Kamis, 28 April 2011

Rumah Idaman “Medialand Bangun Lima Menara Baru Kampus UMN di Serpong” plus 2 more

Rumah Idaman “Medialand Bangun Lima Menara Baru Kampus UMN di Serpong” plus 2 more


Medialand Bangun Lima Menara Baru Kampus UMN di Serpong

Posted: 29 Apr 2011 05:35 AM PDT

SERPONG, KOMPAS.com - Pengembang Medialand, anak perusahaan Kompas Gramedia mulai membangun satu dari lima menara baru kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di kawasan Serpong, Tangerang, Banten.

Pemancangan tiang pertama dilakukan hari Jumat (29/4/11), dihadiri antara lain Ketua Yayasan UMN Teddy Surianto, Rektor UMN DR Ninok Leksono, Wakil Rektor UMN Prof DR Muliawati G. Siswanto, M.Eng. SC, dan Komisaris UMN Irwan Oetama.

Pimpinan Proyek Pembangunan Kampus Baru UMN Thomas Sigit mengatakan, pembangunan kampus baru yang dimulai Jumat ini terdiri dari lima menara, dan masing-masing menara terdiri dari 15 lantai. Kampus baru akan dilengkapi dengan Convention Center berkapasitas 5.000 orang. Ruangan kuliah dalam satu menara akan menggunakan sembilan lantai yang setara dengan 120 kelas, yang sanggup menampung 6.000 mahasiswa sekaligus.

Sigit menambahkan, pembangunan ini menggunakan sistem jacking pile sehingga tidak menimbulkan suara gaduh pada saat jam belajar mahasiswa. Menara kampus baru UMN dibangun ramah lingkungan, dan efisien dalam penggunaan energi. AC hanya dipasang di dalam kelas dan di lobi. Sebagian besar gedung baru memanfaatkan ventilasi alami. Selain itu, gedung ini sebagian besar ditutupi tanaman, bahkan tanaman besar menembus atap.

Rektor UMN DR Ninok Leksono menyampaikan rasa bahagianya dipercaya sebagai pimpinan UMN. "Universitas Multimedia terus bergerak maju. UMN juga dilirik oleh daerah. Wakil Bupati Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara misalnya, menyatakan akan mengirim mahasiswa ke UMN. Sudah waktunya industri kreatif dengan ICT dikembangkan di negeri ini," kata Ninok Leksono, yang juga Redaktur Senior Harian KOMPAS.

Saat ini jumlah mahasiswa UMN tercatat 3.000 orang, dan dalam waktu dekat bertambah lagi 1.400 mahasiswa. Karena itu pembangunan gedung baru dibutuhkan.

Ketua Yayasan UMN Teddy Surianto mengatakan, pembangunan lima menara kampus baru UMN dilakukan secara terpadu dan tidak tambal sulam. "Nantinya ada lima menara baru. Pembangunan satu menara baru membutuhkan waktu 1 tahun 6 bulan. Kami harapkan pada bulan Juni 2012, satu menara baru sudah bisa digunakan. Pembangunan lima menara secara keseluruhan diperkirakan selesai pada tahun 2018, dan pada saat itu UMN sudah bisa menampung 20.000 mahasiswa," kata Teddy, yang menambahkan dalam waktu dekat UMN membangun asrama mahasiswa di kawasan itu. (Robert Adhi Kusumaputra)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Tips Menata Rumah Mungil

Posted: 29 Apr 2011 05:03 AM PDT

KOMPAS.com - Memiliki rumah mungil dengan luas tanah sekitar 105 meter persegi, bukan berarti menjadi masalah menjadikannya menarik. Rumah mungil tetap nyaman asalkan Anda tahu cara menyiasatinya.

Kunci kenyamanan tinggal di rumah dengan lahan yang terbatas ialah pemilik rumah harus memperhatikan pembagian ruangan berdasarkan fungsinya. Kebutuhan akan ruang di dalam rumah mungil harus diatur secara efektif dan efisien.

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda pertimbangkan:

1. Manfaatkan Ruang dengan Efisien Cermati ruang-ruang kosong yang ada di rumah, manfaatkan untuk meletakkan barang. Misalnya di bawah tangga, Anda dapat menempatkan perabotan atau perkakas atau sebagai storeage. Bisa juga di bawah wastafel untuk menyimpan barang.

2. Perhatikan Faktor Pencahayaan dalam Ruang Sinar cahaya lampu yang Anda dapat manfaatkan berwarna kuning dan putih. Cahaya lampu berwarna kuning memberi kesan lebih hangat, alami, dan romantis. Sementara cahaya lampu berwarna putih memberi kesan formal, luas, dan bersahabat. Perhatikan juga jarak penempatan lampu di tiap ruangan.

3. Atur Letak Jendela dan Tepat Memilih Kaca Peletakkan jendela harus tepat posisinya, begitu juga pemakaian kaca di dalam rumah dapat membuat rumah terlihat lebih luas. Pakailah ukuran jendela yang tidak besar dan kaca tidak bermotif. Jendela dipasang dengan posisi tepat agar dapat menyerap sinar matahari, memberi kehangatan, dan membantu sirkulasi udara dalam rumah.

4. Cat Dinding dengan Warna Terang Sebaiknya Anda memilih warna-warna terang untuk dinding, pasalnya warna gelap akan memberi kesan ruangan lebih sempit dan lesu. Kalau Anda senang memakai wallpaper, pilihlah yang bermotif ringan dan berwarna lembut, motif misalnya garis tipis, atau kotak tipis, tujuannya untuk mengistirahatkan pandangan mata.

5. Tangga Dibuat Ringan Bila rumah mungil Anda terdiri dari dua lantai, sebaiknya memilih tangga dari bahan yang ringan karena akan terlihat tidak memakan ruangan yang sudah sempit. Di bawah tangga bisa dimanfaatkan menempatkan barang. Namun, hindari menumpuk barang disitu karena ruangan akan terlihat berantakan.

6. Pemilihan Furnitur Sebaiknya Anda memilih furnitur dengan desain sederhana. Pilih juga warna furnitur yang lembut, tujuannya agar menghasilkan efek luas dan ringan. Sebagai sentuhan alam, masukkan unsur-unsur alam seperti tanaman dalam pot atau bunga di dalam rumah.

7. Pakailah Cermin Cermin dapat dipasang pada sudut rumah tertentu di dalam rumah. Seperti diketahui, kegunaannya selain untuk mematut diri dapat juga menyiasati ruang yang sempit. Cermin tidak usah terlalu besar, dan terlalu banyak, tempatkan di satu sudut dan berfungsi memberi kesan luas di dalam ruangan.

Selamat Mencoba!

(dari berbagai sumber/Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Soegianto Nagaria: Buka Tepat Waktu, Gratis Sewa 3 Bulan

Posted: 28 Apr 2011 11:41 PM PDT

KOMPAS.com - Soegianto Nagaria adalah generasi kedua keluarga Soetjipto Nagaria, pendiri perusahaan pengembang PT Summarecon Agung Tbk. Soegianto, Direktur PT Summarecon Agung ini lebih banyak menangani ritel dan berhubungan dengan para penyewa mal. Keberhasilan Summarecon Mal Serpong (SMS) di kawasan Gading Serpong, Tangerang, menggaet penyewa dan pengunjung, sedikit banyak berkat tangan dingin Soegianto.

Jadi kalau Anda tanya apa kiat sukses Summarecon Mal Serpong, saya tegaskan bahwa mengajak penyewa membuka serentak pada hari pembukaan, itu hal yang sangat penting.

-- Soegianto Nagaria

"Kami ingin menciptakan suasana di mana pengunjung merasa enjoy, menikmati waktu berbelanja, menghabiskan malam di tempat ini," kata Soegianto yang belajar arsitektur di Taiwan dan rajin mengikuti seminar properti di mancanegara.

Berikut ini wawancara khusus dengan Soegianto Nagaria, Direktur PT Summarecon Agung Tbk bersama Robert Adhi Kusumaputra.

Setelah sukses dengan Summarecon Mal Serpong I, kini Summarecon Mal Serpong II dibangun dan dibuka pada tahun 2011 ini juga. Apa kiat Anda membuat Summarecon Mal Serpong sukses? Kiat utama adalah memperhatikan apa yang dibutuhkan konsumen. Kami beruntung karena sudah berpengalaman mengelola Mal Kelapa Gading I, II, III, IV. Kami mendapatkan kepercayaan dari konsumen yang tahu bahwa Mal Kelapa Gading itu bagus.

Ketika mengajak kawan-kawan peritel yang sebelumnya menyewa di Mal Kelapa Gading ke Summarecon Mal Serpong, kami berhasil membuat mereka percaya sehingga mau ikut ke Serpong. Ini awal yang penting. Jadi kalau Anda tanya apa kiat sukses Summarecon Mal Serpong, saya tegaskan bahwa mengajak penyewa membuka serentak pada hari pembukaan, itu hal yang sangat penting.

Untuk itu kami memberikan insentif tiga bulan gratis kepada para penyewa Summarecon Mal Serpong II yang membuka tepat pada 27 Oktober 2011. Insentif ini bisa membuat penyewa buru-buru buka on time. Memang saat membuka SMS I, insetif diberikan enam bulan karena daerah ini masih baru. Membuka pada hari yang sama sangat penting karena jaminan sukses akan lebih tinggi. Yang penting, Summarecon dan penyewa mal sama-sama happy, sama-sama senang.

Summarecon Agung sukses dipimpin oleh orangtua Anda, Pak Soetjipto Nagaria sehingga menjadi perusahaan properti yang disegani. Bagaimana Anda mempersiapkan diri agar dapat menerima tongkat estafet, dan juga sukses memimpin Summarecon Agung kelak? Saya beruntung perusahaan ini sudah berjalan dengan sangat solid. Saya dan saudara saya Herman Nagaria aktif dalam perusahaan ini. Kami fokus menjaga kultur perusahaan yang sudah ditanamkan ayah saya. Kami menjaga sumber daya manusia di Summarecon agar mereka bisa berkarier dengan optimal. Kami fokus pada strategi inti yang perlu dilakukan. Kami mempersiapkan planning ke depan. Kami bertanggung jawab mempertahankan dan membesarkan Summarecon Agung dengan fondasi yang kuat.

Apakah suatu hari Anda akan menjadi CEO Summarecon Agung? Menjadi CEO? Sampai sekarang belum ada rencana untuk itu. Yang penting saya dan Herman sudah terlibat secara menyeluruh di perusahaan ini. Saya kira posisi CEO sebaiknya dipegang profesional. Yang penting keluarga Nagaria memberikan yang terbaik agar Summarecon mampu bertahan dalam jangka panjang. Namun jika suatu hari saya memang dibutuhkan, saya dan adik saya siap. Kalau suatu hari Summarecon membutuhkan tenaga dan pikiran saya lebih banyak, saya siap mempertahankan kultur yang baik yang sudah ada sejak awal.

Summarecon Mal Serpong II akan beroperasi 27 Oktober 2011. Apa yang baru dari SMS II? Luas SMS II ini 60.000 meter persegi, belum termasuk luas gedung parkir. Kalau digabungkan SMS I dan II, luas totalnya adalah 110.000 meter persegi. Dan jika termasuk gedung parkir, luas totalnya 193.000 meter persegi. Kapasitas gedung parkir di SMS akan menjadi 4.000 mobil.

Pengalaman Summarecon Agung yang sukses mengelola Mal Kelapa Gading I, II, III, IV membuat kami lebih mudah mengelola SMS I. Saat ini ruang tersewa di SMS I sudah 100 persen, sedangkan ruang tersewa di SMS II sampai April 2011 sudah 70 persen. Artinya jika digabung, ruang tersewa total sudah 85 persen.  Beberapa penyewa utama SMS II adalah Centro Department Store, Do It Best Pongs Home Center, dan Eat and Eat Food Market.

Setelah SMS I dan II beroperasi, ada rencana membangun SMS III? Ya, kami sudah merencanakan itu. SMS III akan dibangun delapan tahun mendatang. Selain itu kami juga akan membangun apartemen, hotel, dan convention center di kawasan ini.

Suksesnya Summarecon Serpong juga diikuti pengembang lainnya di Serpong seperti Paramount Serpong, Alam Sutera, dan BSD. Anda melihat properti di Serpong makin "hot"? Ya benar, daerah Serpong merupakan daerah properti sangat hot saat ini. Kami senang apa yang kami tanam sudah mulai berbua. Yang penting, kami harus menjaga kepercayaan dan kredibilitas, nama Summarecon. Karena itu sangat penting membuka Summarecon Mal Serpong tepat waktu. Ini akan membuat konsumen makin percaya pada kami. (Robert Adhi Kusumaputra)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar