Jumat, 24 Juni 2011

Rumah Idaman “Lihat... Pengisi Nat Keramik Kian Beraneka Warna!” plus 2 more

Rumah Idaman “Lihat... Pengisi Nat Keramik Kian Beraneka Warna!” plus 2 more


Lihat... Pengisi Nat Keramik Kian Beraneka Warna!

Posted: 24 Jun 2011 12:51 PM PDT

shutterstock

Produk penunjang bahan bangunan yang dulu dipandang sebelah mata, seperti pengisi nat keramik misalnya, kini menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendapatkan kualitas bangunan sempurna.

shutterstock

Pengisi nat berwarna ini adalah bahan yang dirancang khusus untuk ubin homogeneous, keramik, marmer, atau granit pada lantai dan dinding.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak produsen melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar akan produk bahan dan material bangunan. Salah satunya produk bangunan seperti perekat keramik, yang kini bisa ditemukan dalam aneka warna sesuai warna-warni keramiknya.

Marketing Manager PT Adiwisesa Mandiri (AM) John Benson mengatakan, inovasi produk bangunan tak lepas dari pertumbuhan properti yang berpengaruh pada tingginya permintaan akan bahan bangunan di tingkat ritel maupun proyek. Menurutnya, produk penunjang bahan bangunan yang dulu dipandang sebelah mata, seperti pengisi nat keramik misalnya, kini menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendapatkan kualitas bangunan sempurna.

"Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat yang masih menggunakan cara-cara konvensional seperti menggunakan semen pasir untuk beralih menggunakan perekat keramik dan pengisi nat keramik yang lebih mutakhir. Ini agar kualitas lantai dan dinding bangunan kuat, indah, dan tahan lama," kata John di sela pameran "Indonesia Building Technology 2011" di Jakarta Convention Center, Kamis (23/6/2011).

Ubin popping

Salah satu inovasi produk pengisi nat keramik yang dikeluarkan AM adalah pengisi nat berwarna. Pengisi nat ini merupakan bahan yang dirancang khusus untuk ubin homogeneous, keramik, marmer, atau granit pada lantai dan dinding.

Pilihan warna yang tersedia macam-macam dan bisa disesuaikan dengan warna ubin atau keramik. Warna juga tahan lama dan tidak pudar, tidak retak, serta mudah dibersihkan, dan tahan terhadap lumut atau jamur.

"Pengisi nat kami mengandung microban atau teknologi antimikroba yang dapat mengatasi masalah tumbuhnya jamur. Warna yang tersedia untuk memenuhi pilihan warna ubin dan keramik sangat banyak," kata John.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Terang dengan Atap Kaca, Sejuk dengan Air Terjun

Posted: 24 Jun 2011 10:26 AM PDT

Indra Zaka Permana/iDEA Online

Kombinasi udara yang mengalir, cahaya terang, dan "angina mikro" yang ditimbulkan oleh jatuhnya air bisa menambah kenyamanan di dalam innercourt.

shutterstock

Modifikasi saja atap di rumah dengan membentuk rangka atap dan mengganti penutup atap genteng dengan atap kaca.

KOMPAS.com - Ingin membuat ruang di tengah rumah jadi sejuk? Buatlah innercourt, dan gunakan atap kaca untuk membuat ruang tetap terang.

Kenyamanan di dalam rumah tak hanya terasa saat ruang terasa lega. Aliran udara yang mengalir dan ruang-ruang yang terang pun bisa jadi solusi kenyamanan.

Namun, untuk yang terlanjur memiliki rumah tanpa innercourt, Anda juga bisa membuat innercourt dengan ukuran relatif sempit. Panjangnya cukup 3 meter dengan lebar 1 meter.

Caranya?

Modifikasi saja atap di rumah dengan membentuk rangka atap dan mengganti penutup atap genteng dengan atap kaca. Jangan lupa, tetap sisakan lubang untuk pertukaran udara dari dalam ke luar ruangan.

Atap kaca bisa dibuat dengan rangka baja yang menempel pada dinding. Kaca yang ideal untuk digunakan adalah kaca tempered dengan ketebalan 8 milimeter untuk mencegah keretakan akibat muai-susut struktur rangka baja.

Supaya semakin sejuk, innercourt bisa dilengkapi dengan olahan air terjun. Kombinasi udara yang mengalir, cahaya terang, dan "angina mikro" yang ditimbulkan oleh jatuhnya air bisa menambah kenyamanan di dalam innercourt.

Nah, sekarang innercourt sudah bisa Anda gunakan sebagai tempat bersantai.

(Indra Zaka Permana)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Batu Alam Mahal? Ganti Granit Sajalah....

Posted: 24 Jun 2011 09:45 AM PDT

KOMPAS.com - Penempatan batu alam sebagai lantai memang memberi kesan alamiah pada hunian. Namun, bila anggaran Anda kurang mencukupi karena harga beli batu alam relatif mahal, granit bisa jadi alternatif penggantinya.

"Ada banyak keunggulan memilih granit sebagai penutup lantai dibandingkan batu alam, ini dilihat baik dari segi harga maupun kemudahan perawatannya," kata Frankie Irawan, Project Sales Manager PT Niro Ceramics Sales Indonesia kepada Kompas.com, di sela pameran "Indonesia Building Technology Expo 2011" di Jakarta Convention Center, Kamis (23/6/2011).

Frankie mengatakan, pemakaian granit sebagai penutup lantai relatif lebih mudah perawatannya dibandingkan batu alam. Menurutnya, patu alam itu perlu di-coating atau dilapisi berulang-ulang, paling tidak tiga sampai empat tahun.

Sementara itu, sekali pemasangan granit bebas coating. Untuk urusan lumut, batu alam harus sering dibersihkan karena pori-porinya menjadi tempat kesukaan lumut untuk tumbuh, sementara granit tidak memiliki pori-pori kecil.

"Dengan granit lantai jadi bebas lumut," kata Frankie.

Dari segi harga, kata Frankie, granit lebih murah daripada harga batu alam, yakni bisa separuh dari harga batu alam.

"Kalau pakai granit, selain tahan cuaca juga bisa dipakai untuk seumur bangunan," jelasnya.

Merry, Marketing Communications Niro Granite menambahkan, pemakaian Granit pada lantai mempunyai kelebihan, seperti tahan terhadap goresan serta mudah merawatnya.

"Tahan gores daripada memakai keramik. Misalnya, kena hak sepatu wanita atau kaki kursi yang ditarik. Dengan granit tidak akan terlihat jelas goresannya," ujarnya.

Permukaan rata itu, kata Merry, terjadi dalam proses pembuatannya bahan compact powder clay digiling, kemudian ditekan jadi padat. Setelah itu, bahan padat tersebut dibakar.

Ia menambahkan, selain pada lantai, granit juga bisa diaplikasikan untuk carport (naungan untuk garasi), teras rumah, dinding eksterior, atau bahkan fasa bangunan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar