Selasa, 14 Juni 2011

Rumah Idaman “Horeee... Pemerintah Siapkan 400 Rusunawa untuk TNI!” plus 2 more

Rumah Idaman “Horeee... Pemerintah Siapkan 400 Rusunawa untuk TNI!” plus 2 more


Horeee... Pemerintah Siapkan 400 Rusunawa untuk TNI!

Posted: 14 Jun 2011 01:56 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat akan membangun 400 rumah tinggal bagi tentara aktif di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada semester II 2011 ini.

Pembangunan perumahan tersebut memakan lahan minimal 3.000 meter persegi (m2). Menurut Pangihutan Marpaung, Deputi Perumahan Formal, rumah paling kecil bertipe 36.

"Ini sudah komitmen kami dengan sejumlah pengembang termasuk MOU dengan Kementerian Pertahanan awal tahun ini," kata Pangihutan, Selasa (14/6/2011).

Rusunawa untuk pasukan Kodam VI Mulawarman berlokasi dekat Bandar Udara Sepinggan, Balikpapan. Dengan KPR, nantinya setiap rumah dilego mulai kisaran Rp 70 juta hingga Rp 80 juta per unit.

Kepala Bidang Rumah Susun Sederhana Kemenpera Bernaldy menjelaskan, penghuni bakal dikenakan biaya tambahan untuk pemeliharaan, pengelolaan, dan kebersihan. Jika dalam waktu dekat ada yang mengajukan KPR, pembangunan dimulai bertahap. Saat ini lahan tersebut mulai didesain.

Menurut dia, pengembang proyek kali ini dari internal Kemenpera. Menurut Bernaldy, sejak 2005 Kemenpera sudah membangun 187 blok rusunawa di seluruh Indonesia. Setiap blok berlantai 5 terdiri dari 96 unit.

"Kami memang berkomitmen memenuhi kebutuhan tempat tinggal TNI aktif. Sedangkan untuk pensiunan TNI nantinya difasilitasi dengan rusunami," kata dia.

Untuk Kalimantan Timur, Nunukan dan Samarinda juga menjadi sasaran pembangunan rumah sederhana Kemenpera. (Maria Rosita)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Awas... "Rahasia" Anda Terungkap di Kamar Mandi!

Posted: 14 Jun 2011 01:46 PM PDT

KOMPAS.com - Kamar mandi merupakan salah satu ruang yang keberadaannya cukup penting di dalam rumah. Karena selain sebagai tempat membersihkan diri, kamar mandi juga untuk berhias diri, bahkan tak jarang bisa menjadi tempat untuk memanjakan diri.

Tapi, tahukah bahwa ruangan ini bisa menjadi indikator tingkat kebersihan seseorang? Percaya atau tidak, hal ini kerap dibuktikan oleh desain interior Anies Walsh dari ATT Design.

"Kalau Anda mau tahu kebersihan seseorang, cek kamar mandinya. Seseorang yang peduli dengan kebersihan rumahnya bisa dilihat dengan kebersihan di kamar mandi," katanya.

Menurut Anies, terbiasa menjaga kebersihan kamar mandi seperti halnya kebiasaan seseorang yang peduli dengan kebersihan tempat tinggalnya. Bisa saja, ketika mengetahui akan kedatangan tamu, barulah rumah dibersihkan sehingga tetap terkesan bersih dan nyaman dikunjungi.

Namun demikian, tingkat kebersihan seseorang bukanlah sesuatu yang tidak bisa diubah. Asalkan ada kemauan, semua pasti ada jalan.

"Kebersihan itu seperti keterampilan, bukan kepribadian, sehingga bisa dirubah lewat kebiasaan baik yang dilatih sejak dini," ujarnya.

Kebiasaan baik pada kamar mandi itu, kata Anies, sebetulnya mudah dan sederhana. Satu persatu bisa dikerjakan secara berkala, seperti selalu merawat kloset, merawat keran air, membersihkan lubang air dari kotoran, menyikat pojok lantai kamar mandi yang biasanya kotor karena sabun, dan membereskan perlengkapan mandi di tempatnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tinggalkan Sekat, Cuma Bikin Sempit!

Posted: 14 Jun 2011 01:11 PM PDT

KOMPAS.com - Untuk memberi kesan luas pada sebuah ruang biasanya pemilih rumah menempatkan cermin. Padahal, selain menempatkan cermin, ada cara lainnya bisa dilakukan yaitu dengan mengolah ruang tanpa sekat (open space). 

Di dapur atau pantry dengan ruang makan misalnya, tidak usah diberi sekat. Ini bisa disiasati dengan pemakaian minibar.

-- Anies Walsh

Tidak adanya sekat akan mampu memperluas ruangan. Menurut desainer interior Anies Alkurratu Aini Walsh dari ATT Design, mengolah ruangan tanpa sekat dapat membuat area yang sempit jadi lebih terasa bebas untuk bergerak.

"Biasanya, untuk memisahkan antara ruang satu dengan yang lainnya digunakan dinding sebagai pembatas ruang," katanya.

Namun, bila rumah yang Anda miliki sempit, peletakkan dinding hanya akan memakan banyak ruang dan menjadikan ruang semakin sempit.

"Di dapur atau pantry dengan ruang makan misalnya, tidak usah diberi sekat. Ini bisa disiasati dengan pemakaian minibar," kata wanita yang aktif di Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII) ini.

Namun, lanjut Anies, jika tidak terbiasa dengan penataan tanpa sekat, Anda dapat mengakalinya dengan pembatas ruang tidak transparan seperti kaca.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar