Rabu, 23 Februari 2011

Rumah Idaman “Properti yang Konsepnya Tak Jelas, Pasti Tersendat” plus 2 more

Rumah Idaman “Properti yang Konsepnya Tak Jelas, Pasti Tersendat” plus 2 more


Properti yang Konsepnya Tak Jelas, Pasti Tersendat

Posted: 24 Feb 2011 01:12 AM PST

oleh: The Steven Eric Lazuardi

Dalam ilmu fengShui China Kuno, Kayu merupakan elemen yang mudah rapuh. Kayu memberikan makna atau arti tersendiri dimana ranting pohon–pohon yang bercabang yang mudah patah dan tumbuh kembali. Fenomena kekuatan alam terhadap elemen Kayu memberikan kesempatan untuk jiwa wirausaha berkembang satu sama lainnya.

Ranting–ranting pohon bercabang selalu tumbuh, memiliki arti tersendiri yakni brilliant ideas in any conditions. Akan tetapi ide–ide yang banyak tersebut, ternyata tidak kuat dengan terpaan angin kencang dari luar. Perihal yang paling fatal adalah akibat dari patahnya dahan–dahan yang bercabang sebagai akibat dari tiupan angin yang kencang.

Dahan–dahan yang patah dan tumbuh, mewakili kondisi dunia internasional, termasuk kondisi dalam negeri yang mana banyak terjadi konflik saling timpa tindih selama dua tahun terakhir ini. Berbagai kasus bermunculan, saling menuding dan berkhianat satu dengan lainnya.

Publik merasa dibohongi, semua kedok yang selama ini terselubung dengan rapi dan jauh dari perhatian publik pada akhirnya terbongkar juga. Kasus mafia pajak, kasus hukum, kasus pornography dan lain–lainnya. Demikian juga dengan muka baru yang sama sekali tidak pernah dikenali publik akhirnya bermunculan juga.

Seperti bintang yang terkenal lewat media internet Mbah Surip, Justin Bieber, Keong Racun dan lain–lainnya. Belum lagi kita melihat krisis Mesir dan Libya, dimana sebelumnya diawali dengan krisis amerika dan eropa. Ekonomi dunia menjadi wait and see.

Pengusaha besar dunia mengambil sikap untuk membuka investasi mereka di Asia, China, India dan Indonesia. Inilah peluang yang terbuka sekarang yang dialami oleh salah satu negara di asia, yakni Indonesia. Menjalin kerjasama dengan orang – orang asing investor dunia.

Tahun Kelinci 2011 merupakan tahun dengan elemen Kayu unsur Yin negatif (-), spekulasi untuk menjatuhkan pesaing bisnis seprofesi sangat rentan terjadi pada tahun ini. Indikasi kejahatan dalam dunia bisnis berkembang pesat. Berbagai cara licik bermunculan, penuh dengan siasat penipuan bisnis. Oleh karena itu, berhati hatilah ketika ada penawaran kerja maupun usaha yang mendatangkan uang dengan cepat. Komunitas penipuan bermunculan dimana – mana.

Properti dengan konsep yang tidak jelas, contohnya rusunami, yang mana sekarang tidak berjalan lancar. Bangunan dengan konsep subsidi akhirnya dikembalikan menjadi konsep regular. Masih banyak lagi properti yang berhenti, dan pada akhirnya mengecewakan para konsumen. Janji muluk berada di sekitar kehidupan kita.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, "apakah kita semua masih mempunyai prospek cerah dalam berkarir?". Elemen Kayu tahun 2011 memberikan peluang tersendiri untuk kita semua. Sekalipun unsur Yin (-) berada didalam tahun ini, namun kita harus berpikir positif. Sentimen negatif terkadang memberikan peluang yang luar biasa, asal kita semua mau berpikir sejenak untuk maju. Kemajuan usaha sektor mikro akan mengalami kemajuan 2 tahun belakangan ini.

Sebagai contohnya adalah usaha warteg pinggiran jalan dan sejenisnya. Tahun 2010, usaha mikro, atau dikenal sebagai warteg ini mendapatkan perhatian dari Pemda Jakarta. Warteg mau dikenakan pajak. Namun karena banyak yang menentang dan tidak setuju dari masyarakat, maka program pajak pun akhirnya diberhentikan. Lahan-lahan yang semula kosong, jarang ada yang mau nempati, sekarang menjadi incaran dari para pedagang kaki lima.

Apabila kita jeli, maka hidup kita akan berubah. Elemen Kayu menghidupkan energi Api yang sangat diperlukan oleh kompor api dalam memasak. Oleh karena itu, banyak tempat yang menjual makanan menjadi pusat keramaian. Jalan-jalanlah ke foodmall, mal dengan konsep berkumpulnya para pedagang makanan. Pengunjungnya selalu ramai, bahkan sampai jam siang waktunya makan siang, restoran makanan tersebut selalu kehabisan tempat untuk para pengunjungnya. Lahan parkir mobil pun selalu kekurangan dan ujung – ujungnya berebutan tempat parkir.

Foodmall yang bisa dikunjungi sebagai pedoman untuk belajar berinvestasi dalam dunia makanan adalah contohnya Cilandak Town Square Jakarta, Tee Square Jakarta, Setiabudi One Jakarta, Surabaya Town Square Surabaya dan masih banyak tempat lagi yang bisa kita kunjungi. Yang jelas, belajarlah investasi dengan modal kecil dengan keinginan mempunyai lahan properti sendiri, sekalipun lahannya kecil.

*) The Steven Eric Lazuardi, konsultan Hokiplus

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

18.000 Unit Kondominium Selesai pada 2011

Posted: 23 Feb 2011 10:02 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 18.000 unit kondominium diperkirakan akan selesai pada tahun 2011. Penambahan ini akan menjadi kontribusi terbesar dalam pasokan kondominium sewa dan mengakibatkan kompetisi kuat dalam pasar kondominium dan apartemen sewa.

Mengacu pada data dari Cushman and Wakefield Indonesia, kondominium sewa pada kuartal IV tahun 2010 menyumbang pasokan 83,8 persen, apartemen servis menyumbang 9,8 persen, dan apartemen khusus sewa menyumbang 6,4 persen.

Harga sewa pada apartemen khusus sewa tercatat stabil dengan 15,83 dollar AS per meter persegi per bulan, sementara apartemen servis tercatat 20,90 dollar AS per meter persegi per bulan.

Pasokan kondominium sewa pada kuartal IV tahun 2010 menyumbang 83,8 persen, apartemen servis menyumbang pasokan 9,8 persen, dan apartemen khusus sewa menyumbang pasokan 6,4 persen.

Adapun harga sewa kondominium sewa sebesar 13,73 dollar AS per meter persegi per
bulan, sementara dalam rupiah mengalami kenaikan dari Rp 122.672 pada kuartal IV tahun 2010 menjadi Rp 123.551 pada kuartal I tahun 2011.

"Penghuni apartemen sewa di Jakarta relatif stabil dengan angka yang sama seperti kuartal lalu, yakni 66,2 persen dengan 25.371 unit telah tersewa," kata David Cheadle, Managing Director Cushman and Wakefield Indonesia di Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Permintaan hunian apartemen khusus sewa banyak datang dari grup perusahaan yang mengadakan pertemuan dan membutuhkan akomodasi jangka pendek bagi para karyawannya. Permintaan apartemen servis banyak datang dengan tujuan akomodasi harian.

Sementara itu, penghuni kondominium sewa adalah penyewa lokal yang memilih tempat dengan lokasi yang dekat dengan tempat kerja, universitas, dan pusat bisnis.

David menambahkan, untuk ke depan, beberapa apartemen servis akan menaikkan harga penawaran sewa karena kenaikan tarif dasar listrik pada Juli 2010 lalu berimbas pada biaya operasional. (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Gairah Pasar Ritel Disumbang Pusat Perbelanjaan Baru

Posted: 23 Feb 2011 09:11 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Munculnya pusat-pusat perbelanjaan baru yang akan rampung pada 2011 akan menyumbang geliat pasar ritel di Jakarta. Meski diprediksi pasokan ritel akan melambat di bawah 10 persen untuk dua tahun mendatang, aktivitas sewa ruang ritel diperkirakan tetap bergairah.

Apabila seluruh rencana pusat perbelanjaan ini diselesaikan tepat waktu, maka akan terdapat 3,7 juta meter persegi pasokan ruang ritel di Jakarta pada akhir tahun 2011.

-- David Cheadle

Dari riset data yang dilakukan oleh konsultan Cushman and Wakefield, pusat perbelanjaan baru yang akan selesai pada tahun 2011 adalah Kuningan City berlokasi di Jalan dokter Satrio dengan luas 55.000 meter persegi, Kemang Vilage berlokasi di Jakarta Selatan dengan luas 55.000 meter persegi, Grand Paragon berlokasi di Jakarta Barat dengan luas 40.000 meter persegi, Kalibata City di Jakarta Selatan dengan luas 30.000 meter persegi dan Ancol Beach City di Jakarta Utara dengan luas 18.300 meter persegi.

Pada akhir tahun 2010 pasokan kumulatif pusat perbelanjaan sebesar 3,5 juta meter persegi, dengan pasokan ruang ritel dari pusat perbelanjaan sewa 2,4 Juta meter persegi dan pusat perbelanjaan strata title 1,1 juta meter persegi.

Hingga akhir tahun 2011 diperkirakan akan terdapat penambahan  214.300 meter persegi ruang ritel baru di Jakarta. Dimana seluruh pasokan baru ini adalah ruang ritel sewa (97,3 persen), dan 2,7 persen sisanya ruang ritel strata title.

"Apabila seluruh rencana pusat perbelanjaan ini diselesaikan tepat waktu, maka akan terdapat 3,7 juta meter persegi pasokan ruang ritel di Jakarta pada akhir tahun 2011," kata David Cheadle, Managing Director Cushman and Wakefield Indonesia di Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Menurut Arif Rahardjo, Head of Research and Advisory PT. Cushman and Wakefield Indonesia, pada tahun lalu banyak penyewa ritel ragu untuk masuk karena persediaan pasokan yang terbatas.

Namun, kata Arif, hal tersebut tidak akan terjadi pada 2011. Sebab, pasokan ruang ritel  diperkirakan bertambah di tahun ini Penyewa pun akan kembali datang untuk meramaikan ritel di Indonesia.

Sedangkan menurut Senior Manager Cushman and Wakefield Indonesia, Soany Gunawan, untuk tahun ini, beberapa penyewa ruang ritel dari asing telah berkomitmen masuk pasar Indonesia. Siapa saja penyewanya, Soany belum bisa berkomentar banyak. "Selain pembukaan toko-toko baru oleh para pemain lama, penyewa untuk food and beverage dan fashion akan tetap mendominasi transaksi sewa," katanya.  (Natalia Ririh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar