Senin, 14 Februari 2011

Rumah Idaman “Harga Rumah Semua Tipe di Semarang Naik” plus 2 more

Rumah Idaman “Harga Rumah Semua Tipe di Semarang Naik” plus 2 more


Harga Rumah Semua Tipe di Semarang Naik

Posted: 15 Feb 2011 01:15 AM PST

SEMARANG, KOMPAS.com - Hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia (BI) Semarang menunjukkan bahwa harga rumah semua tipe pada triwulan IV tahun 2010 mengalami peningkatan.

Kenaikan harga rumah pada triwulan IV tahun 2010 terjadi pada semua tipe, yaitu tipe kecil sebesar 0,46 persen, tipe menengah sebesar 0,57 persen, dan tipe besar 0,39 persen.

-- Ratna E. Amiaty

"Kenaikan harga rumah pada triwulan IV tahun 2010 terjadi pada semua tipe, yaitu tipe kecil sebesar 0,46 persen, tipe menengah sebesar 0,57 persen, dan tipe besar 0,39 persen," kata Ratna E. Amiaty, Pemimpin BI Semarang, di Semarang, Senin.

Ratna mengatakan bahwa untuk rumah tipe kecil mengalami peningkatan, namun lamban dibandingkan pada triwulan III tahun 2010 yang tercatat sebesar 0,51 persen.

Kenaikan harga rumah tersebut disebabkan karena kenaikan harga tanah, harga bahan bangunan atau material terutama besi dan semen. Alasan lainnya, kenaikan upah tenaga kerja bangunan juga menjadi faktor pendorong terjadinya peningkatan harga rumah.

Dari segi permintaan, peningkatan terjadi pada rumah tipe kecil, sedangkan untuk rumah tipe menengah dan tipe besar mengalami penurunan. Peningkatan permintaan pada rumah tipe kecil terjadi karena konsumen mulai meyakini kepastian mendapatkan program subsidi dengan adanya penerapan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan suku bunga tetap (fixed rate) sekitar 8,15 persen hingga 9,5 persen/tahun yang diberlakukan sejak 1 Oktober 2010.

"Di samping itu, proses sertifikasi tanah dan bangunan serta sambungan jaringan listrik yang semakin cepat dan mudah juga menjadi faktor meningkatnya penjualan rumah," katanya.

Sementara untuk penurunan permintaan pada rumah tipe menengah dan besar disebabkan karena masyarakat cenderung lebih memilih membeli tanah untuk dibangun sendiri.

Di sisi pembiayaan perumahan, lanjut Ratna, berdasarkan data Desember 2010 penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) sampai dengan tipe 70 meter persegi mengalami pertumbuhan sebesar 2,49 persen. Begitu juga penyaluran KPR dan KPA di atas tipe 70 meter persegi mengalami peningkatan sebesar 9,75 persen.

Ratna menjelaskan, hasil survei harga properti residensial (SHPR) di wilayah Jawa Tengah menunjukkan peningkatan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) baik secara triwulanan maupun tahunan.

Secara triwulanan (quarter to quarter atau q-to-q), IHPR meningkat 0,47 persen lebih tinggi dari peningkatan pada triwulan III tahun 2010 yang tercatat sebesar 0,40 persen.

Sedangkan secara tahunan (year on year atau y-o-y), IHPR mengalami kenaikan sebesar 1,41 persen lebih tinggi dari peningkatan IHPR pada triwulan III tahun 2009 sebesar 1,28 persen.

Hasil survei, pada triwulan I tahun 2011, harga rumah tipe kecil diperkirakan masih akan mengalami peningkatan dan IHPR diperkirakan akan meningkat sebesar 0,30 persen atau melambat jika dibandingkan peningkatan di triwulan IV tahun 2010.

"Peningkatan melambat diperkirakan karena pengembang masih menunggu situasi untuk mengantisipasi perubahan permintaan dan masih akan mengevaluasi perkembangan harga tanah dan bahan bangunan," katanya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

McD Beroperasi Lagi di Sarinah

Posted: 14 Feb 2011 01:12 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Gerai McDonald's cabang Sarinah resmi dibuka pada hari Senin (14/2). Sebelumnya, gerai McD Sarinah sempat tertutup dan digantikan oleh Tony Jack's. Beroperasinya McD Sarinah ini bertepatan dengan perayaan 20 tahun berdirinya McDonald Indonesia.

Michael Hatono, Director Marketing PT Rekso Nasional Food, mengatakan, Sarinah adalah lokasi yang strategis dan sangat tepat untuk berbisnis. Dia mengatakan, pengunjung McD Sarinah selalu penuh apalagi pada akhir pekan.

Gerai di Sarinah ini merupakan yang ke-112. Tahun 2010 kemarin, McD Indonesia sudah membuka belasan gerai di wilayah Jabodetabek dan rencananya tahun ini akan terus bertambah.

Sayangnya, Michael enggan mengungkapkan berapa jumlah gerai yang akan dibuka. "Yang jelas, Januari kemarin kami baru buka gerai lagi di daerah Balik Papan, dan baru beberapa minggu yang lalu kami buka cabang di Semarang," tandasnya.

Rencananya, tahu ini, McD Indonesia akan berekspansi ke wilayah Jawa Tengah. "Sebab, di Jawa Tengah, kami lihat animo masyarakat cukup besar terhadap McD," kata Michael. Sekedar informasi, investasi untuk membangun 1 gerai membutuhkan dana sebesar Rp 5 miliar.  (Evilin Falanta/KONTAN)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Sahid Bangun Hotel Resor di Karimun

Posted: 14 Feb 2011 12:56 PM PST

KARIMUN, KOMPAS.com - Perusahaan perhotelan Group PT Sahid International Hotel & Management akan membangun sebuah resor yang dilengkapi hotel berbintang empat di kawasan wisata terpadu Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Niat Sahid Group mendirikan hotel merupakan sebuah lompatan pengembangan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Karimun.

-- M Sani

"Kami bersama Ibu Ratna (manajemen Grup Sahid) baru saja meninjau lahan untuk pembangunan hotel berbintang empat di Pongkar," kata Gubernur Kepulauan Riau HM Sani di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

HM Sani mengatakan, manajemen Sahid Group, Ratna A Soebandono berkunjung untuk memetakan lokasi lahan tempat yang direncanakan untuk pembangunan resor dan hotel berbintang. "Lahan tersebut merupakan milik Sahid dan kami optimistis niat untuk mendirikan resor terealisasi," ucapnya.

Menurut dia, pembangunan resor dan hotel yang direncanakan perusahaan tersebut diharapkan menambah "income" bagi perekonomian masyarakat. Niat Sahid Group mendirikan hotel merupakan sebuah lompatan pengembangan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Karimun," ucapnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Karimun, Zamri, mengatakan, kunjungan Ratna A Soebandono merupakan salah satu persiapan menjelang pembangunan hotel dan resor tersebut. "Mereka belum ada mengurus izin, tapi kami percaya rencana tersebut terealisasi karena lahan tersebut merupakan milik Sahid Group," ucapnya.

Menurut dia, pembangunan hotel berbintang di Pongkar sangat strategis karena kawasan tersebut memang diplot sebagai kawasan wisata. Di kawasan tersebut, lanjut dia, juga akan dibangun pelabuhan berkelas internasional yang dapat disinggahi kapal-kapal pesiar dan pelabuhan kontainer Malarko.

Ratna A Soebandono didampingi Gubernur HM Sani, Bupati Karimun Nurdin Basirun serta sejumlah Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemkab Karimun berkeliling di lahan yang diplot untuk resor dan hotel berbintang. Lahan tersebut berada di pinggir pantai Pongkar yang berpasir putih dan merupakan salah satu objek wisata di daerah setempat.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar