Rabu, 26 Oktober 2011

Rumah Idaman “Menunggu Semua Melek Teknologi” plus 2 more

Rumah Idaman “Menunggu Semua Melek Teknologi” plus 2 more


Menunggu Semua Melek Teknologi

Posted: 27 Oct 2011 06:01 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Portal?portal online real estate telah merubah proses pencarian properti di Eropa, AS dan Australia selama kurun waktu 2005 dan 2006. Di Inggris, "Right Move" telah menjadi pemimpin pasar dan masuk pasar bursa saham dan saat ini bernilai lebih dari 1.5 milliar Dolar AS.

Right Move memperkirakan, sebanyak 75% dari para pencari rumah di Inggris menggunakan internet untuk mencari properti. Di Indonesia, hal yang sama baru mulai terjadi didukung oleh penguatan ekonomi Indonesia yang ditandai dengan kenaikan GDP per kapita yang lebih dari 3,000 Dolar AS dan tumbuh rata?rata sebesar 6% per tahun berdasarkan CIA World Fact Book 2010.

Menurut data Jones Lang La Salle, pasar real estate yang tumbuh sehat seperti sektor perumahan pribadi dan penyewaan ruang kantor telah tumbuh sekitar 60 persen pada semester terakhir dan 15 hingga 20 persen kenaikan diperkirakan terjadi pada 2011.

Di sisi lain, meningkatnya konsumsi internet yang mencapai 82 juta pengguna internet dan penetrasi telepon bergerak sekitar 70%, mengakibatkan bertumbuhnya jumlah pengguna yang beralih ke internet untuk mencari layanan perbankan, berbelanja dan pekerjaan, termasuk jasa jual-beli properti. Tak heran, Frost & Sullivan memprediksi, pengiklan properti di internet akan mengalami peningkatan ganda dari tahun ke tahun dari 1 persen di tahun 2006 hingga 8 persen dari keseluruhan iklan properti di tahun 2011.

Presiden Director Rumah.com, Harlow G Russell, dalam peluncuran situs Rumah.com, Rabu (26/10/2011) mengatakan, seiring tren pertumbuhan internet di Indonesia kehadiran situs jasa properti dengan fitur?fitur inovatifnya akan sangat bermanfaat bagi para konsumen dan pasar properti. Ia berharap, jasa situs semacam ini semakin memudahkan dan mempercepat konsumen menemukan properti yang mereka inginkan.

"Misinya agar orang dapat menemukan tempat tinggal idaman mereka," kata Harlow.

Darmadi Darmawangsa, Ketua Asosiasi Real Estat Broker Indonesia (Arebi), berpendapat, sejauh ini berjualan properti di online di Indonesia baru menjadi ajang memberi informasi. Ia meramalkan, bisnis properti online bakal semarak pada 5-10 tahun lagi, saat orang dari segala umur sudah melek teknologi. Juga, ketika usia pembeli properti lebih luas.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Wah...Pinjaman KPR di AS Mulai Diperketat!

Posted: 27 Oct 2011 05:05 AM PDT

JENEWA, KOMPAS.com — Regulator global mengusulkan pengetatan standar pinjaman hipotek (kredit pemilikan rumah/KPR) dalam upaya menghindari terulangnya krisis kredit perumahan di Amerika Serikat yang memicu krisis keuangan 2008 silam.

"Karena krisis global menunjukkan, konsekuensi dari praktik penjaminan hipotek perumahan di satu negara yang lemah dapat ditransfer secara global melalui sekuritisasi penjaminan hipotek dengan standar lemah," kata seorang anggota Dewan Stabilitas Keuangan (FSB), Rabu (26/10/2011).

"Karena itu adalah penting untuk memiliki praktik underwriting (penjaminan) sehat pada poin di mana pinjaman hipotek (KPR) awalnya dibuat," kata kelompok regulator dari 24 negara maju.

Di antara standar yang harus dikenakan mencakup persyaratan bahwa pemberi pinjaman membuat "pertanyaan yang masuk akal" dan langkah-langkah untuk memverifikasi kemampuan pembayaran kembali peminjam. Ketika menetapkan jumlah pinjaman yang disetujui, pemberi pinjaman harus memastikan bahwa ada penyisihan cukup untuk biaya hidup normal atau perubahan tiba-tiba seperti pemotongan gaji. Standar baru berada di bawah konsultasi sampai 9 Desember 2011.

Krisis kredit perumahan AS meletus pada Agustus 2007 ketika banyak pemilik rumah berpenghasilan rendah tidak bisa lagi memperpanjang pembayaran KPR terhadap properti mereka. Sebagian penyebabnya adalah suku bunga naik dan sebagian karena mereka telah mengambil pinjaman dengan built-in (terintegrasi) kenaikan tambahan dalam pembayaran.

Persoalan ini juga muncul akibat beberapa kreditor memberikan pinjaman tersebut berdasarkan dokumentasi palsu atau lemah. Default atau gagal bayar pinjaman yang dihasilkan secara cepat meluas karena pemberi pinjaman telah mengemas kembali pinjaman, dan aliran pembayaran kembali di bawah sistem yang dikenal sebagai sekuritisasi. Dalam proses ini, aset-aset kelas rendah, pinjaman-pinjaman berisiko, memperoleh peringkat kredit yang lebih tinggi dan dibeli oleh dana investasi dan bank di seluruh dunia.

Akhirnya, karena tingkat gagal bayar meningkat, aset-aset ini kehilangan nilai secara dramatis, dan menyebabkan jatuhnya pasar properti dan kemudian pasar keuangan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hindari Pemakaian Lampu Bermerkuri!

Posted: 27 Oct 2011 04:44 AM PDT

KOMPAS.com - Tahukah Anda, bahwa lampu neon atau lampu pijar mengandung air raksa atau merkuri? Kandungan merkuri ini mengakibatkan lampu neon sukar didaur ulang, bahkan merusak lingkungan.

Kini, telah tersedia lampu hemat energi untuk mengurangi bahayanya lampu dengan merkuri. Sudah saatnya Anda pun beralih.

Saat ini, banyak negara telah mengurangi penggunaan lampu merkuri dan menargetkan penjualan lampu ini akan dilarang tahun 2012. Untuk menggantikannya, pilihan lampu yang lebih efisien adalah LED (Light Emitting Diode).

Sebagai perbandingan, bila menggunakan lampu ini maka daya yang dikeluarkan 3 atau 4 watt, sementara bola lampu pijar mengeluarkan daya 60 watt. LED saat ini sedang populer, meski bukanlah teknologi baru namun lampu ini bisa berhemat biaya operasional juga peralatannya.

Kelebihan lainnya, dengan LED bisa menghemat sampai 80 persen, lebih tahan lama, tidak berpengaruh pada panas ruangan, sistemnya tidak ada merkuri, tidak mengandung ultaviolet dan infra red, dan penggunaannya bisa bertahun-tahun.

Kelebihan lain dari LED adalah dapat didaur ulang sehingga mengurangi emisi karbondioksida yang terserap atmosfer. Teknologi telah merangcang lampu jenis ini disesuaikan dengan penggunaan pada ruangan.

Di pasaran, saat ini telah dijual lampu LED dengan penggunaan berbeda di ruangan indoor (restoran, hotel, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan perkantoran), dan ruang luar (lanskap taman sampai penerangan jalan).

Memang, harga LED saat ini masih lebih mahal dibandingkan jenis lainnya. Tapi, bila hasilnya lebih aman dan ramah terhadap lingkungan, harga lebih mahal bisa Anda artikan sebagai investasi jangka panjang.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar