Kamis, 09 Juni 2011

Rumah Idaman “Air Terjun "Gantung", Layak Dicoba Sensasinya!” plus 2 more

Rumah Idaman “Air Terjun "Gantung", Layak Dicoba Sensasinya!” plus 2 more


Air Terjun "Gantung", Layak Dicoba Sensasinya!

Posted: 10 Jun 2011 05:20 AM PDT

KOMPAS.com -  Tahukah Anda, bahwa kejenuhan seringkali datang saat kita selalu berkutat pada hal-hal yang standar. Air mancur gantung, benar-benar bisa jadi solusi penghilang jenuh di rumah ini.

Menikmati teh di sore hari, menerima tamu, atau menikmati penganan buatan istri, adalah salah satu bentuk aktivitas yang berkualitas. Kualitas itu harus terwadahi pula dalam ruang-ruang dengan elemen penyusun ruang yang juga berkualitas.

Itulah kualitas yang dimiliki oleh Angga Prasetya, si pemilik rumah ini. Angga seringkali menghabiskan waktu di ruang makan yang berada di balik jendela samping kolam mini.

Kolam ini berfungsi sebagai "pendingin" aliran udara yang masuk ke rumah, juga memiliki fungsi visual sebagai penghilang kejenuhan. Kolam berada di samping innercourt berukuran 4 m x 6 m di bagian tengah rumah. ­­ ­

Ada hal unik terlihat dari kolam ini, yaitu air terjun yang keluar dari balok yang menggantung. Air terjun ini terlihat seperti mata air yang keluar dari padatnya beton berukuran 300 cm x 30 cm x 20 cm.

Komposisi menggantung ini sebenarnya juga terdapat di bagian ruang makan, tepatnya pada mejanya. Meja makan tergantung pada balok di bagian atas jendela. Jadi konsep ini masih menjadi satu ikatan dengan konsep air terjun yang berada di taman.

Inilah konsep yang ditawarkan oleh Faizal Syamsalam, arsitek dari rumah ini. Bermain dengan komposisi melayang dan menggantung, adalah sensasi bagi visual sebuah ruangan. Layak untuk Anda coba!

(Oleh: Indra Zaka Permana)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Putih, untuk Tampilan Rapi dan Bersih

Posted: 10 Jun 2011 05:00 AM PDT

KOMPAS.com - Hati-hati dengan dominasi warna putih. Jaga supaya tidak membuat ruangan tampil pucat. Kamar tidur berikut bisa jadi contoh aplikasi putih yang menarik.

Namun, meski kerap takut menjadi cepat kotor dan repot membersihkannya, aplikasi warna putih masih tak ada duanya untuk menciptakan kesan bersih, terang, dan rapi. Tak heran, hampir di semua hotel dan penginapan, warna putih selalu dipilih untuk beddings dan bed cover.

Untuk mengaplikasikan putih di rumah sendiri, mungkin Anda masih akan berpikir dua kali. Tapi, tak ada salahnya sesekali mencoba.

Kamar tidur di foto ini salah satu contohnya. Dominasi putih pada dinding, plafon, dan beddings membuat kamar ini tampil bersih dan cerah. Tapi, hati-hati dengan si putih. Salah mengaplikasikan putih, bisa-bisa ruang malah tampil pucat. Atau, tampilannya berubah jadi seperti rumah sakit. Tidak mau, kan?

Ambil inspirasi dari ruangan di foto ini, aplikasikan warna-warna cerah sebagai pemanis di kamar tidur. Misalnya, tempatkan merah sebagai pilihan warna untuk cushion dan berbagai pernik aksesori lainnya.

Namun, jika ingin menempatkan beberapa furnitur di kamar, pilih warna selain putih untuk furnitur-furnitur tersebut. Di kamar tidur ini, biru pupus dipilih untuk sofa. Dengan demikian, si putih akan tetap jadi primadona. Cantik, kan?

(Penulis: Anissa Q. Aini)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Rasanya... Makin Romantis Dengan Lampu Gantung

Posted: 10 Jun 2011 04:12 AM PDT

KOMPAS.com - Kehangatan dan kenyamanan sangat diperlukan di kamar tidur utama Anda dan pasangan. Karena kedua nuansa inilah yang akan menyalurkan efek romantis dan keintiman Anda.

Untuk menciptakan ruangan seperti ini bisa dilakukan dengan menempatkan lampu gantung menggantikan lampu tidur yang biasanya di langit-langit kamar, dinding, atau berdiri menggunakan stan.

Memang, lampu tidur yang sering kita lihat biasanya berada di meja atau nakas yang disebut lampu meja atau diletakkan di samping kanan atau kiri ranjang. Namun, bila pola tidur Anda cukup dinamis atau "grasak-grusuk", boleh jadi, lampu tidur di meja ini yang jadi sasaran dan terjatuh. Dengan menempatkan lampu gantung, risiko terjatuh itu bisa diminimalkan.

Bukan hanya letaknya yang penting. Pijar cahaya lampu gantung pun sebetulnya bisa disesuaikan seperti halnya pada lampu meja. Lampu gantung dapat diatur menghasilkan cahaya redup sehingga seisi ruangan menjadi sedikit temaram.

Jangan khawatir nakas menjadi benda tak berguna. Bila lampu meja sudah diganti dengan lampu gantung, Anda masih bisa memanfaatkan nakas dengan cara mengganti isinya dengan aksesori lain seperti foto keluarga, buku, dan lain-lainnya.

Contoh lampu gantung ini bisa dilihat pada kamar apartemen contoh The Cosmopolitan Kemang Village, Jakarta Selatan. Contoh kamar apartemen ini menghadirkan dua lampu gantung, yaitu di bagian kanan-kiri ranjang, yang dibuat tergantung dengan cahaya agak redup.

Nah, masih ingin memberi nuansa romantis bagi pasangan Anda? Yuk, beri dia kejutan lewat penataan cahaya kamar yang bebas dan sedikit lebih temaram.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar