Selasa, 15 Februari 2011

Rumah Idaman “Menyiasati Kamar Sempit dengan Cermin” plus 2 more

Rumah Idaman “Menyiasati Kamar Sempit dengan Cermin” plus 2 more


Menyiasati Kamar Sempit dengan Cermin

Posted: 15 Feb 2011 10:42 AM PST

KOMPAS.com – Tinggal di apartemen dengan ruang kamar yang sempit seolah tinggal di dalam kotak. Namun, kalau Anda tahu cara menyiasatinya, maka kamar yang sempit tidak akan berasa menghimpit.

Seperti interior di apartemen contoh Kuningan City untuk two bedroom kamar Executive dengan luas 81 meter persegi, kamar tidur yang sempit ditambahkan cermin sehingga terkesan luas. Cermin menjadi senjata ampuh untuk memberi kesan luas di dalam ruangan karena memantulkan ruangan dua kali lipat.

Namun, penempatan cermin juga tidak baik apabila dipasang secara menyeluruh. Anda cukup memilih satu sisi untuk dipasangi cermin. Pemilihan variasi cermin di dalam kamar juga bisa beraneka ragam, tergantung ruangan yang anda miliki. Di kamar tidur apartemen contoh Kuningan City, dipilih cermin bermotif yang ditempelkan di dinding secara memanjang.

Yang patut Anda perhatikan dalam memasang cermin, adalah penempatannya tidak boleh berdekatan dengan furnitur lain karena beresiko pecah. Kebersihan cermin juga patut diutamakan, misalnya dengan membersihkannya dari noda dan jamur agar tetap terkesan bening. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Ruang Keluarga yang Tak Biasa

Posted: 15 Feb 2011 10:34 AM PST

KOMPAS.com – Ingin mencoba menata ruang keluarga yang tidak biasa, coba anda lirik karya desainer interior Hendramianto Syamsulhadi dan Joke Roos. Kedua desainer ini mengkonsep ruang keluarga yang dibuat asimetris – keluar dari kebiasaan namun tetap menampilkan karakter.

Kalau lampu hias dalam ruang keluarga biasanya digantung tinggi, Hendramianto dan Joke Ross malah menempatkan lampu Chandelier Baccarat dengan 48 lampunya tergantung 60 sentimeter dari lantai

Hendramianto dan Joke mengambil konsep mood board atau biasa disebut material board yang biasa dibuat seorang desainer untuk menjelaskan konsep warna, bahan, furnitur, pencahayaan, dan aksesoris. Dalam gelaran pameran di Elite Grahacipta beberapa waktu lalu, keduanya menterjemahkan konsep mood board ini menjadi ruang yang tak biasa dilihat.

Kalau lampu hias dalam ruang keluarga biasanya digantung tinggi, Hendramianto dan Joke Ross malah menempatkan lampu Chandelier Baccarat dengan 48 lampunya tergantung 60 sentimeter dari lantai. Chandelier ini bukan hanya semata-mata sebagai lampu penerangan tapi sebagai "master piece" yang bisa dinikmati dari dekat dan secara utuh.

Penataan meja kursi, furnitur, dan aksesoris lainnya dibuat secara tidak simetris namun tetap memiliki karakter sebagai sebuah ruang keluarga yang nyaman. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Ruang Foyer Penuh Semangat Merah

Posted: 15 Feb 2011 10:26 AM PST

KOMPAS.com – Untuk menambah semangat saat memasuki rumah atau saat menerima tamu, anda yang memiliki ruang foyer dapat merubahnya dengan dominasi warna merah.

Ruang foyer atau sering disebut lobi atau hall adalah ruang antara untuk tamu atau penghuni rumah masuk ke dalam rumah, foyer berfungsi sebagai ruang penerima pertama dari rumah.

Untuk menambah semangat bagi tamu maupun si pemilik rumah, ruang foyer disulap penuh semangat oleh desain interior Yuni Jie. Mengusung konsep Red Deluxe, dalam pameran beberapa waktu lalu di rumah galeri Elite Grahacipta, Yuni Jie mengedapankan sisi fungsionalitas.

Warna merah yang mendominasi pada dinding ruang foyer akan terlihat penuh semangat. Ditambah kombinasi furnitur modern dan semi klasik menambah suasana ruang menjadi nyaman, ini bisa dirasakan tamu apabila harus menunggu pemilik rumah di ruang ini. Yuni Jie mempercantik ruang foyer dengan menempatkan cermin besar dan pencahayaan lampu yang tepat. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar