Senin, 25 April 2011

Rumah Idaman “Tips Jeli Membeli Rumah Second” plus 2 more

Rumah Idaman “Tips Jeli Membeli Rumah Second” plus 2 more


Tips Jeli Membeli Rumah Second

Posted: 26 Apr 2011 02:53 AM PDT

KOMPAS.com - Anda tertarik membeli rumah second atau rumah bekas pakai? Tunggu dulu! Langkah-langkah berikut ini bisa menjadi strategi sebelum memutuskan membeli rumah tersebut.

Langkah pertama dan utama, sebaiknya jangan percaya begitu saja dengan tampilan luar rumah atau anda percaya dengan promo penjual rumah. Cek kondisi rumah! Sebagai bahan pertimbangan, ajak teman atau arsitek yang mengerti tentang layak tidaknya bangunan tersebut. Perhatikan ketahanan dinding, adakah keretakan atau kelembaban akibat saluran air yang bocor? Penting juga Ada lihat adakah serangan rayap di rumah dengan mengenali tanda-tandanya.

Jangan terbuai dengan interior bangunan, cek usia bangunan, kapan terakhir dilakukan renovasi. Jeli melihat usia bangunan berhubungan dengan keselamatan anda dan anggota keluarga lainnya. Perhatikan juga sirkulasi udara yang keluar masuk ruangan. Cek kelengkapan ventilasi dan pencahayaan. Ruang yang kurang memperhitungkan kecukupan ventilasi dan pencahayaan akan menimbulkan kelembaban. Kelembaban sangat disukai rayap dan jamur, hasilnya ruangan berbau dan tidak sehat.

Cek keberadaan sumber air. Seperti diketahui, air sangat penting bagi kebutuhan keluarga. Pastikan sumber air seperti sumur memiliki jarak ideal dengan septic tank yakni 10 meter persegi. Jika jarak ideal tak dipenuhi, bisa ditebak air akan tercemar dan tentunya tak layak dikonsumsi. Periksa juga daya penunjang listrik dari PLN. Apakah si pemilik rumah sebelumnya bermasalah dengan segel meteran atau tidak. Jangan sampai Anda harus menanggung denda tinggi karena meteran bermasalah.

Setelah memeriksa kondisi fisik bangunan, mari jeli memeriksa status kepemilikan rumah. Lihat dan pastikan rumah tersebut memiliki surat izin dan sertifikat kepemilikan. Periksa apakah rumah tersebut memiliki masalah sengketa karena permasalahan warisan. Rumah warisan umumnya memiliki banyak ahli waris, ketahui apakah semua ahli waris menyetujui penjualan rumah. Jika ternyata bersengketa, lebih baik anda berpikir ulang untuk membelinya.

Kemudian, langkah selanjutnya mensurvei harga rumah. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan kalau membeli rumah tersebut. Bila aAa harus melakukan renovasi, pastikan besaran anggarannya tidak melebihi rencana awal. Perhatikan juga lingkungan sekitar, apakah aman, bagaimana dengan para tetangga, atau jauh dekatnya rumah dengan tempat kerja, serta akses jalan menuju rumah patut anda pertimbangkan.

Bila Ada memakai jasa broker dalam membeli rumah second, anda tetap harus jeli. Pilih broker yang memiliki sertifikat, kalau perlu anda dapat mengecek keabsahannya dengan menelepon kantor ia bekerja atau asosiasi broker di Indonesia. (dari berbagai sumber/Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

REI Desak Pemerintah Segera Rilis Aturan Kepemilikan Asing

Posted: 25 Apr 2011 12:05 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kalangan pengembang mendesak pemerintah segera merilis aturan properti oleh pihak asing. Pasalnya, hingga kini regulasi tersebut tak kunjung terbit padahal pemerintah sudah berjanji segera menerbitkan aturan tersebut pada 2010 lalu.

Ketua Umum Real Estate Indonesia Setyo Maharso beralasan potensi properti Indonesia sangat besar. Sebab, harga properti di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lain. Apalagi, lanjutnya, dibandingkan dengan Amerika Serikat, properti Indonesia masih menyediakan pangsa pasar yang besar.

"Fakta bahwa harga properti Indonesia yang terendah di dunia itu menjadi hal menarik untuk dimiliki investor, tetapi aturan atau undang-undang belum ada sehingga properti di Indonesia masih di kuasai pasar domestik," tuturnya, Senin (25/4).

Pengamat properti Ali Tranghanda sebelumnya memperkirakan harga properti Indonesia akan terus mengalami tren kenaikan. "Tidak tahu kapan batas harganya (untuk terus naik). Sampai nanti terjadi koreksi harga di pasar, sesuai mekanisme pasar, harga properti atas khususnya apartemen akan terus naik," ungkap dia.

Menurutnya, tren harga properti Indonesia masih akan terus naik karena belum mencapai titik mapan apalagi tanah di Indonesia masih terbilang melimpah. Dengan adanya rencana kepemilikan asing yang tengah digiat-giatkan pemerintah dan pengembang maka, Ali memproyeksikan keuntungan (capital gain) Indonesia bisa mencapai 20 persen - 30 persen. 

"Yield sewa Indonesia masih tertinggi di Asia Tenggara, bisa mencapai 10 persen - 11 persen. Bandingkan saja dengan Singapura yang cuma 3 persen," jelasnya. Kondisi itu tentu berbanding terbalik dengan Amerika Serikat yang tengah mengalami kemerosotan industri properti. Di Amerika Serikat, bisnis properti sudah mulai ratusan tahun, sedangkan Indonesia baru efektif mulai pada 1970-an.

Seperti diketahui, properti Amerika Serikat sangat terkait dengan kondisi pergerakan saham. Sebab, sebagian besar perusahaan properti dimiliki oleh perusahaan besar. "Bila saham jatuh maka perusahaan pun ikut jatuh, harga properti terkoreksi. Di Indonesia belum seperti itu, masih banyak unsur spekulasi, persaingan belum sempurna. Makanya tidak ada patokan harga yang jelas," katanya. (Dani Prasetya/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Pemegang Konsesi 24 Tol Mangkrak Belum Teken Kontrak Baru

Posted: 25 Apr 2011 12:02 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pemerintah berharap pemegang konsesi 24 ruas tol yang mangkrak segera meneken kontrak baru yang diserahkan pekan lalu. Pasalnya, Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) baru tersebut sudah dibahas bersama investor dan disetujui oleh Wakil Presiden Boediono.

Sejatinya, Kementerian Pekerjaan Umum tidak memberikan batas waktu bagi investor untuk meneken kontrak tersebut. Cuma, Djoko berharap, investor yang telah siap segera meneken kontrak baru tersebut. "Tapi sampai hari ini memang belum ada investor yang menandatangani kontrak baru tersebut," katanya, Senin (25/4).

Salah satunya yang paling siap, menurut Djoko adalah pemegang konsensi ruas tol Cikampek-Palimanan, PT Lintas Marga Sedaya. Djoko mengatakan pembebasan lahan ruas tol tersebut sudah mencapai di atas 90 persen. Ruas ini dianggap prioritas karena bagian dari ruas tol trans Jawa.

Persyaratn dalam kontrak PPJT yang baru sangat ketat. Setelah ditandatangani, investor harus sudah memiliki perjanjian kredit dengan pihak perbankan yang memberi pinjaman. Jika investor tak sanggup mencapai kemajuan pada saat masa konstruksi, pemerintah juga akan langsung memutuskan PPJT.

Syarat lain, investor jalan tol harus memberikan jaminan pelaksana sebesar 1% dari total investasi kepada pemerintah dalam waktu paling lama satu bulan setelah penandatanganan amandemen PPJT. Ini sebagai jaminan bahwa si investor memiliki modal mengerjakan proyek.

Dalam PPJT yang baru ini pemerintah memberlakukan pemutusan kontrak otomatis (automatic termination) bila pihak investor tidak sejumlah memenuhi persyaratan tersebut. Selanjutnya pemerintah memberi kesempatan investor baru untuk masuk. Dalam PPJT anyar ini juga diatur soal kewajiban pemerintah dalam melaksanakan pembebasan tanah. (Petrus Dabu/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar