungan kayu tradisional. Sudut ini berada di depan kamar tidur dan berdekatan dengan ruang keluarga.

RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS.com

Sudut lainnya seperti terlihat pada gambar, difungsikan sebagai ruang kerja. Sudut di dalam kamar ini sangat tepat jika diisi dengan meja kursi sederhana sebagai tempat kerja.

RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS.com

Area sudut ini bisa Anda manfaatkan menjadi sudut baca. Caranya, tempatkan satu kursi ditemani meja kecil di sebelahnya dan sebuah lampu berdiri.

KOMPAS.com - Area sudut rumah terkadang tidak termanfaatkan secara maksimal. Posisinya yang berbentuk huruf L membuat penempatannya terkesan "asal". Padahal, pengaturan yang maksimal akan membuat area sudut menjadi begitu penting dan berfungsi dalam ruangan.

Pemanfaatan area sudut seperti pada gambar ini, misalnya. Area sudut ini bisa Anda manfaatkan menjadi sudut baca. Caranya, tempatkan satu kursi ditemani meja kecil di sebelahnya. Pilihlah kursi yang nyaman agar menunjang posisi tubuh saat membaca.

Anda pun bisa menambahkan area ini dengan lampu berdiri pada bagian belakang kursi. Cahaya lampu di sini akan memberi efek terang untuk kebutuhan membaca.

Sudut lainnya seperti terlihat pada gambar, difungsikan sebagai ruang kerja. Sudut di dalam kamar ini sangat tepat jika diisi dengan meja kursi sederhana sebagai tempat kerja.

Meja ringkas dengan perlengkapan kerja ini memiliki sudut yang nyaman dan kebetulan berdekatan dengan jendela sehingga udara dapat lancar masuk ke dalam rumah. Bila sedang beraktivitas pada siang hari, Anda pun tak memerlukan lagi pencahayaan lampu.

Area sudut juga tampil maksimal dengan meletakkan meja ditambah benda-benda seni seperti patung-patungan kayu tradisional. Sudut ini berada di depan kamar tidur dan berdekatan dengan ruang keluarga. Selain itu, meja dari kayu ini juga dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan.

Nah, selamat mengolah area sudut rumah Anda!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Rahasia Tambah Mesra Lewat Tampilan "Bed Cover"

Posted: 29 Sep 2011 03:47 AM PDT

KOMPAS.com - Untuk menambah kemesraan dengan pasangan di tempat tidur, Anda bisa memulainya dengan memberi sentuhan lain pada ranjang. Salah satu cara termudah adalah lewat tampilan bed cover baru.

Tampilan bed cover yang ditata dengan baik akan menjadi pusat perhatian keseluruhan ruangan. Tapi, mengapa bed cover bisa begitu menyita perhatian di kamar tidur?

Umumnya, furnitur terbesar di kamar tidur adalah ranjang. Bed cover atau pelapis ranjang akan menutupi ranjang dan menonjolkan kesan-kesan khusus. Untuk bahan, motif, sampai warnanya telah tersedia beragam. Ada bahan katun yang relatif lebih murah, sampai bahan sutera dengan harga lebih mahal namun menghadirkan kenyamanan berlipat saat tidur.

Motifnya pun banyak pilihan, baik itu berhiaskan sulur, floral, polkadot, garis-garis simetris, sampai binatang pun ada. Soal warna jangan lagi ditanya, karena segala jenis warna primer sampai monokromatik juga tersedia.

Kini, dengan memanfaatkan beragam pilihan warna bed cover, Anda bisa menampilkan suasana mesra dan intim di kamar tidur. Lihatlah contoh-contoh bed cover pada gambar ini, misalnya. Bed cover warna biru turqoise pada ranjang memberi kesan dingin, menentramkan, serta menenangkan. Suasana itu semakin lengkap setelah ditambahkan dengan runner berwarna kecoklatan untuk memecahkan kebekuan nuansa biru.

Lain halnya dengan bed cover warna merah tua yang sangat memberi kesan hangat, penuh semangat, dan gairah di sini. Motif sulur pada pelapis kasur ini dipadukan dengan aksesoris ranjang berbulu putih untuk memberi kesan lembut pada ranjangnya.

Sementara itu, contoh bed cover ketiga tampil berbeda karena idenya dalam balutan futuristik. Warna yang dipakai adalah abu-abu bermotif yang dipadu dengan runner warna hitam dan bantal warna putih. Hasilnya, kamar ini tampil tanpa banyak aksesoris, namun nuansanya tetap berkelas dan sangat menentramkan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar