Selasa, 26 April 2011

Rumah Idaman “Pengembang di Bandung Sulit Dapatkan Blanko AJB” plus 2 more

Rumah Idaman “Pengembang di Bandung Sulit Dapatkan Blanko AJB” plus 2 more


Pengembang di Bandung Sulit Dapatkan Blanko AJB

Posted: 27 Apr 2011 01:21 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang di Bandung mengeluhkan sulitnya mendapatkan blanko Akta Jual Beli (AJB) akibat menghilang dari peredaran.

Blanko AJB hilang dari peredaran sudah berulang kali, terakhir pada Desember 2010 hingga Januari 2011. Namun pada April 2011, blanko AJB di Bandung sulit sekali didapat. Akibatnya, semua transaksi jual beli rumah terganggu. Baik pengembang maupun notaris di Bandung mengeluhkan hal ini.

"Kantor Pertanahan sebagai institusi yang bertanggung jawab mencetak dan menyalurkan blanko AJB juga tidak memberikan jalan keluar. Perusahaan saya yang seharusnya melaksanakan jual beli puluhan unit rumah, akibat menghilangnya blanko AJB, menyebabkan proses jual beli rumah hanya bisa terlaksana dua unit. Notaris hanya bisa mendapakan dua bekas blanko AJB. Sungguh aneh tapi nyata," kata mantan Ketua Umum REI Teguh Satria kepada Kompas.com, Rabu (27/4/11).

Padahal, menurut penelusuran Teguh, blanko AJB di Bekasi masih ada. Teguh, yang juga mantan Ketua DPP REI Jawa Barat ini mengusulkan, jika pengadaan blanko AJB terlambat, seharusnya bisa diganti dengan print out komputer yang dilegalisir oleh kantor pertanahan. Hal ini selain untuk memperlancar transaksi juga untuk menghilangkan kemungkinan perdagangan gelap blanko AJB. (KSP)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Trik Hilangkan Bau Pengap di Rumah

Posted: 27 Apr 2011 01:06 AM PDT

KOMPAS.com - Apakah Anda pernah mendapati rumah bau pengap dan apek  karena ditinggalkan dalam jangka waktu lama? Pasti bau-bau tak sedap ini mengganggu indera penciuman Anda. Karena selain faktor kenyamanan, rumah yang wangi juga menambah gairah hidup penghuni di dalamnya.

Jangan khawatir berlebihan, ada beberapa cara untuk mengatasi bau-bau apek dan pengap di dalam rumah. Pertama, bukalah semua jendela, pintu, atau jalur udara yang ada di rumah. Lalu bukalah jendela lebar-lebar selama beberapa hari dan beberapa jam. Cahaya yang masuk dan pertukaran udara akan menetralkan udara dalam rumah.

Bisa juga dengan mengambil bubuk kopi dan letakkan dalam wadah kecil, usahakan bukan kopi dalam kemasan atau kopi instan. Tempatkan beberapa wadah berisi kopi di sudut-sudut rumah. Wangi dari kopi akan menyerap bau-bau tak sedap.

Periksalah langit-langit rumah dan saluran air, apakah ada kebocoran atau merembes akibat tampiasan air hujan. Seperti di langit-langit, air hujan yang menggenang bisa menyebabkan bau karena menjamur. Rapikan dan posisikan genteng rumah dengan baik, sehingga tak terjadi bocor atau rembesan.

Langkah lainnya, pasang dan nyalakan lilin di dalam ruangan sampai habis. Lilin yang hidup dapat membantu mengurangi bau pengap. Kalau Anda suka, pakai juga aroma therapy di dalam ruang. Aroma yang wangi akan mengusir bau dan menambah kenyamanan penghuni rumah. (dari berbagai sumber/Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Grup Horison Bangun 30 Hotel di Indonesia

Posted: 27 Apr 2011 12:55 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - PT. Metropolitan Golden Management atau Grup Horison, yang merupakan anak perusahaan PT. Metropolitan Persada  International akan membuka 30 hotel baru di beberapa kota di  Indonesia. "Kami berencana membangun 28-30 hotel berbintang tiga di beberapa  kota.

Target 2011 ada 2.100 kamar, dan hingga 2012 ada 3.200 kamar.  Hotel akan tersebar seperti di Palembang, Jakarta, Pantura, Solo,  Surabaya, Kalimantan, dan Sulawesi," kata Vice Director  Business  Development and Technical PT. Metropolitan Golden Management, Rachmata  Indrajaya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/4/2011).

 Rachmata mengatakan pihaknya optimis melakukan ekspansi hotel bintang tiga di sejumlah kota. Menurutnya, ada beberapa faktor keuntungan yakni akses infrastruktur yang menunjang transportasi antardaerah. Faktor lainnya, mengenai pertumbuhan kota di Indonesia tercatat dari  data per 2010 sebesar 8 persen. "Kalau pertumbuhan kotanya besar,  otomatis akan terjadi peningkatan di level perdagangan,"ujarnya.

Yang terakhir, katanya, fakta bahwa banyaknya orang yang memiliki  kelebihan uang untuk melakukan investasi di bidang perhotelan.  Investasi hotel, ujar Rachmata, lebih menguntungkan dan memiliki aset  yang terus tumbuh.

Sementara, PT. Metropolitan Land Tbk mentargetkan 50 hotel dengan  konsep bujet sampai 2015. Menurut Nanda Widya, Presiden Direktur PT.  Metropolitan Land Tbk, pada kesempatan beberapa waktu lalu, pendapatan dari sektor hotel lebih stabil dibandingkan sektor hunian.

 Target 50 hotel, baru 17 yang mulai beroperasi diantaranya di Bekasi,  Bandung, Semarang, Palembang, Makasar, Pekanbaru, Kendari,  Banjarmasin, Medan, Jogja, Purwokerto dan Papua. Untuk operasional  hotel bujetnya, Metland mengusung tiga jenis brand, yakni Aziza yang  dikelola secara syariah, Red Dot dan @Hom. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar