Jumat, 16 September 2011

Rumah Idaman “Yuk, Mengintip Properti Singapura di Lima Kota!” plus 1 more

Rumah Idaman “Yuk, Mengintip Properti Singapura di Lima Kota!” plus 1 more


Yuk, Mengintip Properti Singapura di Lima Kota!

Posted: 16 Sep 2011 06:40 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Far East Organization akhir pekan ini akan menggelar pameran pengembangan properti terbarunya di kawasan utama Singapura, yakni di distrik 9, 10 dan 11. Pameran ini ditujukan untuk para pembeli properti di Jakarta, Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Banyak masyarakat Indonesia yang membeli properti karena mereka memandang negara ini sebagai tempat yang aman bagi investasi mereka.

-- Chia Boon Kuah

Selama roadshow pameran ini di lima kota di Indonesia, Far East Organization akan memfokuskan pada pengembangan terbaru di distrik-distrik utama Singapura, yakni distrik 9, 10 dan 11, yang meliputi wilayah Orchard Road, Scotts Road, Newton Road dan Bukit Timah. Di ketiga kawasan ini, Far East memiliki berbagai pilihan properti yang meliputi enam pengembangan hunian mewah dengan berbagai pilihan hunian, mulai modern city-living lofts hingga penthouse yang luas, serta tiga hunian ultra-mewah yang dipesan terlebih dahulu dengan brand "Inessence".

Chia Boon Kuah, Chief Operating Officer Far East Organization mengatakan, banyak warga negara Indonesia yang membeli properti Singapura lebih memilih lokasi yang berada di distrik utama 9, 10 dan 11, karena kawasan ini dianggap sebagai lokasi paling strategis. Selain itu, kawasan ini juga menawarkan akses mudah serta dekat dengan pusat bisnis dan belanja.

Distrik 9, 10 dan 11 memang telah dikenal akrab. Ketiga distrik ini dikenal sebagai wilayah bergengsi bagi kalangan atas maupun masyarakat internasional.

"Singapura telah menjadi wilayah yang menarik bagi masyarakat Indonesia yang mencari kesempatan beinvestasi properti di luar negeri dengan pertimbangan beberapa dari mereka kerap kali berkunjung ke Singapura untuk urusan bisnis," ujar Chia kepada Kompas.com, Jumat (16/9/2011).

Ia menambahkan, saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki anggota keluarga dan anak-anak yang bersekolah negara tersebut. Belum lagi mereka yang membutuhkan layanan medis dan kesehatan di Singapura.

"Sehingga dapat dipahami jika mereka melakukan investasi properti di Singapura. Selain itu, banyak juga masyarakat Indonesia yang membeli properti karena mereka memandang negara tersebut sebagai tempat yang aman bagi investasi mereka," kata Chia.

Selain itu, mereka pun merasa nyaman menyimpan sebagian kekayaan mereka di Singapura, karena negara tersebut memiliki stabilitas politik, keberhasilan ekonomi dan mata uang yang stabil. Singapura secara konsisten masuk dalam daftar 25 kota terbaik untuk ditinggali menurut majalah Monocle.

Menyadari pentingnya pasar Indonesia yang strategis itulah, lanjut Chia, Far East mengawali kehadirannya di Indonesia sejak delapan tahun lalu guna mendekatkan diri dengan basis pelanggannya. Saat ini, Far East memiliki kantor regional di lima kota utama di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya.

"Ini telah memungkinkan kami secara efektif memperoleh, memperluas dan memperkuat hubungan dengan para pelanggan di pasar utama," ujarnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Mengubah Psikologis Ruangan Lewat Warna!

Posted: 16 Sep 2011 06:19 AM PDT

KOMPAS.com - Tahukah Anda, bahwa lewat pemilihan warna yang tepat akan mengubah psikologis di dalam ruangan? Trik pemilihan warna yang tepat akan menghasilkan suasana baru penuh kenyamanan.

Warna di ruang sempit

Di ruang sempit, warna-warna terang cocok digunakan pada dinding karena akan memberi kesan luas. Warna terang membuat jarak antar dinding terasa lebih jauh dari sesungguhnya.

Warna putih merupakan pilihan terbaik, efek yang bisa mendekatinya didapat dari warna biru muda atau biru pucat. Namun, akan lebih optimal, jika warna terang dikombinasikan dengan jendela besar untuk memasukkan cahaya alami.

Warna untuk ruang luas

Ruang luas memberi kesan dingin dan terasing. Untuk itu, gunakan warna gelap atau hangat seperti coklat atau biru tua. Warna-warna ini akan menciptakan suasana intim yang mendekatkan jarak antar dinding dan menghilangkan suasana dingin.

Warna untuk plafon rendah

Di ruangan yang sempit dan terlalu rendah, Anda sebaiknya menggunakan warna-warna terang atau lebih muda pada area plafon. Ruangan akan berkesan lebih tinggi karena warna plafon lebih terang dari warna dinding.

Warna untuk plafon tinggi

Untuk mengurangi kesan plafon terlalu tinggi pada ruangan besar, Anda bisa memberikan sentuhan warna lebih gelap daripada warna dinding. Hal ini akan menciptakan suasana lebih dekat dan intim. 

Warna untuk suasana akrab

Untuk mendukung suasana akrab dan intim di rumah, Anda bisa memaksimalkan pewarnaan di dalam ruangan, area plafon, dinding tengah, dan lantai, dengan cara mewarnainya dengan warna gelap. Warna gelap akan memberi efek visual yang mendekatkan area plafon dan lantai.

Namun, Anda patut berhati-hati apabila plafon ruangan rendah, karena hal ini bisa menciptakan perasaan fobia ruangan sempit.

Warna untuk ruang lebar

Berikan warna dingin pada plafon dan warna hangat atau gelap di kanan kiri dinding. Ini akan mendekatkan jarak antar dinding.

Sebagai paduan untuk menyeimbangkan suasana, area dinding yang gelap dapat diberi aksesori lukisan berwarna cerah. Sedangkan pada bagian tengah dinding, Anda bisa menggunakan warna-warna cerah yang akan menciptakan kesan lebih dalam.

Warna untuk ruang panjang

Cobalah mewarnai area seperti lorong, dengan warna gelap pada area tengah dinding. Kemudian, area kanan kiri dinding dengan warna terang. Dinding bercat gelap akan terasa lebih maju, sementara warna gelap di bagian lantai menjadi pusat perhatian di daerah bawah sehingga ruang terlihat lebih luas. (Hotmian Siahaan, Maria Jaclyn)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar