Jumat, 13 Mei 2011

Rumah Idaman “Memetik Untung Dari Jasa Broker” plus 2 more

Rumah Idaman “Memetik Untung Dari Jasa Broker” plus 2 more


Memetik Untung Dari Jasa Broker

Posted: 14 May 2011 03:59 AM PDT

KOMPAS.com - Kalau dulu, perantara penjual rumah dikenal dengan "makelar" atau "calo". Namun, sekarang dikenal dengan nama agen properti atau broker. Dimana dalam perkembangannya berbentuk perusahaan formal dan profesional baik berlabel internasional, lokal ataupun sistem waralaba dengan asing.

Lalu apa manfaat yang bisa Anda petik dengan menggunakan jasa seorang broker? Ali Hanafia dari Century 21 Pertiwi, ketika dihubungi Kompas.com mengatakan, jika Anda bukanlah seorang yang sibuk dengan rutinitas, maka dalam menjual rumah tak perlu jasa broker. Namun, bagi mereka yang sangat sibuk dengan segudang rutinitas dan pekerjaan, serta menghemat waktu untuk bertransaksi, broker bisa "dimanfaatkan".

"Karena broker bisa mengurus semua hal. Ketika kunci rumah diserahkan, broker mengurus rekening listrik, PBB, mengantar konsumen untuk melihat rumah, ke notaris, mengurus KPR ke bank, bernegosiasi sampai mencapai keputusan semuanya agen properti atau broker bisa urus. Ini memudahkan mereka yang sibuk dan tak punya banyak waktu mengurus penjualan rumahnya," kata Ali.

Sementara dari sisi pembeli, tetap bisa memanfaatkan jasa broker. Pembeli dapat bertanya kepada broker tentang rumah yang akan dijual tanpa dipungut biaya. Biaya gratis karena broker mendapatkan komisi dari penjual bukan pembeli. Informasi dari broker ini akurat karena ia pasti memiliki data-data properti yang akan dijual.

"Broker atau agen akan memberikan panduan kepada pembeli terkait pertanyaan mereka. Untuk bertanya tidak ada biayanya, kalaupun nanti tidak tercipta kata sepakat pun tidak masalah, karena agen adalah penjual jasa. Yang penting adalah pelayanan dan memberi data dengan baik," jelas Ali.

Meski demikian, kata Ali, baik penjual maupun pembeli rumah harus mewaspadai dalam memilih broker. Menurutnya, mencari agen properti yang bagus itu banyak, namun mencari agen properti yang profesional dan jujur itu tidak banyak. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengenali agen properti atau broker yang baik:

1. Agen properti atau broker yang Anda pilih terkenal atau tidak. Apakah ia memiliki nama atau citra yang baik atau tidak. Broker yang memiliki nama dan terkenal bisa dibilang lebih profesional karena memiliki standarisasi dalam hal komisi, juga pelatihan dan pelayanan.

2. Agen properti atau broker yang profesional memberikan harga optimal kepada pengguna jasanya, dan tidak boleh mengakali (mark up) harga. Ini terkait dengan masalah kepercayaan pengguna jasa. Biasanya harga komisi penjualan yang diterima broker 2-3 persen, sementara harga komisi untuk sewa sebesar 5 persen.

3. Meskipun tidak dipublikasikan, ketika Anda mendatangi kantor agen properti atau broker bisa diketahui bagaimana penampilannya, marketingnya, pelayanannya, cara ia menjelaskan. Anda juga bisa menguji broker dengan melontarkan pertanyaan untuk menguji profesionalitasnya.

(Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Ruang Makan Beraksen Floral Bergaya Retro

Posted: 13 May 2011 12:47 PM PDT

KOMPAS.com - Sentuhan floral dengan furnitur retro klasik membuat ruang makan tampil feminin. Tema floral dipilih untuk mempercantik ruang makan di foto ini. Terlihat dari pemilihan motif kain penutup kursi, dan dua buah lukisan bunga. Motif bunga membuat ruang makan tampil feminin. Karakter demikian membuat ruangan terasa lebih lembut dan ramah.

Ruang makan ini menyatu dengan dapur. Ia menempati lahan berukuran sekitar 2,5mx2,5m. Untuk membuat ruangan ini terasa lebih luas, diciptakanlah ilusi pandangan, menggunakan cermin. Tak hanya berfungsi untuk "meluaskan" ruang, cermin besar berbingkai tersebut juga berfungsi sebagai elemen dekoratif. Dinding yang semula polos, menjadi lebih menarik dengan kehadirannya.

Furnitur Bergaya Retro Penggunaan furnitur dan aksesori bergaya retro klasik, terlihat sangat pas berpadu dengan motif floral. Meski berkesan tempo dulu, namun ruangan ini tidak tampak kuno. Untuk membuatnya tetap tampil modern, pemilihan desain dan warna furnitur menjadi pertimbangan penting.

Motif floral berupa bunga berukuran besar sendiri merupakan salah satu ciri gaya klasik. Pemilihan warna biru muda dan krem membuatnya tetap tampil modern.

Begitu pula dengan desain furnitur. Gaya retro klasik atau klasik tempo dulu, tidak melulu furnitur-furnitur berukuran besar dan tampak berat. Anda bisa memilih furnitur atau aksesori bergaya retro klasik, namun berdesain lebih sederhana dan ramping. Seperti kursi makan di foto ini. Bentuk sandaran kursi yang membulat di bagian atas, khas gaya retro klasik. Meski demikian, secara keseluruhan kursi ini berdesain sederhana. Kaki-kakinya dibuat ramping. Tidak seperti kursi-kursi bergaya klasik pada umumnya, yang kaki-kakinya cenderung besar dan berhias berbagai ornamen.

Begitu pula dengan pilihan aksesori. Sekali lihat, kita sudah tahu bahwa lampu gantung di atas meja makan di foto ini, bergaya klasik. Namun dengan meminimalisasi penggunaan ornamen dan warna-warna keemasan, lampu gantung ini tampil lebih modern.  (Anissa Q. Aini/iDEA) 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Yuk, Merawat Keran Air

Posted: 13 May 2011 12:03 PM PDT

KOMPAS.com — Keran air mungkin terlihat sepele sebagai bagian dalam perlengkapan rumah tangga. Namun, kalau keran air macet atau rusak, bisa dibayangkan bagaimana resahnya kita.

Keran air bermasalah bisa macam-macam sebabnya, misalnya karena kotor, noda kapur, atau mampet. Untuk mengatasinya, mari lakukan langkah-langkah perawatan berikut ini:

Masalah pertama yang paling banyak dikeluhkan adalah keran mampet. Keran mampet ditandai dengan bunyi-bunyian saat keran diputar. Penyebabnya? Bisa karena kotoran air menumpuk dan jarang membersihkan kepala keran. Solusinya, lepaslah kepala keran, rendam dengan air cuka semalaman, lalu bilas dengan air bersih.

Masalah kedua air yang keluar dari keran kotor. Ini dikarenakan pasokan air tanah memang tidak jernih, misalnya perumahan Anda dulunya bekas rawa. Solusinya, ambillah kapas dan selembar plastik bening. Lubangi plastik sebesar lubang keran. Tempelkan kapas, rekatkan plastik dan ikat di mulut keran.

Masalah ketiga, jika keran air memiliki noda kapur yang membandel. Solusinya, ambil cuka, tuang secukupnya. Oleskan di keran air dengan kapas selama beberapa menit. Diamkan selama 1-2 jam, noda kapur yang bandel akan larut. Kalau keran air hanya sekadar kotor, ambil air panas dan pembersih stainless steel. Gosokkan dengan lap bersih secara merata hingga noda menghilang. Bilaslah dengan air panas, kemudian lap sampai keran kering.

(Dari berbagai sumber/ Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar