Senin, 07 Februari 2011

Rumah Idaman “Lemari Penyimpanan: Pintu pun Tak Luput Dimanfaatkan” plus 2 more

Rumah Idaman “Lemari Penyimpanan: Pintu pun Tak Luput Dimanfaatkan” plus 2 more


Lemari Penyimpanan: Pintu pun Tak Luput Dimanfaatkan

Posted: 08 Feb 2011 04:34 AM PST

KOMPAS.com - Ukuran yang mungil bukan alasan untuk membiarkan dapur berantakan. Jika pandai memanfaatkan, setiap perlengkapan dan kebutuhan dapur bisa tersimpan dengan baik. Salah satu contoh area penyimpanan efektif dan efisien, boleh contek lemari yang satu ini.

Layaknya lemari penyimpanan pada umumnya, lemari ini pun terdiri dari rak-rak. Uniknya, rak tidak hanya ditemukan di bagian dalam lemari, pun di bagian belakang pintunya. Lebih menarik lagi, karena rak-rak tersebut bisa diatur tinggi rendahnya, dan ditukar posisi ke atas dan bawah dengan mudah.

Apa pasal? Rak-rak ini menempel pada besi serupa rel di kiri dan kanan. Pada rel besi ini terdapat banyak lubang, yang digunakan untuk mengaitkan pengait yang ada di setiap rak. Kreatif!

Supaya tidak bertabrakan, antara rak di pintu dan bagian dalam lemari, pintar-pintarlah mengatur posisinya. Rak di kedua bagian lemari ini harus dibuat berselang seling. Artinya, rak di pintu harus diposisikan mengisi rongga antar rak, di bagian dalam lemari. Dengan demikian, pintu lemari tetap bisa tertutup rapat.

Cara penempatan rak seperti ini, ada di bagian dalam dan pintu lemari, memberikan wadah penyimpanan dua kali lebih banyak. Mengaplikasikan ide kreatif ini di dapur Anda, niscaya akan sangat membantu mengatasi masalah dapur yang selalu berantakan. Wadah penyimpanan sudah memadai, masalah berikutnya tinggal kemauan untuk menjaga dapur tetap rapi. Setuju? (Anissa Q. Aini/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Pengembang Diminta Patuhi Panduan Rancang Kota

Posted: 08 Feb 2011 04:25 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com – Para pengembang yang mengembangkan superblok dan sentra bisnis di kawasan Satrio diminta untuk membangun sesuai panduan rancang kota, yang telah digariskan oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Kami menginginkan integrasi yang baik karena kawasan Satrio merupakan kombinasi kegiatan komersial dan pusat pemerintahan dan perwakilan duta-duta besar dari luar negeri. Kami menginginkan pengembangan ke depan sesuai UDGL.

-- Wiriyatmoko

Pentingnya panduan rancang kota ini agar pembangunan fisik kawasan Satrio sesuai visi yang telah direncanakan, yakni sebagai kawasan wisata dan pusat belanja internasional.

Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Wiriyatmoko yang ditemui Kompas.com pekan lalu, mengatakan panduan rancang kota atau disebut UDGL (Urban Design Guide Line) di kawasan Satrio ini, menjadi acuan bagi para pemilik tanah dan pengembang untuk mengembangkan fisik kota yang sesuai visinya. UDGL ini mengatur tentang aspek spasial, aspek sosial, aspek visual, dan aspek ekonomi.

"Misalnya dari aspek visual, kami menginginkan integrasi yang baik karena di kawasan ini merupakan kombinasi kegiatan komersial dan pusat pemerintahan dan perwakilan duta-duta besar dari luar negeri. Kami menginginkan pengembangan ke depan sesuai dengan UDGL-nya sehingga kawasan ini harmonis, terpadu, dan terarah, sesuai rencana kota yang diinginkan," kata Wiriyatmoko.

Di dalam UDGL, kata Wiriyatmoko, diatur hal-hal yang mampu memberikan kenyamanan. Untuk tinggi dan luas bangunan di kawasan ini disesuaikan dengan apek visual dan perpaduannya. "Kami tidak mungkin mengizinkan tinggi bangunan yang sama untuk tanah seluas 2.000 meter persegi dengan 2 hektar. Kalau mau membuat bangunan yang tinggi, masing-masing pemilik tanah bisa berkonsolidasi. Ini menyangkut aspek visual rancang kotanya," ujarnya.

"Kami juga mengatur koneksi antarbangunan, yang berhubungan dengan sistem pedestrian. Bagaimana akses jalan dari satu blok ke blok lainnya, bagaimana menyebrang dari blok utara ke selatan," papar Wiriyatmoko.

Saat ini, yang tengah diutamakan oleh Dinas Tata Ruang DKI Jakarta ialah fungsi pengawasan pembangunan superblok di kawasan Satrio. Pengawasan ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan fungsi bangunan di kemudian hari.

Pengawasan ini juga meliputi dua kriteria keamanan yaitu property safety (bangunan yang aman dan life safety (pengguna bangunan aman) yang dipanatau oleh tim penasehat arsitektur kota, tim penasehat konstruksi bangunan, dan tim penasihat instalasi bangunan. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Elemen Garis, Cantik Untuk Desain Bergaya Tropis

Posted: 08 Feb 2011 04:00 AM PST

KOMPAS.com - Elemen garis bisa jadi inspirasi menata ulang ruangan Anda. Garis bisa membuat ruang terlihat lebar atau tinggi.

Komposisi yang tepat menghasilkan kualitas visual ruangan yang maksimal. Komposisi gaya tropis dan modern misalnya. Gaya tropis yang terinspirasi dari bentuk-bentuk alam dan warna-warna alami bisa Anda padukan dengan gaya modern yang banyak memainkan bentuk-bentuk geometris seperti garis, bidang, dan permainan volume ruang yang tegas.

Pada ruang makan ini, elemen garis menjadi pemanis ruang makan yang didominasi unsur-unsur kayu dan kursi yang kuat dengan elemen tropisnya.

Warna cokelat kemerahan, sangat kuat mendominasi suasana ruangan. Warna yang hangat, namun memberikan kesan berat. Permainan lis garis-garis hitam pada plafon memberikan kesan ruang yang memanjang. Menambah elemen garis adalah juga salah satu cara untuk memberikan kesan ringan, atau memperkuat bentuk.

Anda bisa menerapkan efek garis-garis pada ruangan yang masih terkesan berat, atau menambahkannya untuk mempertegas bentuk ruangan. Garis yang ditempatkan secara vertikal bakal membuat ruang menjadi "lebih tinggi". (Indra Zaka Permana/iDEA)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar